Disdagin Pastikan Stok Bapokting di Pasar-pasar Kabupaten Sukabumi

Sukabumiupdate.com
Jumat 15 Mei 2026, 12:45 WIB
Disdagin Pastikan Stok Bapokting di Pasar-pasar Kabupaten Sukabumi

Ilustrasi AI. Disdagin Kabupaten Sukabumi pastikan stok bapokting aman (Sumber: copilot)

SUKABUMIUPDATE.com - Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Sukabumi memastikan ketersediaan bahan pokok penting (bapokting) di pasar masih dalam kondisi aman. Pemantauan dilakukan secara rutin untuk menjaga stabilitas pasokan serta mengantisipasi lonjakan harga kebutuhan pokok masyarakat.

Berdasarkan hasil rekapitulasi pemantauan bapokting per 12 Mei 2026, sejumlah komoditas utama di Pasar Cisaat tercatat masih tersedia dalam jumlah cukup besar. Untuk komoditas beras medium tersedia sebanyak 19 ribu kilogram, sementara beras premium mencapai 4 ribu kilogram. Selain itu, stok gula pasir tercatat sebanyak 350 kilogram. 

Pada komoditas minyak goreng, stok minyak curah tercatat mencapai 20 ribu kilogram. Sedangkan minyak goreng kemasan premium merek Bimoli tersedia sebanyak 900 liter, Fortune 600 liter, Sania 700 liter dan Minyakita sebanyak 700 liter. 

Baca Juga: Sempat Terhenti karena Polemik, Program MBG di SMAN 1 Ciemas Kembali Berjalan usai Dimediasi

Kepala Bidang Sarana Distribusi dan Stabilisasi Harga Bahan Pokok Penting Disdagin Kabupaten Sukabumi, Usep Setyawan mengatakan, pemantauan rutin dilakukan untuk memastikan distribusi kebutuhan pokok masyarakat berjalan lancar.

“Pemantauan ini kami lakukan secara berkala untuk memastikan stok bapokting tetap tersedia dan kebutuhan masyarakat di pasar tradisional dapat terpenuhi dengan baik,” ujar Usep kepada sukabumiupdate.com, Jumat (15/5/2026).

Selain itu, stok telur ayam broiler di Pasar Cisaat tercatat mencapai 20 ribu kilogram dan daging ayam broiler sebanyak 1.800 kilogram. Untuk komoditas cabai, tersedia 1.500 kilogram cabai merah besar, 1.200 kilogram cabai merah keriting, 800 kilogram cabai rawit merah dan 900 kilogram cabai rawit hijau. 

Baca Juga: Dinsos: 195 Ribu Warga Kabupaten Sukabumi Bakal Terima Bantuan Pangan

Sementara untuk bawang merah tersedia sebanyak 800 kilogram dan bawang putih honan mencapai 45 kilogram. Komoditas kentang juga tercatat cukup melimpah dengan stok mencapai 900 kilogram. 

Disdagin juga mencatat adanya perubahan harga pada sejumlah komoditas. Cabe rawit merah mengalami kenaikan harga dari Rp74 ribu menjadi Rp75.500 per kilogram. Sementara ikan mas mengalami penurunan harga dari Rp36.500 menjadi Rp35.500 per kilogram.

Menurut Usep, perubahan harga tersebut masih dalam kategori wajar dan dipengaruhi kondisi distribusi serta pasokan barang di pasaran. “Koordinasi dengan distributor dan pelaku usaha terus dilakukan agar distribusi tetap lancar dan tidak terjadi kelangkaan barang di pasaran,” pungkasnya. (adv)

Editor :
Berita Terkait
Berita Terkini