Menko PMK Optimis Perbaikan Permanen Tol Bocimi Seksi 2 Rampung dalam 3 Bulan

Rabu 17 April 2024, 15:39 WIB
Menko PMK Muhadjir Effendy tinjau perbaikan jalan yang longsor di KM 64+600 A Tol Bocimi seksi 2, Parungkuda Sukabumi, Rabu (17/4/2024). (Sumber : SU/Ibnu)

Menko PMK Muhadjir Effendy tinjau perbaikan jalan yang longsor di KM 64+600 A Tol Bocimi seksi 2, Parungkuda Sukabumi, Rabu (17/4/2024). (Sumber : SU/Ibnu)

SUKABUMIUPDATE.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy bersama Kepala BNPB Suharyanto dan Wakil Bupati Sukabumi Iyos Somantri meninjau langsung proses perbaikan bahu jalan yang longsor di KM 64+600 A Tol Bocimi seksi 2 Cigombong-Cibadak, Rabu (17/4/2024).

Menurut Muhadjir, penanganan pascakejadian longsor sudah dilakukan dengan baik. Oleh karena itu memastikan perbaikan ruas jalan yang longsor secara permanen akan selesai dalam kurun waktu tiga atau empat bulan ke depan.

"Alhamdulillah sudah ditangani dengan baik. Mudah-mudahan ini bisa selesai kira-kira 3-4 bulan akan selesai dan mudah-mudahan tahun baru untuk libur Nataru sudah bisa dilewati secara normal," kata Muhadjir kepada awak media di lokasi.

Baca Juga: Tol Bocimi Parungkuda Kembali Ditutup Total, Arus Lalin Dialihkan ke Cigombong

Muhadjir mengatakan, awalnya ia menduga jika jalan tol yang pintu keluarnya di Parungkuda tersebut tidak dapat digunakan untuk arus mudik. Namun dirinya bersyukur jalur B masih dapat difungsionalkan selama musim mudik Lebaran 2024.

"Saya terangkan aja, kemarin sudah terlanjur membuat statement, karena berdasarkan laporan-laporan yang masuk dari saya tidak mungkin digunakan jalan tol ini, tapi Alhamdulillah karena kesigapan dari Kementerian PUPR, sehingga masih bisa digunakan walaupun satu jalur," jelasnya.

Ketika disinggung mengenai keberadaan Tol Bocimi berada di lokasi lerengan curam. Muhadjir menjawab, bahwa sebelum melakukan pembangunan jalan tol, diyakini pasti akan ada mekanisme penghitungan yang sangat cermat. Namun, biasanya muncul beberapa faktor yang menyebabkan peristiwa longsor terjadi.

"Sebetulnya itu, sudah ada mekanismenya termasuk BPJT, Kementerian PUPR, kemudian dari operator jalan tol itu sendiri. Ini biasanya sudah melakukan koordinasi, jadi mudah-mudahan ini tidak terjadi lagi," ujarnya.

"Tentu saja dari berbagai pihak terus mencermati kemungkinan-kemungkinan yang terjadi lagi, di beberapa titik yang saya tahu tahun ini hanya ini saja yang terjadi selama mudik," pungkasnya menambahkan.

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Jawa Barat22 Mei 2024, 14:42 WIB

Jadi Kuli Bangunan di Bandung? Foto Pegi Alias Perong DPO Kasus Vina Cirebon Beredar

Bersama 2 lainnya, Perong menjadi DPO selama 8 tahun, setelah dinyatakan kabur pasca pembunuhan dan pemerkosaan vina serta kekasihnya Eki pada 2016.
Foto pria yang disebut sebagai Pegi alias perong pasca penangkapan di Bandung (Sumber: istimewa)
Sehat22 Mei 2024, 14:30 WIB

Berapa Seharusnya Kadar Asam Urat yang Normal? Simak Penjelasannya Disini

Kadar asam urat yang tinggi (hiperurisemia) mungkin disebabkan oleh peningkatan produksi atau penurunan pembersihan asam urat dari dalam tubuh.
Ilustrasi - Kadar asam urat yang tinggi (hiperurisemia) mungkin disebabkan oleh peningkatan produksi atau penurunan pembersihan asam urat dari dalam tubuh. (Sumber : Freepik.com/@stefamerpik)
Keuangan22 Mei 2024, 14:19 WIB

