Kadis PU Dampingi Bupati Tinjau Pembangunan Jalan Lingkar Utara Sukabumi

Senin 15 Mei 2023, 20:44 WIB
Kepala Dinas PU, Asep Japar mendampingi Bupati Sukabumi dalam melakukan peninjauan jalan lingkar utara Sukabumi, Senin (15/05/2023) | Foto : Ist

Kepala Dinas PU, Asep Japar mendampingi Bupati Sukabumi dalam melakukan peninjauan jalan lingkar utara Sukabumi, Senin (15/05/2023) | Foto : Ist

SUKABUMIUPDATE.com - Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi, Asep Japar nampak berada dalam rombongan Bupati Sukabumi dalam agenda survey dan peninjauan Jalan lingkar utara Sukabumi, yaitu ruas jalan yang menghubungkan dua Kecamatan yakni Kecamatan Kadudampit dan Kecamatan Sukabumi, Senin (15/08/2023)

Peninjauan jalan sepanjang puluhan kilometer itu disuguhi pemandangan dan udara yang sangat luar biasa. Apalagi Kadudampit hingga Selabintana merupakan kawasan yang persis berada dilereng Gunung Gede Pangrango.

Asep Japar menyampaikan bahwa ruas Jalan lingkar utara Sukabumi tersebut nantinya akan membentang sepanjang 25,4 kilometer dimulai dari Kadudampit hingga Sukalarang dengan lebar badan jalan 20 meter.

"Berdasarkan site plan pembangunan Jalan lingkar utara Sukabumi yang menghubungkan wilayah Kadudampit dengan Selabintana akan dibangun tiga buah jembatan, ketiga jembatan tersebut adalah jembatan box culvert yang akan melintasi sungai Cinumpang dengan panjang 22 meter lebar 2.5 meter, yang kedua jembatan Cilebaksiuh yang memiliki panjang 20 meter dengan lebar 7 meter, dan yang ketiga jembatan Pasirtugu dengan panjang 20 meter dan lebar 20 meter. Tentunya pembangunan jalan tersebut tidak akan sekaligus namun bertahap," jelasnya.

Baca Juga: 18 Partai Politik Daftarkan 801 Bacaleg di KPU Kabupaten Sukabumi untuk Pemilu 2024

Bupati Sukabumi, Marwan Hamami seperti dikutip laman sukabumikab.go.id menyampaikan bahwa pembukaan akses jalan dilakukan untuk kepentingan masyarakat. Terutama para petani yang berada di kawasan tersebut dalam menjual hasil pertaniannya.

"Akses jalan ini bukan hanya membuka koridor utara dalam perencanaan RPJMD, namun membantu masyarakat untuk memudahkan akses transportasi dalam menjual sayuran," ujarnya.

Tak hanya itu saja, jalan ini pun dibangun untuk mendorong potensi pariwisata. Sehingga, masyarakat bisa mendapatkan penghasilan dari pariwisata dan tidak hanya mengandalkan hasil pertanian. "Sekitar jalan yang dibangun, akan dibuat tempat untuk berjualan. Baik itu sayuran ataupun makanan. Itu bisa dimanfaatkan warga Kadudampit dan Selabintana," ucapnya.

Marwan memprediksi, kawasan yang dilalui jalan tersebut akan ramai. Mengingat, jalan itu bisa menjadi alternatif dalam mengurai kemacetan dari arah Bogor menuju Cianjur. "Jalan ini dibangun juga untuk mengurai kemacetan. Termasuk alternatif pendukung, ketika tol sudah jadi. Makanya, jalan ini diprediksi akan ramai dilalui," ungkapnya.

Marwan berharap, kesejahteraan masyarakat bisa meningkat ketika jalan ini sudah jadi. "Mudah-mudahan ketika semua sudah selesai, pariwisata berjalan, penghasilan masyarakat meningkat," imbuhnya.

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Sehat23 Mei 2024, 06:00 WIB

Cara Membuat Infused Water Jeruk untuk Mengobati Kolesterol, Langkahnya Simpel!

