Mengawal Transformasi Sistem Pelayanan Kesehatan, Musda VI PPNI Kota Sukabumi

Sabtu 17 Februari 2024, 12:58 WIB
Ketua PPNI Kota Sukabumi Irawan Danismaya bersama Pj Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji dalam Musda VI PPNI Kota Sukabumi (Sumber: dokpim pemkot sukabumi)

Ketua PPNI Kota Sukabumi Irawan Danismaya bersama Pj Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji dalam Musda VI PPNI Kota Sukabumi (Sumber: dokpim pemkot sukabumi)

SUKABUMIUPDATE.com - Pj Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji berharap PPNI sebagai organisasi profesi perawat terus mengawal perbaikan layanan kesehatan untuk rakyat yang dilakukan oleh pemerintah dan swasta. Organisasi profesi seperti Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) menjadi wadah utama untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi tenaga kesehatan.

Ini diungkap Kusmana saat memberikan sambutan dalam acara seremoni pembukaan Musda (Musyawarah Daerah) VI PPN Kota Sukabumi di Hotel Horison, Sabtu (17/02/2024). “Jadikan musda untuk terus bergerak dan mendorong peningkatan pelayanan kesehatan di Kota Sukabumi. PPNI sebagai wadah para tenaga kesehatan bertugas untuk memastikan peningkatan kompetensi dan kapasitas anggota (perawat) terus dilakukan secara terus menerus,” tegas Kusmana.

Momentum Musda ini haruslah menjadi ajang untuk berpikir konektif dan integratif antara PPNI dengan pemerintah dan sejawat perawat. "Secara pribadi dan pemerintahan, saya mengucapkan terima kasih banyak kepada pengurus periode sebelumnya. Atas segala dedikasi dan kontribusi maksimalnya selama ini,'' ujar Penjabat Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji.

Ia berpesan musda ini haruslah bisa melahirkan pemimpin yang mampu membawa perubahan dan semangat transformasi sistem pelayanan Kesehatan di Kota Sukabumi.
Kusmana mengatakan, dalam menghadapi banyak tantangan sejak tahun 2020 lalu perawatan harus mampu beradaptasi dengan situasi yang sulit dan tidak terprediksi dengan baik dimasa yang akan datang.

Dalam Musda VI kali ini PPNI Kota Sukabumi mengusung tema “Mengoptimalkan Peran AKtif Organisasi PPNI Dalam Mengawal Transformasi Sistem Pelayanan Kesehatan”. Tema yang sejalan dengan perkembangan program pelayanan kesehatan yang tengah dijalankan oleh pemerintah saat ini.

Ketua PPNI Kota Sukabumi periode 2019-2024, Irawan Danismaya kepada awak media usai seremoni pembukaan musda mengungkapkan bahwa saat ini sistem pelayanan kesehatan di Indonesia sedang bertransformasi, dimana pemerintah sedang mengupayakan pemerataan petugas kesehatan termasuk dokter dan perawat, tersebar di semua wilayah, khususnya kawasan terpencil.

Undangan dan peserta Musda VI PPNI Kota Sukabumi, Sabtu (17/02/2024)Undangan dan peserta Musda VI PPNI Kota Sukabumi, Sabtu (17/02/2024)

“Ini menjadi tugas PPNI sebagai organisasi profesi untuk mengawal program desentralisasi tersebut menghasilkan output sesuai tujuannya. Bagaimana memastikan tenaga kesehatan yang ada memiliki kemampuan yang baik serta profesional. Sehingga pelayanan kesehatan di seluruh wilayah juga baik,” bebernya.

Ini seiring dengan semangat baru dalam UU RI nomor 17 tahun 2023 tentang kesehatan. Dimana menurut Irawan terjadi perubahan mendasar khususnya posisi organisasi profesi kesehatan, seperti PPNI. “Dulu di kemenkes sekarang di kemenkumham, sebagai organisasi profesi PPNI harus tetap menjunjung komitmen menjaga dan merawat kompetensi perawat di Indonesia.

Untuk Kota Sukabumi, lanjut Irawan PPNI akan terus memberikan input kepada pemerintah daerah terkait maksimalisasi pelayanan kesehatan kepada warga. Salah satunya program home care yang merupakan cara pelayanan kesehatan yang lahir dari kebutuhan warga Kota Sukabumi.

Baca Juga: DPRD Soroti Soal Kesehatan, Imbas Petugas KPPS Pemilu di Sukabumi Meninggal

Warga di Kota Sukabumi butuh pendampingan kesehatan rutin yang bisa menjangkau keluarga, dan rumah-rumah warga secara langsung. “Program home care adalah kebutuhan yang lahir dari masalah kesehatan warga Kota Sukabumi. Ini menjadi salah satu isu yang akan kembali didorong PPNI kepada pemerintah kota Sukabumi, agar kembali dijalankan dan dikembangkan,” pungkasnya.

PPNI Kota Sukabumi sendiri saat ini punya 2219 anggota yang sudah terverifikasi kapasitas dan kemampuannya. “Semua anggota PPNI Kota ini sudah terserap di banyak fasilitas kesehatan, bahkan di luar Kota Sukabumi. Tiap tahun ada 3 perguruan tinggi yang memproduksi kurang lebih 300 perawat baru, dan itu langsung kita bina untuk peningkatan kapasitas dan kemampuannya,” pungkas Irawan.

