SUKABUMIUPDATE.com - Di tengah kepadatan arus lalu lintas pada malam Minggu H+7 Lebaran, seorang ibu terlihat kebingungan di Simpang Ratu, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Sabtu, 28 Maret 2026 sekitar pukul 23.00 WIB.
Ibu tersebut kemudian menghampiri petugas kepolisian dan mengaku kehabisan ongkos saat hendak pulang dari arah Bogor menuju rumahnya di Desa Parungseah, Kecamatan Sukabumi.
Kanit Lantas Polsek Cibadak, Ipda Yoga Permana Setiawan, mengatakan, petugas langsung berkomunikasi untuk mengetahui identitas dan asal daerah yang bersangkutan.
Baca Juga: Warung Madura di Cisaat Jadi Sasaran Pemalakan Bersajam, Polisi Lakukan Penelusuran
“Awalnya tiba-tiba datang melihat polisi, lalu bercerita kalau kehabisan ongkos. Dia dari arah Bogor mau pulang ke Sukabumi,” ujar Yoga kepada sukabumiupdate.com, Minggu (29/3/2026).
Setelah dilakukan penelusuran, petugas memastikan ibu tersebut merupakan warga Desa Parungseah. Koordinasi juga dilakukan dengan pihak desa untuk memastikan kebenaran identitasnya.
“Kami konfirmasi ke kepala desa dan dibenarkan bahwa ibu tersebut memang warganya,” kata dia.
Baca Juga: Aksi Pemalakan Bersenjata di Warung Madura Gegerkan Cibatu–Cisaat, Pelaku Terekam CCTV
Selain itu, kondisi ibu tersebut dipastikan dalam keadaan sehat, meski terlihat sedikit linglung. Setelah identitas terkonfirmasi, petugas bersama pihak terkait berinisiatif membantu memulangkan yang bersangkutan.
Menurut Yoga, opsi penjemputan dinilai memerlukan waktu lebih lama, sementara ibu tersebut ingin segera pulang dan bertemu keluarganya.
“Karena situasi lalu lintas juga belum begitu lancar dan yang bersangkutan ingin cepat sampai, kami ambil langkah memfasilitasi dengan transportasi online,” ucapnya.
Baca Juga: 10 Contoh Siloka Sunda Lengkap dengan Arti dan Maknanya
Petugas kemudian memesan layanan ojek online untuk mengantar ibu tersebut langsung ke Desa Parungseah. Polisi juga memastikan pengemudi mengantarkan penumpang hingga tujuan.
“Kami tekankan ke pengemudi agar diantar sampai tujuan, tidak diturunkan di jalan. Karena sudah terkonfirmasi dari desa dan yang bersangkutan memang sedang ditunggu keluarganya,” tutur Yoga.
Ia menambahkan, langkah tersebut diambil sebagai solusi agar ibu tersebut dapat kembali ke rumah dengan aman dan lebih cepat.






