Polisi Amankan CCTV dan Periksa Saksi, Kasus Mayat di Sungai Cipelang Sukabumi

Senin 30 Januari 2023, 11:20 WIB
Tangkapan layar rekaman CCTV, Cici P Lestari (24 tahun) sedang berjalan melewati kantor Kelurahan Sudajaya Hilir, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi, Rabu, 25 Januari 2023, sekira pukul 08.30 WIB. | Foto: Istimewa

Tangkapan layar rekaman CCTV, Cici P Lestari (24 tahun) sedang berjalan melewati kantor Kelurahan Sudajaya Hilir, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi, Rabu, 25 Januari 2023, sekira pukul 08.30 WIB. | Foto: Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Polisi terus menyelidiki kematian Cici P Lestari (24 tahun), wanita yang ditemukan meninggal tanpa busana di Sungai Cipelang, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, Rabu, 25 Januari 2023 pukul 11.00 WIB. Rekaman beberapa kamera CCTV sudah diamankan untuk mengungkap kasus ini.

Hal itu dikatakan Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sy Zainal Abidin. Tidak hanya rekaman CCTV, Zainal juga menyebut pihaknya sudah memeriksa sejumlah saksi untuk membongkar kematian perempuan beranak dua asal Kampung Balandongan, Kelurahan Sudajaya Hilir, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi, tersebut.

"CCTV sudah kita amankan untuk melengkapi keterangan saksi yang mengetahui keberadaan almarhumah sebelum ditemukan di Sungai Cipelang. Ada beberapa orang (saksi yang diperiksa). Identitas tidak bisa kita buka. Yang jelas kita fokus membuat terang seperti apa kronologi peristiwa ini," kata Zainal, Senin (30/1/2023).

Baca Juga: Ciri dan Fakta Pria Misterius Bersama Cici, Mayat Wanita di Sungai Cipelang Sukabumi

Diketahui, dua kamera CCTV merekam aktivitas Cici, beberapa jam sebelum ditemukan meninggal di Sungai Cipelang, tepatnya di Kampung Pasir Kaliki, Kelurahan Dayeuhluhur, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi. Kedua kamera tersembunyi itu terpasang di dua tempat berbeda di Kelurahan Sudajaya Hilir.

Kamera CCTV pertama terpasang di Masjid Ad-Da'wah, tempat Cici akan ikut pengajian (100 meter dari rumah Cici). Kemera kedua di rumah warga, depan kantor Kelurahan Sudajaya Hilir (200 meter dari rumah Cici). Lokasi Masjid Ad-Da'wah dan kantor Kelurahan Sudajaya Hilir berada di jalan yang sama.

Kamera CCTV di Masjid Ad-Da'wah pada Rabu hari kejadian sekira pukul 08.30 WIB, merekam Cici sedang berjalan mengenakan pakaian atas warna putih, celana merah, dan kerudung oranye. Cici berjalan melewati masjid sambil memangku guling.

Anehnya, Cici tidak masuk ke masjid, sesuai rencana awal yang dia sampaikan kepada ayahnya saat pamit dari rumah untuk mengikuti pengajian (Rajaban). Dia terlihat terus berjalan hingga sekitar 100 meter dari masjid, Cici terekam CCTV rumah warga depan kantor Kelurahan Sudajaya Hilir.

Baca Juga: CCTV Rekam Cici, Beberapa Jam Sebelum Ditemukan Tewas di Sungai Cipelang Sukabumi

Sementara di lokasi lain di hari yang sama, sejumlah saksi sempat melihat Cici bersama pria misterius menyusuri Jalan Lingkar Selatan menuju Jembatan Sungai Cipelang. Jembatan ini ada di Jalan Lingkar Selatan dan berjarak kurang lebih 1 kilometer dari rumah Cici di Kampung Balandongan, Kelurahan Sudajaya Hilir.

Keluarga menyebut Cici dalam kondisi kejiwaan yang tidak terlalu sehat. Bahkan Cici baru pulang dari pengobatan depresi akibat sejumlah kejadian yang dialaminya.

Guling yang digendong menggunakan kain corak batik tersebut juga ternyata ditinggalkan Cici di sebuah minimarket di Jalan Pelabuhan II, tepatnya di kawasan Sindangsari, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi, sekira pukul 09.00 WIB. Ini berdasarkan pengakuan pegawai dan rekaman CCTV di minimarket itu.

