Sempat Terhenti karena Polemik, Program MBG di SMAN 1 Ciemas Kembali Berjalan usai Dimediasi

Sukabumiupdate.com
Jumat 15 Mei 2026, 12:05 WIB
Sempat Terhenti karena Polemik, Program MBG di SMAN 1 Ciemas Kembali Berjalan usai Dimediasi

Jatah MBG untuk SMAN 1 Ciemas Kabupaten Sukabumi. (Sumber Foto: Dok. SMAN 1 Ciemas)

SUKABUMIUPDATE.com - Polemik distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMAN 1 Ciemas, Kabupaten Sukabumi, akhirnya menemui titik temu. Setelah sempat terhenti selama lebih dari satu bulan, ratusan pelajar di sekolah tersebut kini kembali menerima jatah makanan bergizi sejak 4 Mei 2026.

Kelanjutan program ini dipastikan setelah pihak sekolah melayangkan surat resmi permohonan pendistribusian kembali pasca proses mediasi yang difasilitasi oleh unsur Forkopimcam Ciemas.

Berdasarkan dokumen resmi bernomor 065/TU.01.02/SMANSAC yang ditandatangani secara elektronik oleh Kepala SMAN 1 Ciemas, Ramdan Sutana Hadi, pihak sekolah menyatakan kesepakatan untuk melanjutkan program tersebut.

"Sehubungan dengan sudah ada kesepakatan antara SMAN 1 Ciemas dan SPPG Al-Mubarokah Ciwaru 1 yang difasilitasi oleh FORKOPIMCAM Kecamatan Ciemas, maka dengan ini kami mengajukan permohonan untuk memdistribusikan kembali MBG ke SMAN 1 Ciemas," bunyi petikan surat tertanggal 25 April 2026 tersebut.

Baca Juga: Hindari Fitnah, SMAN 1 Ciemas Sukabumi Putuskan Tak Lagi Terlibat Urus MBG

Dalam permohonan tersebut, tercatat jumlah jatah yang diajukan sebanyak 357 porsi setiap harinya. Meskipun dalam surat diajukan untuk dimulai pada 27 April, namun realisasi di lapangan baru berjalan stabil pada awal Mei.

Kepala SMAN 1 Ciemas, Ramdan Sutana Hadi, mengonfirmasi kebenaran permohonan tersebut saat dihubungi secara terpisah.

"Betul itu permohonannya, dan realisasinya sudah berjalan sejak 4 Mei kemarin," ujar Ramdan singkat kepada sukabumiupdate.com via aplikasi WhatsApp, Jumat (15/5/2026).

Senada dengan itu, Kepala SPPG Al-Mubarokah Ciwaru 1, Ernawati, memastikan bahwa aktivitas penyaluran kini telah berjalan normal sepenuhnya sesuai prosedur yang disepakati.

“Penyaluran MBG ke SMAN 1 Ciemas sudah kembali normal sejak tanggal 4 Mei 2026. Prosesnya dimediasi oleh Forkopimcam,” ujar Ernawati saat dikonfirmasi.

Baca Juga: Petani Milenial Waluran Sukabumi Tembus Grand Final Young Ambassador Agriculture 2026 Kementan

Mengenai mekanisme teknis di lapangan, Ernawati menjelaskan bahwa pihak sekolah tetap melibatkan penanggung jawab atau Person in Charge (PIC) internal. Hal ini dilakukan untuk memastikan pembagian makanan kepada siswa berjalan tertib dan tepat sasaran sesuai data kehadiran.

“Untuk pendistribusian di sekolah tetap menggunakan PIC dari pihak sekolah,” pungkasnya.

Sebelumnya, distribusi MBG di sekolah ini sempat terhenti total sejak 31 Maret 2026. Keputusan tersebut diambil pihak sekolah sebagai bentuk keberatan atas tudingan oknum orang tua siswa yang menyebut guru mengambil jatah makanan milik siswa yang absen.

Fitnah tersebut sempat melukai integritas tenaga pendidik di sekolah, hingga akhirnya memicu penghentian sementara program. Namun, dengan adanya mediasi dan surat permohonan terbaru ini, miskomunikasi tersebut dianggap selesai, dan fokus kembali pada pemenuhan gizi para pelajar.

Berita Terkait
Berita Terkini