Ketum YFSBBP Angkat Bicara soal Kematian Tragis NS di Jampangkulon Sukabumi

Sukabumiupdate.com
Jumat 27 Feb 2026, 23:44 WIB
Ketum YFSBBP Angkat Bicara soal Kematian Tragis NS di Jampangkulon Sukabumi

Ketua Umum YFSBBP Isep Dadang Sukmana (kiri/berkacamata hitam) angkat bicara terkait kematian NS di Jampangkulon Sukabumi. (Sumber Foto: Istimewa)

SUKABUMIUPDATE.com - Ketua Umum Yayasan Forum Silaturahmi Barisan Benteng Pajampangan (YFSBBP), Isep Dadang Sukmana, akhirnya angkat bicara terkait kasus kematian tragis NS (13) alias Nizam. Kasus anak yang diduga meninggal dunia akibat penganiayaan ibu tiri di Jampangkulon tersebut diketahui terus menyita perhatian publik.

Isep, yang juga merupakan kakek angkat korban, menyampaikan klarifikasi guna meluruskan opini publik sekaligus menjaga marwah organisasi yang dipimpinnya.

Sebagai sosok yang sejak awal vokal mendorong pengungkapan kasus ini, Isep menegaskan dirinya berada di posisi netral dan tidak akan mencampuri proses hukum. Ia tidak menampik bahwa ayah kandung NS, Anwar Satibi (AS), serta ibu tiri korban, Teni Ridha (TR), merupakan bagian dari keluarga besar YFSBBP. Namun, ia menjamin keterikatan organisasi tidak akan menghalangi penegakan hukum.

“Jangan sampai publik menyerang saya seolah-olah saya membela AS karena dia anggota saya. Saya berdiri di tengah, saya netral,” tegas Isep dalam keterangannya kepada sukabumiupdate.com, Jumat (27/2/2026).

Baca Juga: Kuasa Hukum Ayah NS Tanggapi Laporan Dugaan Penelantaran dan Pembunuhan Berencana

YFSBBP merupakan organisasi sosial kemasyarakatan yang berbasis di wilayah Pajampangan, Sukabumi Selatan. Organisasi ini fokus pada kegiatan sosial, pendampingan masyarakat, serta pelestarian marwah lokal. Selama ini, YFSBBP kerap menjadi pilar komunikasi antara warga Pajampangan dengan berbagai pemangku kebijakan di tingkat Kabupaten Sukabumi.

Terkait kasus kematian NS yang menyisakan berbagai keganjilan, Isep menyatakan dukungan penuh kepada jajaran kepolisian untuk mengusut tuntas penyebab pasti kematian remaja yang akrab disapa Raja tersebut. Ia menegaskan tidak akan memberikan pembelaan ataupun menghalangi proses hukum apabila ditemukan bukti keterlibatan anggota organisasinya.

“Jika saudara AS atau pihak lain terbukti terlibat dalam kasus ini, saya minta hukum ditegakkan seadil-adilnya,” ujarnya.

Baca Juga: Ibu Tiri NS Jadi Tersangka, Dugaan Kekerasan Bertahun-tahun hingga Berujung Kematian

Isep juga menjadi salah satu pihak yang konsisten mendorong agar kasus ini dibuka secara terang benderang demi memberikan keadilan bagi almarhum NS. Ia mengimbau masyarakat serta pengguna media sosial untuk tidak berspekulasi atau menggiring opini sebelum ada hasil resmi dari aparat penegak hukum.

“Saya ingin kasus ini terbuka sejelas-jelasnya. Kita serahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian agar penyebab kematian Nizam menjadi terang benderang. Jangan ada asumsi yang justru memperkeruh suasana,” pungkasnya.

Berita Terkait
Berita Terkini