Pengamen Berstatus Duda, Profil Pembunuh Wanita di Sungai Cipelang Sukabumi

Selasa 31 Januari 2023, 14:46 WIB
Pembunuh CPL (24 tahun) saat dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolres Sukabumi Kota pada Selasa (31/1/2023). Dalam kasus ini mayat CPL ditemukan tanpa busana di Sungai Cipelang. | Foto: Polres Sukabumi Kota

Pembunuh CPL (24 tahun) saat dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolres Sukabumi Kota pada Selasa (31/1/2023). Dalam kasus ini mayat CPL ditemukan tanpa busana di Sungai Cipelang. | Foto: Polres Sukabumi Kota

SUKABUMIUPDATE.com - R alias E (38 tahun), pelaku pembunuhan CPL perempuan berusia 24 tahun merupakan seorang pengamen. R ditangkap Tim Jatanras Polres Sukabumi Kota di Terminal Jubleg, Desa Sasagaran, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi, Minggu, 29 Januari 2023.

Sementara jenazah korban ditemukan tanpa busana di Sungai Cipelang tepatnya di Kampung Pasir Kaliki, Kelurahan Dayeuhluhur, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, Rabu, 25 Januari 2023. CPL adalah warga Kampung Balandongan, Kelurahan Sudajaya Hilir, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi.

Pelaku merupakan warga Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi. "Pelaku tidak melarikan diri, tapi mungkin merasa khawatir atas perbuatannya itu," kata Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sy Zainal Abidin saat konferensi pers di Markas Polres Sukabumi Kota pada Selasa (31/1/2023).

Baca Juga: Minta Dua Kali, Pembunuh Wanita di Sungai Cipelang Sukabumi Ditangkap di Sasagaran

Sebelum konferensi pers, pelaku berselawat dan menangis menyesali perbuatannya. Berdasarkan informasi, pelaku berstatus duda beranak satu. R sudah lama bercerai dengan istrinya dan mempunyai satu anak. Tetapi, sang anak dibawa ibunya.

Sebelum melakukan aksi sadis itu, pelaku mengajak korban mampir ke toko untuk mengganti pakaian CPL yang dalam kondisi basah. Diketahui, R sudah lama mengamen di sekitar Jalan Lingkar Selatan.

Setelah membelikan baju dan merayu serta membeli rokok di warung, pelaku membawa korban ke bawah Jembatan Cipelang di Jalan Lingkar Selatan. Di lokasi ini, pelaku mengajak korban berhubungan badan. Setelah satu kali, pelaku kembali mengajak bersetubuh, namun korban menolak.

"Karena penolakan tersebut, korban mendapatkan pukulan dari pelaku sebanyak satu kali pada bagian wajah. Korban pun lari menjauh dari lokasi," kata Zainal.

Zainal mengatakan, pelaku mengejar korban dan sempat mendorongnya hingga tercebur ke Sungai Cipelang. Korban kemudian hanyut dan terbawa arus sampai akhirnya ditemukan tanpa busana di aliran Sungai Cipelang. "Pelaku sudah kita amankan di Satreskrim Polres Sukabumi Kota," ujar dia.

Baca Juga: CCTV Rekam Cici Bersama Pria di Jalur, Kasus Mayat Wanita di Sungai Cipelang Sukabumi

Kronologi tewasnya korban berawal saat dia bertemu dengan pelaku di sebuah minimarket di Jalan Lingkar Selatan atau Jalur Kota Sukabumi pada hari kejadian yakni Rabu, 25 Januari 2023. Ketika itu pelaku mengajak korban bermain dengan kalimat "main yu". Korban dalam kondisi depresi sehingga menyetujui ajakan pelaku.

Polisi memastikan korban dan pelaku tidak saling mengenal. Adapun jarak lokasi penganiayaan dengan titik ditemukannya jasad korban kurang lebih 300 meter. Sementara luka pada tubuh korban diduga akibat terbawa arus. Zainal mengatakan pelaku tidak mengalami gangguan kejiwaan, setidaknya sampai pemeriksaan.

Dalam kasus ini pelaku dijerat pasal pembunuhan dan/atau pemerkosaan.

Rinciannya, pelaku dijerat Pasal 338 KUHPidana tentang Pembunuhan dengan ancaman penjara paling lama 15 tahun. Pasal 351 Ayat (3) KUHPidana tentang Penganiayaan Menyebabkan Kematian dengan ancaman paling lama tujuh tahun. Pasal 285 KUHPidana tentang Pemerkosaan dengan ancaman paling lama 12 tahun penjara.

Pelaku juga dijerat Pasal 286 KUHPidana tentang Bersetubuh dengan Perempuan yang Bukan Istrinya sedang Diketahui Perempuan Itu Pingsan atau Tidak Berdaya dengan ancaman penjara selama-lamanya sembilan tahun. Terakhir, Pasal 289 KUHPidana tentang Perbuatan Cabul dengan ancaman selama-lamanya sembilan tahun.