Jeruk mengandung vitamin C, antioksidan, dan serat larut yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL).
Ilustrasi. Cara Membuat Infused Water Jeruk untuk Mengobati Kolesterol (Sumber : Pexels/ToniCuenca)
Science23 Mei 2024, 05:00 WIB

Prakiraan Cuaca Jawa Barat 23 Mei 2024, Sukabumi Pagi Berawan dan Hujan Siang Hari

Prakiraan cuaca hari ini wilayah Jawa Barat termasuk Sukabumi dan sekitarnya 23 Mei 2024.
Prakiraan cuaca hari ini wilayah Jawa Barat termasuk Sukabumi dan sekitarnya 23 Mei 2024. (Sumber : Freepik/wirestock)
Sukabumi22 Mei 2024, 22:29 WIB

Mantan Ketua RT di Surade Sukabumi Tewas Saat Mengembala Kambing

Tergeletak di tengah pematang sawah, mantan ketua RT di Surade Sukabumi ditemukan tewas saat mengembala kambing.
Warga dan petugas kepolisian saat akan mengevakuasi jasad mantan ketua RT di Surade Sukabumi yang ditemukan tewas di pematang sawah saat menggembala kambing. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi22 Mei 2024, 21:31 WIB

Rawan Kecelakaan, Warga Keluhkan PJU Mati di Jalan Sukawayana Sukabumi

Padamnya sejumlah PJU di jalan Sukawayana Cikakak Sukabumi atau jalan utama Palabuhanratu-Cisolok dikeluhkan warga.
Ruas jalan nasional Palabuhanratu-Cisolok di Sukawayana, Desa Cikakak, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi gelap gulita akibat matinya lampu PJU. (Sumber : SU/Ilyas)
Food & Travel22 Mei 2024, 21:00 WIB

6 Makanan Malam yang Bisa Menyebabkan Serangan Asam Urat

Yuk Ketahui Apa Saja Makanan Malam yang Bisa Menyebabkan Serangan Asam Urat. Hindari!
Ilustrasi - Penderita asam urat. Ketahui Apa Saja Makanan Malam yang Bisa Menyebabkan Serangan Asam Urat. (Sumber : Freepik.com)
Sukabumi22 Mei 2024, 20:36 WIB

Ojol Diteriaki Culik di Sukaraja Sukabumi, Polisi Sebut Hanya Keliling dengan Anak-anak

Melihat warga lain kurang kondusif, Dendra berinisiatif melapor ke polisi.
MRA (25 tahun) saat akan diamankan oleh polisi. MRA adalah driver ojol yang diteriaki penculik di Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, Rabu (22/5/2024). | Foto: Istimewa
Sukabumi22 Mei 2024, 20:10 WIB

Diduga Korban Tabrak Lari, Pemotor Ditemukan Terkapar di Selokan Cisaat Sukabumi

Saat ini kasus dugaan tabrak lari ini ditangani oleh pihak kepolisian. Pemotor yang ditemukan terkapar di selokan Cisaat Sukabumi sudah diketahui identitasnya.
Tempat kejadian perkara di Jalan Nasional III, Desa Cibolang Kaler, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi. (Sumber : SU/Asep Awaludin)
Life22 Mei 2024, 20:00 WIB

9 Aktivitas Berat di Malam Hari yang Sebaiknya Dihindari Penderita Gula Darah

Mengonsumsi makanan besar atau tinggi karbohidrat dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang signifikan. Aktivitas yang tergolong berat ini bisa diikuti oleh penurunan gula darah mendadak yang mengganggu tidur.
Ilustrasi. Makan Terlalu Banyak. Aktivitas Berat di Malam Hari yang Sebaiknya Dihindari Penderita Gula Darah. (Sumber : Pexels/n-voitkevich)
Sukabumi22 Mei 2024, 19:51 WIB

116 Siswa Bersaing, Disdik Kabupaten Sukabumi Gelar Seleksi Hafiz Tingkat SMP

Kegiatan ini bertujuan melahirkan generasi yang mencintai Alquran.
Kegiatan seleksi dan evaluasi hafiz tingkat SMP se-Kabupaten Sukabumi di SMPN 1 Cikembar, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Rabu (22/5/2024). | Foto: Istimewa
Cek Fakta22 Mei 2024, 19:32 WIB

CekFakta.com Deteksi Dis/Misinformasi, Google Beri Dukungan Guna Berantas Hoaks!

Kerjasama dengan CekFakta.com merupakan salah satu langkah penting GNI dalam memerangi misinformasi dan meningkatkan kualitas ekosistem berita di Indonesia.
Ilustrasi. Penyebaran Berita Melalui Koran. CekFakta.com Deteksi Disinformasi, Google Beri Dukungan Penuh Guna Berantas Hoaks. Foto: Pexels/Pixabay