Nasib Calon Kades di Tegalbuleud, Lolos dari Jembatan Putus Lalu Terpilih di Pilkades

Sukabumiupdate.com
Kamis 02 Apr 2026, 15:41 WIB
Nasib Calon Kades di Tegalbuleud, Lolos dari Jembatan Putus Lalu Terpilih di Pilkades

Tripudi Indriyanto, calon Kepala Desa Pengganti Antar Waktu (PAW) di Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi | Foto : Ragil Gilang

SUKABUMIUPDATE.com — Nasib baik dialami Tripudi Indriyanto, calon Kepala Desa Pengganti Antar Waktu (PAW) Desa Sumberjaya, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi. Ia lolos dari insiden jembatan gantung ambruk, dan pada hari yang sama justru terpilih sebagai kepala desa melalui Musyawarah Desa (Musdes) PAW yang digelar di gedung SDN Sumberjaya.

Peristiwa ambruknya Jembatan Gantung Siliwangi terjadi pada Kamis (2/4/2026) sekitar pukul 06.30 WIB di Kampung Lingkungsari RT 004 RW 004, Desa Sumberjaya. Jembatan tersebut roboh saat sejumlah warga tengah melintas menggunakan sepeda motor.

Sihabudin (45), warga setempat, menjelaskan bahwa kejadian bermula ketika lima sepeda motor melintas secara bersamaan. Tiba-tiba, jembatan miring ke arah kanan setelah tali seling penopang bagian atas putus, diduga tidak mampu menahan beban.

“Sekitar pukul 06.30 WIB, ada lima sepeda motor melintas. Tiba-tiba jembatan ambruk karena tali seling putus,” ujarnya kepada sukabumiupdate.com.

Akibat kejadian tersebut, empat sepeda motor beserta pengendaranya terjatuh ke Sungai Cibugel, sementara satu unit lainnya tersangkut di atas jembatan. Warga sekitar segera melakukan evakuasi menggunakan perahu milik warga.

Baca Juga: Hemat BBM, Pemprov Jabar Sarankan ASN Gunakan Transportasi Umum Saat Ngantor

Korban yang terjatuh ke sungai di antaranya Dera (30), Sumarni (27), Ananda Dinda (6), Tutang (42), serta Fitri (35). Seluruhnya mengalami luka ringan berupa lecet dan langsung dilarikan ke Puskesmas Tegalbuleud untuk mendapatkan penanganan medis.

Camat Tegalbuleud, Encep Iskandar, mengatakan bahwa saat kejadian, Tripudi Indriyanto telah lebih dulu berada di seberang jembatan sehingga selamat dari insiden tersebut.

“Calon kepala desa sudah lebih dulu sampai di seberang, sementara kendaraan di belakang terjebak saat tali seling putus. Salah satu korban juga tetap bisa mengikuti musyawarah setelah mendapat perawatan,” ungkapnya.

Kepala Puskesmas Tegalbuleud, Gugum Ahmad, membenarkan bahwa pihaknya menerima lima korban pada pagi hari. “Semua korban hanya menjalani observasi dan dalam kondisi baik,” katanya.

Jembatan Gantung Siliwangi diketahui memiliki panjang sekitar 50 meter dengan lebar 120 sentimeter, yang menghubungkan Kampung Lingkungsari dengan Kampung Cisalak di Kedusunan Kiarasapi. Jembatan tersebut sebelumnya telah direhabilitasi dan diresmikan pada Oktober 2022 oleh Kodam III/Siliwangi.

Pasca kejadian, akses penyeberangan warga untuk sementara dialihkan menggunakan perahu guna mendukung aktivitas masyarakat setempat.

Berita Terkait
Berita Terkini