SUKABUMIUPDATE.com - Agen Jurgen Klopp memberikan kabar bahwa Manchester United dan Chelsea mencoba melakukan pendekatan untuk mantan pelatih Liverpool tersebut. Namun pihak Manchester United dan Chelsea membantah adanya kabar tersebut baik secara pribadi maupun melalui agen.
Menurut agen Klopp, Marc Kosicke, Pada tahun 2024 lalu, Timnas Amerika Serikat dan Inggris telah menghubungi Klopp untuk menjadi pelatih negara tersebut, tetapi tawaran tersebut ditolak olehnya.
"Sebelum bergabung dengan Red Bull, Jurgen bisa saja melatih Amerika Serikat atau Inggris. Mungkin juga Jerman, jika Julian Nagelsmann belum berada di sana." ujarnya dilansir dari laman espn.
Baca Juga: Viral! ART Ber-KTP Palabuhanratu Sukabumi Diduga Aniaya Anak Majikan di Bandung
Ia menambahkan, “Bahkan Chelsea dan Manchester United sempat melakukan pendekatan, meskipun Jurgen sudah menegaskan dengan sangat jelas bahwa ia tidak akan menangani klub lain di Inggris.” tambahnya.
Kosicke menyebut bahwa Amerika Serikat sempat melakukan pendekatan kepada Klopp sebelum akhirnya menunjuk Mauricio Pochettino sebagai penerus Gregg Berhalter pada September 2024. Sementara itu, Asosiasi Sepak Bola Inggris kemudian menetapkan Thomas Tuchel sebagai pengganti Gareth Southgate pada Januari 2025.
Pada Oktober lalu, Klopp menegaskan bahwa ia belum memiliki rencana untuk kembali melatih dalam waktu dekat. Namun, Ia juga membuka kemungkinan bahwa suatu saat nanti kembali ke Liverpool bukanlah sesuatu yang mustahil.
Baca Juga: Kesehatan Ternak Dipastikan Aman, Stok Daging Jelang Ramadan 2026 di Pajampangan Mencukupi
“Saya menikmati pekerjaan saya saat ini. Saya tidak merasa rindu untuk kembali melatih. Benar, saya tetap melakukan kepelatihan, tetapi dalam bentuk yang berbeda bukan melatih pemain secara langsung. Jadi, saya benar-benar tidak merindukannya.” ucap Klopp.
Mantan manajer Mainz dan Borussia Dortmund ini menghabiskan sembilan tahun di Liverpool sebelum mengambil peran saat ini sebagai kepala sepak bola global di Red Bull.
Sumber: espn.com