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Berita Terkait
Berita Terkini
Sukabumi13 September 2024, 12:20 WIB

Wakil Jawa Barat, Atlet Sukabumi Sabet Emas di Cabor Layar PON XXI Aceh Sumut 2024

Kahea Abdillah Zulfikar bertanding di PON XXI Aceh Sumut 2024 mewakili Kontingen Jawa Barat dan memberikan hasil terbaik dengan medali emas di tangannya.
Kahea Zulfikar Atlet Sukabumi Sabet Emas untuk Jawa Barat di Cabor Layar PON XXI Aceh Sumut 2024. Foto: Instagram/@kazlfkr_
Bola13 September 2024, 12:00 WIB

Malut United vs Semen Padang di Liga 1: H2H, Susunan Pemain, Prediksi Skor dan Link Live Streaming

Malut United vs Semen Padang akan tersaji sore ini dalam lanjutan Liga 1 2024/2025 pekan ke-4. | Instagram/@malutunitedfc/@semenpadangfcid
Malut United vs Semen Padang akan tersaji sore ini dalam lanjutan Liga 1 2024/2025 pekan ke-4. | (Sumber : Instagram/@malutunitedfc/@semenpadangfcid).
Inspirasi13 September 2024, 11:57 WIB

MABIM 2024: Nusa Putra University Sambut Ribuan Mahasiswa Baru dari 82 Negara

Dr. Kurniawan juga berpesan agar mahasiswa baru berkontribusi dan memberikan dampak positif, baik bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat, maupun dunia internasiona
Keceriaan peserta MABIM Nusa Putra University tahun akademik 2024 (Sumber: dok nusa putra)
Sukabumi13 September 2024, 11:54 WIB

Sopir Mengantuk, Truk Tangki Semen Tabrak Truk Galon AMDK di Cicurug Sukabumi

Truk tangki semen Isuzu Giga menabrak bagian belakang truk Hino.
Truk tangki semen Isuzu Giga yang rusak setelah kecelakaan di Jalan Nasional Sukabumi-Bogor, tepatnya di depan Stasiun Cicurug, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jumat (13/9/2024). | Foto: Istimewa
Motor13 September 2024, 11:48 WIB

Penumpang Motor Tewas Depan SCG Sukabumi, Kenapa "Dibonceng" Lebih Bahaya?

Korban kecelakaan yang merupakan penumpang motor itu diketahui adalah seorang karyawati di salah satu pabrik Sukabumi.
Ilustrasi. Meski pengendara juga memiliki risiko, penumpang motor memiliki faktor-faktor tambahan yang bisa membuat mereka lebih berbahaya jika terjadi kecelakaan. (Sumber : Freepik/freepik)
Entertainment13 September 2024, 11:30 WIB

Gelagapan Ditanya Judul, Netizen Ragukan Skripsi Dinar Candy yang Beres 1 Bulan

DJ Dinar Candy secara resmi dinyatakan lulus dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi International Business Management (STIE IBMT), Surabaya, Jawa Timur, dan menyandang gelar sarjana Manajemen.
Gelagapan Ditanya Judul, Netizen Ragukan Skripsi Dinar Candy yang Beres 1 Bulan (Sumber : Instagram/@dinar_candy)
Sukabumi13 September 2024, 11:28 WIB

Polisi Kehilangan Jejak Terlapor Kasus Tipu Gelap, Korban Warga Sukabumi Rugi Rp 350 Juta

Selain berpindah-pindah tempat, PP juga tidak datang ketika dipanggil.
Kasat Reskrim Polres Sukabumi Kota AKP Bagus Panuntun. | Foto: SU/Asep Awaludin
Life13 September 2024, 11:00 WIB

Mengenal Apa Itu Tirakat dari Sudut Pandang Spiritual, Cek Penjelasannya!

Tirakat sering kali dilakukan melalui berbagai bentuk pengendalian diri, seperti puasa, meditasi, atau mengurangi keinginan duniawi sebagai bagian dari upaya mendekatkan diri kepada Tuhan atau mencapai kekuatan batin.
Ilustrasi. Dzikir. Mengenal Apa Itu Tirakat dari Sudut Pandang Spiritual (Sumber : Freepik/freepik)
Film13 September 2024, 10:48 WIB

Gadis Kretek Indonesia Menang Best Miniseries Seoul International Drama Awards 2024

Selain Menang Best Miniseries Seoul International Drama Awards 2024, Gadis Kretek dari Indonesia masuk Daftar Serial Terpopuler di Netflix dengan judul "Cigarette Girl",
Gadis Kretek Menang Best Miniseries di Seoul International Drama Awards 2024. Foto: X/@WatchmenID
Jawa Barat13 September 2024, 10:37 WIB

Polisi Ini Diperiksa Propam, Diduga Pungli Minta Rp 550 Ribu untuk Mengurus BPKB

Ade Ary meminta waktu agar proses ini dapat berjalan proporsional.
(Foto Ilustrasi) Polisi berpangkat Aipda berinisial P yang diduga terlibat pungli di Samsat Kota Bekasi menjalani proses pemeriksaan oleh Bidang Propam Polda Metro Jaya. | Foto: Istimewa