Musda VI PPNI Kota Sukabumi ini dihadiri oleh pengurus wilayah Jawa Barat, Dinas Kesehatan Kota Sukabumi dan perwakilan dari sejumlah rumah sakit di wilayah Kota Sukabumi, termasuk mahasiswa keperawatan dari sejumlah kampus di Kota Sukabumi.

(adv)

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Editor :
Berita Terkait
Berita Terkini
Keuangan20 April 2024, 10:46 WIB

Buruh di Sukabumi: Kami Berjuang Sendirian! Mediasi Tunggakan Upah Kembali Buntu

proses mediasi turut dihadiri oleh para petinggi perusahaan yakni HRD, Personalia, PPIC, kepala produksi, direktur utama hingga penasehat perusahaan serta dihadiri sekurangnya 60 eks buruh.
Puluhan eks-buruh PT Bahtera Dingga Jaya (BDJ) kembali melakukan mediasi bersama Pihak Perusahaan untuk memperjuangkan haknya datangi Disnakertrans (Sumber: istimewa)
Life20 April 2024, 10:00 WIB

7 Kebiasaan Sederhana yang Bisa Membuat Hidup Tenang, Yuk Lakukan!

Ingin Hidup Tenang dan Bahagia? Yuk Lakukan Kebiasaan Sederhana Ini!
Ilustrasi. Kebiasaan Sederhana yang Membuat Hidup Tenang (Sumber : Pexels/Kaushal Moradiya)
Sehat20 April 2024, 09:00 WIB

5 Bahan Alami untuk Menurunkan Kadar Kolesterol dalam Tubuh, Tanpa Obat!

Manfaat bahan herbal seperti daun kemangi atau surawung ternyata sangat baik untuk kesehatan seperti untuk kolesterol.
Ilustrasi - Manfaat bahan herbal seperti daun kemangi atau surawung ternyata sangat baik untuk kesehatan seperti untuk kolesterol.| Foto: Pixabay/_Alicja_
Sehat20 April 2024, 08:00 WIB

Bisa Menurunkan Gula Darah, 5 Manfaat Kencana Ungu untuk Kesehatan

Selain sebagai tanaman hias, beberapa spesies kencana ungu juga memiliki nilai pengobatan tradisional dalam beberapa budaya.
Ilustrasi. Cek Diabetes. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun kencana ungu dapat membantu menurunkan kadar gula darah, yang bermanfaat bagi penderita diabetes atau orang yang memiliki masalah kontrol gula (Sumber : Pexels/PhotoMixCompany)
Life20 April 2024, 07:00 WIB

10 Ciri Orang yang Mengalami Gangguan Kesehatan Mental, Apakah Kamu Salah Satunya?

Orang yang mengalami gangguan kesehatan mental dapat menunjukkan berbagai ciri-ciri, baik secara emosional, perilaku, maupun pikiran.
Ilustrasi - Orang yang mengalami gangguan kesehatan mental dapat menunjukkan berbagai ciri-ciri, baik secara emosional, perilaku, maupun pikiran. (Sumber : Freepik.com)
Food & Travel20 April 2024, 06:00 WIB

Cara Membuat Rebusan Asam Jawa untuk Menurunkan Gula Darah, Ini 8 Langkahnya!

Begini Cara Membuat Rebusan Asem Jawa untuk Menurunkan Gula Darah, Ikuti 8 Langkahnya Yuk!
Asam Jawa. Cara Membuat Rebusan Asem Jawa untuk Menurunkan Gula Darah, Ini 8 Langkahnya! (Sumber : Freepik/jcomp)
Science20 April 2024, 05:00 WIB

Prakiraan Cuaca Jawa Barat 20 April 2024, Cek Dulu Sebelum Berakhir Pekan!

Prakiraan cuaca hari ini Sabtu 20 April 2024, Sukabumi dan sekitarnya.
Ilustrasi - Prakiraan cuaca hari ini Sabtu 20 April 2024, Sukabumi dan sekitarnya. (Sumber : Freepik)
Sukabumi20 April 2024, 00:14 WIB

Usai Lebaran, Pasien Membludak di RSUD Palabuhanratu Sukabumi

Humas RSUD Palabuhanratu Sukabumi sebut pasien yang datang rata-rata mengeluhkan penyakit demam, pencernaan, metabolik, serta penyakit dalam.
Kondisi di sekitar IGD RSUD Palabuhanratu Sukabumi, Jumat (19/4/2024). (Sumber : SU/Ilyas)
Sukabumi Memilih19 April 2024, 23:48 WIB

Yudi Suryadikrama Respon Perundingan Kebonpedes Soal Dukungan Maju Pilkada Sukabumi

Ketua DPC PDIP Kabupaten Sukabumi, Yudi Suryadikrama merespon pernyataan sejumlah kader partai yang memintanya untuk maju dalam kontestasi Pilkada Sukabumi 2024.
Yudi Suryadikrama Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi | Foto : Ibnu Sanubari
Keuangan19 April 2024, 23:24 WIB

Upaya Bapenda Sukabumi Mudahkan Layanan Perpajakan Bagi Wajib Pajak di Desa

Kepala Bapenda Kabupaten Sukabumi Herdy Somantri mengatakan inovasi tersebut menekankan pentingnya integrasi sistem administrasi pajak daerah dari tingkat desa hingga kabupaten.
Kepala Bapenda Kabupaten Sukabumi Herdy Somantri. | Foto: SU/Ilyas (Sumber : SU/Ilyas)