Sherina Munaf Turun Langsung ke Lokasi Karhutla Kalimantan, Saksikan Asap Tebal

Sukabumiupdate.com
Kamis 03 Sep 2026, 11:30 WIB
Sherina Munaf Turun Langsung ke Lokasi Karhutla Kalimantan, Saksikan Asap Tebal

Sherina Munaf Turun Langsung ke Lokasi Karhutla Kalimantan, Saksikan Asap Tebal (Sumber : Instagram/@pawerfulvoices)

SUKABUMIUPDATE.com - Penyanyi sekaligus aktris Sherina Munaf membagikan momen ketika datang langsung ke lokasi terdampak kebakaran hutan dan lahan yang ada di Kalimantan.

Sherina datang bersama tim Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF) untuk melihat langsung kondisi hutan yang terdampak kebakaran di Kalimantan. Dalam kesempatan itu, ia menyaksikan langsung betapa tebalnya asap di banyak kawasan akibat karhutla.

Momen tersebut dibagikan melalui unggahan video di akun Instagram, Pawerful Voices pada Rabu, 2 September 2026. Sherina mengawali ceritanya ketika pesawat yang ditumpanginya untuk pergi ke Kalimantan sempat tertunda akibat masalah cuaca dan asap tebal yang membuat jarak pandang penerbangan terganggu.

“Berangkat dari Jakarta seharusnya 11.15 boarding cuman delay. Ada kesulitan visibilitas. Jadi, asap tebal sekali dikhawatirkan nanti ketika landing susah gitu visibilitasnya,” kata Sherina dikutip pada Kamis, (3/9/2026).

Baca Juga: BNPB: Ada 1.487 Titik Panas, Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalimantan

Sherina bercerita ketika mulai landing ia melihat langit di kawasan Kalimantan yang berubah menjadi keruh akibat asap dari karhutla hingga membuat pandangan tidak dapat melihat apa-apa. Ditambah dengan bau asapnya yang masuk sampai ke dalam pesawat.

"Dan ketika mulai descending untuk landing itu mulai tuh, mulai keruh sampai akhirnya nggak kelihatan apa-apa, dan itu bukan awan. Itu asap dan bau asapnya itu sampai masuk ke dalam pesawat,” ujarnya.

Pemain film Petualangan Sherina itu langsung memakai masker meski di dalam pesawat, karena gatal. Setelah melewati asap karhutla cukup lama, ia baru bisa melihat atap-atap rumah.

“Aku langsung otomatis pakai masker karena lama-lama gatal. Baru kelihatan lagi visible Kalimantan dari atas ketika mendekati ground, mendekat ke atap-atap, tapi sebelumnya itu benar-benar asap-asap,” sambungnya.

Begitu tiba di sana, Sherina langsung bertemu dengan Dinas Kehutanan beserta tim yang ada di sana untuk berkoordinasi mengenai karhutla yang hingga saat ini belum juga padam di kawasan hutan Kalimantan.

“Lalu, kita langsung ke Dinas Kehutanan bertemu teman-teman yang bekerja susah payah ikut memadamkan api. Aku memberikan semangat dan juga beberapa bantuan logistik bersama BOSF,” lanjutnya.

Penyanyi berusia 36 tahun itu juga berkoordinasi dengan tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dan tim pemadam untuk membahas soal titik-titik yang terdampak karhutla untuk dikunjungi keesokan harinya.

Baca Juga: Tangani Karhutla Kalimantan, Prabowo Kerahkan 17 Pesawat dan 1.500 Prajurit

Dalam perjalanan pulang saat berada di sana, Sherina ada sumber api yang telah dipadamkan, tapi bekasnya masih terlihat dan juga masih ada bekas api-api kecil yang sudah dipadamkan tetapi masih terlihat.

"Dalam perjalanan pulang, kita dikabarkan di Jalan Lingkar Luar itu ada sumber api juga, sepertinya sih sudah dipadamin cuma kami bisa ngelihat bekasnya tuh hitam gitu ya dan ada beberapa api-api kecil mungkin yang muncul yang bekas dipadamin, tapi semoga nggak, cuman karena angin kencang itu bisa menjadi api besar gitu," tutur Sherina.

Sherina tidak bisa membayangkan kehidupan masyarakat yang ada disana setiap harinya karena terdampak karhutla, terutama ketika ia melihat secara langsung asapnya yang tebalnya sudah parah sekali

"Jadi aku ngelihat api yang sekecil itu aja impact asapnya sudah parah banget dan aku nggak kebayang warga di sana terdampaknya seperti apa tiap hari,” katanya.

Sherina Munaf kemudian menceritakan bahwa rencana selanjutnya bakal mengunjungi pusat rehabilitasi BOSF di Nyaru Menteng untuk melihat langsung kondisi sekolah hutan di tengah dampak karhutla untuk menyelamatkan 200 individu Orangutan di sana.

“Besok rencananya jadwalnya kita bangun pagi akan ke Nyaru Menteng ke pusat rehabilitasi BSOF, untuk melihat sekolah hutan bagaimana beroperasi di kala seperti ini. Kandang-kandangnya terdampak asap tuh seperti apa dan kira-kira tindakan preventif apa saja yang tim BSOF lakukan untuk mengamankan 200 individu Orangutan yang ada di sana,” ceritanya.

Baca Juga: Terapkan Standar CKG, Puskesmas Cisaat Cek Kesehatan 15 Warga Sukabumi Usai Pulang dari Kalimantan

Selain itu, rencana Sherina beserta tim BSOF selama ada di sana untuk melakukan upaya pemadaman kebakaran yang ada di Tambore. Karena di sana apinya selalu muncul meski telah dipadamkan.

“Baru sore jam tiga sore kita akan berangkat ke Tambore dan itu sekitar 2,5 jam dari Palangkaraya. Di situ yang memang bermasalah banget apinya, kayak dipadamin terus entar muncul lagi," tutur Sherina.

Selain melihat langsung kondisi kebakaran di hutan dan lahan di kawasan Kalimantan, Sherina ikut serta dalam memadamkan api yang ada di sana bersama tim BSOF dibantu oleh petugas yang berada di area tersebut.

Berita Terkait
Berita Terkini