Paling Banyak Lulusan Sekolah Ini, Menaker Soal 9,9 Juta Anak Muda Nganggur

Menaker Ida menyebut salah satu penyebab tingginya angka pengangguran karena ketidakcocokan antara keterampilan yang dimiliki lulusan dengan kebutuhan industri pasar tenaga kerja
Ilustrasi perayaan kelulusan sekolah. BPS catat 9,9 juta anak muda indonesia nganggur (Sumber: istimewa)
Life22 Mei 2024, 14:15 WIB

5 Hantu Terseram di Pulau Sumatera, Ada yang Suka Jahil dan Habisi Nyawa Manusia

Sumatera dikenal memiliki beberapa cerita hantu yang kerap mengganggu penduduk setempat. Cerita mistis tersebut sampai saat ini masih dipercaya oleh mereka sebagai mitologi
Ilustrasi hantu menyeramkan yang ada di pulau Sumatera (Sumber : Pexels.com/@Charlesparker)
Sukabumi22 Mei 2024, 14:10 WIB

Puskesmas dan Forkopimcam Kalibunder Sukabumi Launching Program Geber Si Jumo

UPTD Puskesmas Kalibunder Kabupaten Sukabumi launching kegiatan Gerakan Bersama Literasi Stunting, Imunisasi, Pencegahan DBD, dan Penanggulangan TBC (Geber Si Jumo), dan Jaga Ibu Hamil Lingkungan Bersih dan Sehat (Jamilah)
Acara launching kegiatan Geber Sijumo (Gerakan bersama iterasi Stunting, Imunisasi, Pencegahan DBD, dan Penanggulangan TBC) dan kegiatan Jaga Ibu Hamil Lingkungan Bersih dan Sehat (Jamillah) Foto : Ragil Gilang
Life22 Mei 2024, 14:00 WIB

Kepribadian dan Hati yang Baik, 10 Hal Menarik Ini Bisa Bikin Jatuh Cinta!

Orang yang menarik cenderung bisa membuat pasangan merasa aman, baik secara fisik maupun emosional, sangat penting.
Ilustrasi. Kepribadian dan Hati yang Baik, Intip Apa Saja Hal Menarik yang Bisa Bikin Jatuh Cinta! (Sumber : Pexels/PolinaTankilevitch)
Bola22 Mei 2024, 13:45 WIB

Siap Hadapi Madura United di Final, Bojan Pastikan Seluruh Pemain Bugar

Pelatih Persib Bojan Hodak cukup yakin saat nanti menghadapi Madura United di Final Championship Series.
Pelatih Persib Bojan Hodak cukup yakin saat nanti menghadapi Madura United di Final Championship Series. | Foto: persib.co.id/Amandeep Rohimah
Kecantikan22 Mei 2024, 13:30 WIB

Serum, Pelembab hingga Toner, Ini 9 Manfaat Niacinamide untuk Kulit Wajah

Niacinamide membantu memperbaiki penghalang kulit, yang dapat melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar UV, polusi, dan faktor lingkungan lainnya.
Ilustrasi. Skincare Niacinamide untuk Kulit Wajah. (Sumber : Pexels/shvetsproduction)
Sukabumi22 Mei 2024, 13:02 WIB

Dinsos Sukabumi Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Tegalbuleud

Kepala Desa Tegalbuleud, Ramdan Arif Firmansyah bantuan dari Dinas Sosial berupa sembako, alat mandi, kasur lipat, alat dapur, makanan siap saji, paket makanan anak, dan lain lain.
Dinas Sosial (Dinsos)  Kabupaten Sukabumi, salurkan bantuan untuk korban kebakaran di Tegalbuleud Sukabumi (Sumber: istimewa)
Sehat22 Mei 2024, 13:00 WIB

Gula Darah Susah Turun? Cek Penyebab dan Cara Mengatasinya dengan Gaya Hidup Sehat!

Mengelola gula darah memerlukan pendekatan yang holistik, meliputi perubahan gaya hidup, diet, aktivitas fisik, dan manajemen stres.
Ilustrasi. Gula Darah Susah Turun? Cek Penyebab dan Cara Mengatasinya dengan Gaya Hidup Sehat! (Sumber : Pexels/PolinaTankilevitch)