Terapkan Standar CKG, Puskesmas Cisaat Cek Kesehatan 15 Warga Sukabumi Usai Pulang dari Kalimantan

Sukabumiupdate.com
Rabu 19 Agu 2026, 18:44 WIB
Terapkan Standar CKG, Puskesmas Cisaat Cek Kesehatan 15 Warga Sukabumi Usai Pulang dari Kalimantan

Petugas UPTD Puskesmas Cisaat saat cek kesehatan 15 warga Kabupaten Sukabumi yang baru tiba setelah dipulangkan dari Kalimantan Utara, di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi, Rabu (19/8/2026). (Sumber : SU/Ibnu Sanubari)

SUKABUMIUPDATE.com - Setelah tiba di Kabupaten Sukabumi, 15 warga yang sebelumnya terlantar di wilayah Kalimantan Utara menjalani pemeriksaan kesehatan di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi, Rabu (19/8/2026).

Pemeriksaan tersebut dilakukan petugas UPTD Puskesmas Cisaat sebagai bagian dari penanganan sebelum para warga dipulangkan ke daerah masing-masing.

Kepala UPTD Puskesmas Cisaat, dr. Yosef Sasmita, mengatakan pemeriksaan kesehatan dilakukan menggunakan standar program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dari Kementerian Kesehatan.

“Ini yang kita periksakan adalah memakai standar dari Kementerian Kesehatan yang cek kesehatan gratis. Jadi, periksaannya mulai dari tinggi badan, berat badan, lingkar perut, kemudian gula darah,” kata Yosef, kepada Sukabumiupdate.com.

Baca Juga: El Nino Diprediksi Menguat, BMKG: Sukabumi Potensi Minim Hujan September hingga Oktober 2026

Menurutnya, pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan para warga setelah menempuh perjalanan dari Kalimantan Utara sebelum kembali ke daerah masing-masing.

“Ya, mungkin karena kita untuk melihat kondisi kesehatannya. Sebelum dipulangkan ke daerahnya masing-masing, kita cek dulu kesehatannya nanti supaya nanti pas ke daerah mereka sudah memang sehat,” ujarnya.

Yosef mengatakan pemeriksaan tersebut merupakan bentuk kerja sama antara Puskesmas Cisaat dan Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi dalam penanganan warga.

“Ya, betul. Ini kerja sama kita dengan Dinas Sosial, jadi jika ada warga yang kasus ke Dinas Sosial kita biasanya berpartisipasi dalam cek kesehatan,” katanya.

Baca Juga: Situ Ciasmay Cianjur, Menikmati Panorama Danau Alami dan Perbukitan di Sukanagara

Hasil pemeriksaan nantinya dapat menunjukkan kondisi kesehatan masing-masing warga melalui sistem yang digunakan dalam program tersebut. Yosef mengatakan setiap warga memiliki catatan atau rapor kesehatan yang dapat diakses melalui telepon seluler masing-masing.

“Ketika kita masuk di input ke program, mereka punya rapor sendiri. Ya, ada rapor kesehatan nanti dilihat. Ketika pas dia misalnya kelebihan berat badan, atau misalnya kekurangan berat badan, ataupun misalnya gulanya tinggi atau tensinya tinggi nanti mereka punya, bisa tinggal diakses di handphone-nya masing-masing,” ujarnya.

Yosef menambahkan, apabila dari pemeriksaan ditemukan keluhan atau kondisi yang membutuhkan penanganan lebih lanjut, warga akan diarahkan untuk mendapatkan pelayanan di Puskesmas sesuai wilayah tempat tinggalnya.

“Bisa. Kalau ini kan cuma cek kesehatan. Jadi, kalau seandainya pas ada keluhan nanti biasanya kita arahkan ke puskesmas masing-masing,” katanya.

Baca Juga: 15 Warga Sukabumi Terlantar di Kalimantan Utara Dipulangkan, Dinsos Pastikan Kondisi Kesehatan

Ia memastikan pemeriksaan kesehatan diberikan kepada seluruh 15 warga tersebut dengan pemeriksaan yang sama.

Sementara terkait keterlibatan Puskesmas dalam penanganan warga tersebut, Yosef mengatakan pihaknya menjalankan instruksi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi warga yang membutuhkan.

“Kalau dari kami sesuai instruksi Pak Kadis, jadi setiap warga yang ada di Kabupaten Sukabumi kalau seandainya membutuhkan kesehatan, kita siap untuk melakukannya,” pungkasnya.

Sebelumnya, 15 warga tersebut tiba di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi pada Rabu (19/8/2026) setelah dipulangkan dari Kalimantan Utara. Dinsos selanjutnya memfasilitasi pemeriksaan kesehatan sebelum mereka kembali ke daerah masing-masing. (adv)

 

Berita Terkait
Berita Terkini