Kesaksian kunci kemudian muncul dari sejumlah pemilik warung di sepanjang Jalan Lingkar Selatan. Di sana mereka melihat perempuan diduga Cici tidak sendiri, melainkan bersama seorang pria. Namun, Cici terlihat sudah tidak mengenakan jilbab dan memakai baju yang berbeda dari rekaman CCTV sebelumnya.

"Baju hijau motifnya enggak tahu batik atau bunga-bunga. Enggak pakai kerudung, rambut memang pendek kayak cowok," ungkap salah satu pemilik warung.

Sejumlah saksi mengatakan perempuan diduga Cici itu mendatangi warung untuk membeli sebatang rokok atas suruhan pria yang bersamanya. Pria itu disebutkan tidak ikut ke warung melainkan menunggu dari jarak kurang lebih 100 meter.

Baca Juga: Misteri Pakaian Korban, Polisi Soal Otopsi Mayat Wanita di Sungai Cipelang Sukabumi

Pemilik warung lainnya juga mengaku sempat didatangi perempuan mirip Cici dengan pria yang dimaksud. Keduanya datang ke warung untuk mengamen. Saksi ini juga menegaskan saat itu perempuan mirip Cici sudah tidak menggunakan jilbab. Rambut pendek dan kuku jarinya diwarnai hijau atau menggunakan pewarna.

Dua hari pascapenemuan mayat Cici, polisi terlihat di Jembatan Cipelang, Jalan Lingkar selatan. Tim Inafis Polres Sukabumi Kota dan Polsek Warudoyong fokus mencari dan mengambil banyak foto di bawah kolong Jembatan Cipelang.

Saat itu Plh Kapolsek Warudoyong AKP Iman Retno mengatakan tim gabungan menemukan baju yang diduga milik Cici. "Baju agak mirip-mirip, tapi kita enggak tahu ya, masih kita kembangkan lagi. Iya (ditemukan) di bawah jembatan," kata dia.

Polisi belum memastikan dugaan pembunuhan dalam kasus kematian Cici. "Belum bisa memastikan. Nanti yang lainnya sama Inafis. Nanti kita sampaikan segamblang-gamblangnya," imbuh AKP Iman Retno.

Kolong jembatan lokasi ditemukan pakaian dengan lokasi penemuan korban berjarak sekitar 1 kilometer, aliran Sungai Cipelang.

Baca Juga: Polisi Temukan Baju, 1 Km dari Titik Mayat Tanpa Busana di Sungai Cipelang Sukabumi

Sejak jenazah Cici ditemukan di Sungai Cipelang, pihak keluarga sudah merasa ada yang janggal dengan kematian itu. Puncaknya, keluarga meminta polisi melakukan autopsi pada jasad Cici. Autopsi pun dilakukan tim dokter forensik di RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi pada Kamis, 26 Januari 2023.

Hasil autopsi mengungkap banyak fakta. Dokter forensik RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi, Nurul Aida Fathia, membeberkan sejumlah luka pada tubuh korban alias Cici, termasuk tungkai atas paha yang patah. Aida juga memastikan Cici masih berusaha bernapas saat berada di dalam air (Sungai Cipelang).

Penyebab kematian memang masih diteliti sambil menunggu hasil uji laboratorium dari sejumlah sampel yang diambil dari tubuh Cici. Belum ada jawaban pasti soal kematian Cici dari sisi medis, termasuk dugaan ada pemerkosaan.

AYO! main games di Sukabumi Update Games
Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Berita Terkait
Berita Terkini
Sukabumi12 Juli 2024, 23:56 WIB

Diduga Pakai Sianida, Pengolahan Emas di Bojong Pari Sukabumi Resahkan Warga

Sungai pun turut tercemar, aktivitas pengolahan emas di Bojong Pari Waluran Sukabumi tersebut hingga saat ini kata warga belum tersentuh oleh penegak hukum.
Tong tempat pengolahan emas di Kampung Bojong Pari, Desa Waluran Mandiri, Waluran Sukabumi. (Sumber : Istimewa)
Inspirasi12 Juli 2024, 22:52 WIB

