Benchmarking Internasionalisasi Kampus, Nusa Putra University Jadi Rujukan LSPR

Sukabumiupdate.com
Jumat 24 Apr 2026, 11:50 WIB
Benchmarking Internasionalisasi Kampus, Nusa Putra University Jadi Rujukan LSPR

Nusa Putra University bersama LSPR Institute of Communication and Business. (Sumber : Istimewa.).

SUKABUMIUPDATE.com - Nusa Putra University menerima kunjungan benchmarking dari LSPR Institute of Communication and Business pada Jumat (17/04/2026). Kunjungan ini difokuskan pada pembahasan pengembangan program internasional, strategi internasisasi kampus, hingga upaya membangun reputasi global melalui partisipasi dalam pemeringkatan dunia seperti QS World University Rankings.

Kegiatan tersebut menjadi ruang diskusi strategis bagi kedua institusi untuk saling bertukar pengalaman dan praktik terbaik dalam mengelola pendidikan tinggi yang adaptif terhadap dinamika global. Jajaran pimpinan dan pengelola unit strategis Nusa Putra University turut hadir dalam forum tersebut, bersama delegasi LSPR yang dipimpin oleh Kamal.

Dalam sambutannya, Kamal menyampaikan kesan positif terhadap lingkungan akademik serta atmosfer internasional yang dibangun Nusa Putra University. Ia menilai, keberadaan ratusan mahasiswa asing menjadi indikator kuat bahwa kampus tersebut mampu menarik perhatian mahasiswa dari berbagai negara.

Baca Juga: Terdampak Pergerakan Tanah Sejak 2022, 35 Rumah di Cihurang Sukabumi Menanti Janji Relokasi

“Menurut saya ini pencapaian yang luar biasa. Nusa Putra University tidak hanya mewakili universitasnya sendiri, tetapi juga menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia mampu menjadi pilihan bagi mahasiswa internasional untuk menempuh pendidikan,” ujarnya.

Ia juga menuturkan bahwa kunjungan benchmarking ini dilandasi keinginan LSPR untuk belajar dari perguruan tinggi di Indonesia yang memiliki praktik pengelolaan unggul. Nusa Putra University, menurutnya, menjadi salah satu contoh kampus yang berhasil membangun reputasi internasional meski tidak berada di kota besar.

“Yang membuat kami tertarik datang ke sini adalah bagaimana Nusa Putra University, yang lokasinya tidak berada di pusat kota besar seperti Jakarta, justru mampu membangun reputasi internasional yang kuat dan tidak kalah dengan kampus-kampus besar lainnya,” tambahnya.

Baca Juga: Perbaikan Jalur Cibeber–Lampegan Selesai, KA Siliwangi Kembali Beroperasi Normal

Selain aspek internasionalisasi, delegasi LSPR juga mengapresiasi kesiapan infrastruktur kampus yang dinilai mencerminkan perencanaan jangka panjang yang matang. Salah satu fasilitas yang menjadi sorotan adalah keberadaan klinik kesehatan yang telah dipersiapkan untuk mendukung kegiatan akademik ke depan.

“Begitu masuk ke area kampus, saya langsung melihat adanya fasilitas klinik yang sudah disiapkan. Padahal program studi terkait belum berjalan, tetapi fasilitasnya sudah dipersiapkan terlebih dahulu. Ini menunjukkan perencanaan pendidikan yang sangat matang,” ungkapnya.

Inovasi kewirausahaan kampus juga turut mendapat perhatian, khususnya melalui produk air minum dalam kemasan yang dikelola unit usaha kampus dan berkontribusi terhadap program beasiswa pendidikan.

Baca Juga: Satpol PP Sukabumi Tegaskan Penegakan Perda Jika PT Agri Panen Lestari Tak Penuhi Izin

Sementara itu, perwakilan Nusa Putra University, Teddy Lesmana, menyampaikan bahwa kegiatan benchmarking merupakan bagian penting dalam membangun kolaborasi antarperguruan tinggi.

“Kami menyambut baik kunjungan dari LSPR Institute of Communication and Business. Kegiatan benchmarking ini menjadi ruang yang sangat positif untuk saling berbagi pengalaman dan praktik baik dalam pengelolaan perguruan tinggi, khususnya dalam pengembangan internasionalisasi kampus,” ujarnya.

Ia menambahkan, Nusa Putra University berkomitmen untuk terus memperkuat jejaring kerja sama, baik di tingkat nasional maupun internasional, guna meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, serta kontribusi terhadap masyarakat global.

Melalui pertemuan ini, kedua institusi diharapkan dapat mempererat hubungan kelembagaan sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas di masa mendatang, mencakup bidang akademik, riset, hingga pengembangan program internasional. (*)

 

Berita Terkait
Berita Terkini