Warung Madura di Cisaat Jadi Sasaran Pemalakan Bersajam, Polisi Lakukan Penelusuran

Sukabumiupdate.com
Minggu 29 Mar 2026, 15:57 WIB
Warung Madura di Cisaat Jadi Sasaran Pemalakan Bersajam, Polisi Lakukan Penelusuran

Tangkapan layar video rekaman cctv aksi dugaan pemalakan penjaga Warung Madura di Cisaat Sukabumi. Kamis (26/3/2026). (Sumber: Istimewa)

SUKABUMIUPDATE.com – Aksi dugaan pengancaman dengan senjata tajam yang terjadi di sebuah Warung Madura di wilayah Desa Cibatu, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, sempat menggegerkan warga setelah viral di media sosial. Menindaklanjuti hal tersebut, jajaran Polsek Cisaat bergerak cepat melakukan pengecekan ke lokasi kejadian.

Plt Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, IPDA Ade Ruli, mengungkapkan bahwa pihaknya langsung merespons informasi yang beredar dengan menerjunkan personel ke tempat kejadian perkara (TKP) pada Jumat (27/3/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.

“Personel Polsek Cisaat bersama Kanit Reskrim telah melakukan cek TKP dan meminta keterangan dari korban terkait dugaan pengancaman tersebut,” ujarnya.

Korban berinisial DDW (24), warga asal Kabupaten Jember, Jawa Timur, mengaku mengalami kejadian mencekam tersebut pada Kamis (26/3/2026) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB saat menjaga warung.

Baca Juga: Aksi Pemalakan Bersenjata di Warung Madura Gegerkan Cibatu–Cisaat, Pelaku Terekam CCTV

Dalam kondisi sepi dan minim aktivitas, korban didatangi oleh orang tak dikenal (OTK) yang diduga membawa senjata tajam. Dengan nada mengancam, pelaku meminta uang tunai sebesar Rp50 ribu serta dua bungkus rokok.

Situasi menegangkan pun tak terhindarkan. Dalam tekanan, korban berusaha tetap tenang dan hanya mampu memberikan uang sebesar Rp20 ribu serta satu batang rokok.

“Setelah menerima uang dan rokok dari korban, pelaku kemudian meninggalkan lokasi menuju arah Cibadak,” kata Ade.

Meski kejadian tersebut memicu kekhawatiran dan ramai diperbincangkan di media sosial, korban diketahui memilih tidak melanjutkan kasus ini ke proses hukum dengan tidak membuat laporan polisi.

Kendati demikian, kepolisian memastikan tetap melakukan langkah-langkah penanganan awal, mulai dari menerima informasi hingga melakukan pengecekan langsung di lapangan guna memastikan situasi tetap kondusif.

Peristiwa ini menjadi peringatan keras bagi para pelaku usaha, khususnya yang beroperasi hingga larut malam, untuk meningkatkan kewaspadaan. Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak bertindak sendiri dan tetap menyerahkan penanganan kasus kepada aparat berwenang demi menjaga keamanan bersama.

Berita Terkait
Berita Terkini