Puluhan UMKM Ramaikan Event Jampang Ngabhuana 2 di Surade Sukabumi

Sebanyak 40 pelaku UMKM meramaikan event tahunan Jampang Ngabhuana 2 di lapang Lodaya Setra Surade Sukabumi.
Pelaku UMKM ramaikan event Jampang Ngabhuana 2 di lapang lodaya setra Kelurahan/Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi. (Sumber : SU/Ragil)
DPRD Kab. Sukabumi12 Juli 2024, 22:32 WIB

Dukung Aksi Demo HMI soal Truk ODOL, DPRD Sukabumi Minta Dishub Tegakan Aturan

Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Hera Iskandar dukung aksi unjuk rasa HMI kepada Dishub terkait penegakan aturan jam operasional truk ODOL.
Demo massa HMI cabang Sukabumi di kantor Dishub Kabupaten Sukabumi. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi12 Juli 2024, 22:05 WIB

Disdik Kabupaten Sukabumi Beri Beasiswa Tahfidz Quran untuk 64 Pelajar

Disdik Kabupaten Sukabumi memberikan beasiswa tahfidz quran tingkat SMP tahun 2024 kepada 64 pelajar. Ini harapannya.
64 pelajar SMP yang mendapatkan beasiswa Hafidz Quran di Kantor Disdik Kabupaten Sukabumi, Jumat (12/7/2024). (Sumber : Istimewa)
Nasional12 Juli 2024, 21:35 WIB

Lewat Perpres, Jokowi Obral HGU IKN ke Investor hingga 190 Tahun

Presiden Jokowi teken Perpres kebut pembangunan IKN Nusantara, investor bisa pakai HGU hingga 190 Tahun.
Presiden Joko Widodo saat melakukan groundbreaking pembangunan gedung kantor PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk di Kawasan IKN Nusantara Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur pada Rabu, 5 Juni 2024. (Sumber : BPMI Setpres)
Sukabumi12 Juli 2024, 21:15 WIB

Dinilai Tak Tegas Tegakan Aturan Jam Operasional Truk, Dishub Sukabumi Digeruduk HMI

HMI Cabang Sukabumi geruduk kantor Dishub Kabupaten Sukabumi di Cikembar, desak tegakkan Perda terkait jam Operasional Truk ODOL.
Aksi unjuk rasa HMI di depan kantor Dishub Kabupaten Sukabumi,  Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Cikembar, Jumat (12/7/2024). (Sumber : SU/Ibnu)
Life12 Juli 2024, 21:00 WIB

8 Bahasa Tubuh Pria yang Menyukaimu Secara Diam-diam

Bahasa tubuh pria saat jatuh cinta atau menyukai seseorang dapat dilihat dan dikenali.
Ilustrasi - Bahasa tubuh pria saat jatuh cinta atau menyukai seseorang dapat dilihat dan dikenali. (Sumber : Freepik/Pressfoto)
Sehat12 Juli 2024, 20:00 WIB

8 Pengobatan Rumahan untuk Mengatasi Kolesterol Tinggi

Mengelola kolesterol tinggi dengan perubahan gaya hidup dan, jika perlu, obat-obatan adalah kunci untuk mengurangi risiko penyakit jantung dan menjaga kesehatan secara keseluruhan.
Ilustrasi. Olahraga Rutin. Pengobatan rumahan adalah salah satu cara untuk mengatasi kolesterol tinggi. Sumber: Freepik/freepik
Sukabumi12 Juli 2024, 19:32 WIB

Potensi Cisolok, Surga Wisata Alam hingga Budaya di Kabupaten Sukabumi

Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, merupakan salah satu kecamatan yang memiliki kekayaan alam dan budaya yang luar biasa
Kantor Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi | Foto : Istimewa
Sehat12 Juli 2024, 19:28 WIB

Bupati Sukabumi Apresiasi RSUD Sekarwangi dan RSHS Kerja Sama Pengampuan Layanan KJSU

Apresiasi kerja sama RSUD Sekarwangi dan RSHS Bandung dalam pengampuan layanan KJU, ini harapan Bupati Sukabumi Marwan Hamami.
Jajaran RSUD Sekarwangi dan RSHS Bandung berfoto bersama Bupati Sukabumi Marwan Hamami. (Sumber : Dokpim Pemkab Sukabumi)