Komisi IV DPRD: 15 Warga Korban Penipuan Loker di Kalimantan Sudah Pulang ke Sukabumi

Sukabumiupdate.com
Selasa 11 Agu 2026, 11:38 WIB
Komisi IV DPRD: 15 Warga Korban Penipuan Loker di Kalimantan Sudah Pulang ke Sukabumi

Belasan warga Sukabumi tertipu lowongan kerja (Sumber : dok warga)

SUKABUMIUPDATE.com - Nasib 15 warga Kabupaten Sukabumi korban penipuan lowongan kerja yang saat ini berada di Kalimantan diungkap Ketua Komisi IV DPRD Ferry Supriyadi. Belasan warga ini terlantar karena pekerjaan yang didapat tidak sesuai dengan janji awal dan sempat terlantar di jalan sebelum diamankan oleh dinas sosial setempat.

Menurut Fery, belasan warga Kabupaten Sukabumi telah dipulangkan ke rumahnya masing-masing. DPRD bersama pemerintah daerah merespon permasalahan tersebut pasca ramai (viral) di media sosial. Dinas Tenaga Kerja, Dinas Sosial, dan DP3A bersama DPRD langsung berkoordinasi dengan pemerintah daerah di Kalimantan, lokasi belasan warga Sukabumi tersebut sempat terlantar.

Langkah tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan pemberangkatan personel ke Tarakan Kalimantan Timur. Ferry menyebut personil yang dikirim telah tiba di lokasi, langsung melakukan penanganan kepada para korban.

Baca Juga: Data Sementara Gempa Kolombia: Ratusan Korban Jiwa, Kemlu Ungkap Nasib WNI

“Kemarin sore tim bertemu dengan warga korban TPPO tersebut,” katanya.

Setelah proses tersebut, para warga kemudian dipulangkan ke Kabupaten Sukabumi. Ferry mengatakan kondisi 15 warga tersebut sehat. 

“Seperti yang kita tahu di video tersebut viral bahwa mereka terlantar karena korban TPPO dan minta untuk dipulangkan, dan alhamdulillah sudah kita tindak lanjuti dan selesaikan,” ucapnya.

Baca Juga: Kebakaran Gudang Papan di Sukasari Cisaat Sukabumi: 4 Rumah Warga Terdampak

Tertipu Loker Gaji Besar

Sebelumnya, salah seorang warga, Angga Saputra, warga Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, menceritakan awal mula dirinya bersama warga lainnya berangkat ke Kalimantan untuk bekerja sebagai penyadap karet di wilayah Sajau, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara.

Menurut Angga, sebelum berangkat mereka mendapat informasi mengenai pekerjaan tersebut melalui seorang calo. Mereka dijanjikan gaji pokok sekitar Rp3,9 juta per bulan. Selain gaji, para pekerja juga dijanjikan mendapatkan beras, peralatan dapur hingga tempat tinggal.

Namun, setelah berada di lokasi, pekerjaan dan kondisi yang mereka hadapi disebut tidak sesuai dengan janji awal. Belasan warga tersebut kemudian berada di Dinas Sosial Kota Tarakan sambil mencari cara untuk kembali ke Sukabumi.

Baca Juga: 5 Tips Membuat Sarapan Sehat dalam Waktu Singkat

Sementara itu, Kepala Disnakertrans Kabupaten Sukabumi, Sigit Widarmadi, sebelumnya mengatakan pihaknya telah menerima informasi terkait kondisi 15 warga tersebut. Saat itu, penanganan lebih lanjut disebut tengah dilakukan oleh Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi bersama pihak terkait.

“Kami sudah menerima informasi itu, dan saat ini sedang dalam penanganan Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi. Semoga ada solusi terbaik segera,” ujar Sigit kepada sukabumiupdate.com, Sabtu (8/8/2026).

Kini, setelah dilakukan penanganan dan koordinasi bersama pihak terkait, 15 warga Kabupaten Sukabumi tersebut telah dipulangkan dan kembali ke daerah asalnya.

Editor :
Berita Terkait
Berita Terkini