Kisaran Gula Darah Normal Setelah Makan: Panduan Batas Aman untuk Penderita Diabetes

Jumat 07 Juni 2024, 17:30 WIB
Ilustrasi - Kadar gula darah yang normal penting bagi penderita diabetes tipe 1 atau tipe 2. (Sumber : Freepik/stefamerfik)

Ilustrasi - Kadar gula darah yang normal penting bagi penderita diabetes tipe 1 atau tipe 2. (Sumber : Freepik/stefamerfik)

SUKABUMIUPDATE.com - Kadar gula darah normal setelah makan, yang juga dikenal sebagai gula darah postprandial, adalah indikator penting untuk menilai bagaimana tubuh Anda mengelola glukosa setelah mengonsumsi makanan. 

Mengukur kadar gula darah postprandial membantu dalam pengelolaan diabetes dan mencegah komplikasi terkait gula darah. Memahami kadar gula darah normal setelah makan sangat penting, terutama bagi penderita diabetes atau mereka yang berisiko tinggi. 

Dengan pemilihan makanan yang tepat, pemantauan rutin, dan gaya hidup sehat, kadar gula darah dapat dikelola dengan baik, membantu mencegah komplikasi jangka panjang dan meningkatkan kualitas hidup.

Baca Juga: 9 Kategori Ikan Laut Rendah Purin yang Aman Dikonsumsi Penderita Asam Urat

Berapa Kadar Gula Darah Normal Setelah Makan?

Target kadar gula darah Anda setelah makan akan bervariasi berdasarkan usia Anda dan apakah Anda menderita diabetes, menggunakan insulin, atau sedang hamil. Anda dapat mengukur kadar glukosa darah Anda dengan alat sederhana yang disebut  glukometer.

Pedoman kadar glukosa darah pasca makan saat ini dapat membantu Anda mengetahui apa yang dianggap normal untuk situasi spesifik Anda. Dikutip dari verywellhealth, berikut selengkapnya.

Kisaran Gula Darah Normal Setelah Makan (miligram per desiliter atau mg/dL)

  • Orang dewasa tanpa diabetes: 90-140, dua jam setelah makan.
  • Orang dewasa dengan diabetes: di bawah 180, dua jam setelah makan.
  • Orang dewasa dengan diabetes mengonsumsi insulin waktu makan: di bawah 180, dua jam setelah makan.
  • Orang dewasa dengan diabetes tidak mengonsumsi insulin pada waktu makan: di bawah 140, dua jam setelah makan.
  • Orang dewasa hamil dengan diabetes gestasiona: di bawah 140, satu jam setelah makan, dan 120 dua jam setelah makan.
  • Orang dewasa hamil dengan diabetes tipe 1 atau tipe 2 yang sudah ada sebelumnya: di bawah 110-140, satu jam setelah makan, dan di bawah 100-120 dua jam setelah makan
  • Anak-anak dan remaja di bawah 18 tahun dengan diabetes: di bawah 200, satu jam setelah makan, dan di bawah 180 dua jam setelah makan

Baca Juga: 11 Ciri Orang yang Memiliki Luka Batin, Apakah Kamu Salah Satunya?

Bagaimana Makanan Mempengaruhi Kadar Gula Darah?

Saat Anda makan, tubuh Anda memecah makanan menjadi  karbohidrat  (“karbohidrat”), protein, lemak, vitamin, dan mineral. Karbohidrat merupakan nutrisi yang dapat menyebabkan lonjakan gula darah jika dikonsumsi berlebihan.

Namun, tidak semua karbohidrat diubah menjadi gula darah dengan kecepatan yang sama atau memiliki dampak yang sama terhadap kadar gula darah.

Ada tiga kategori besar karbohidrat yang berasal dari makanan:

  • Gula (karbohidrat sederhana) : Termasuk buah-buahan, makanan yang dipanggang, jus, minuman manis, dan makanan olahan
  • Pati (karbohidrat kompleks) : Termasuk sayuran bertepung, oat gulung, buncis, dan barley
  • Serat (karbohidrat yang tidak dapat dicerna) : Termasuk biji-bijian, alpukat, apel, kacang kering, dan brokoli

Baca Juga: 6 Ramuan Herbal Terbaik untuk Menyeimbangkan Gula Darah Secara Alami

Karbohidrat sederhana paling mudah dipecah menjadi glukosa sehingga dapat menyebabkan gula darah naik lebih cepat. Karbohidrat kompleks dipecah secara perlahan dan kecil kemungkinannya menyebabkan lonjakan. Serat sebenarnya dapat membantu menurunkan gula darah Anda.

Tingkat dimana karbohidrat dapat meningkatkan gula darah diklasifikasikan berdasarkan  indeks glikemik (GI) suatu makanan. Ini adalah sistem peringkat berdasarkan skala nol hingga 100 yang dapat membantu Anda menilai makanan mana yang lebih atau kurang mungkin menyebabkan lonjakan.

Makanan dengan GI tinggi diproses dengan cepat dan cenderung menyebabkan lonjakan gula darah yang lebih besar. Makanan rendah GI diproses secara lambat dan kecil kemungkinannya menyebabkan lonjakan. 

Baca Juga: Jangan Takut dan Panik, 6 Cara Menurunkan Gula Darah Tinggi di Pagi Hari Secara Alami

Mengapa Gula Darah Penting

Gula darah ( glukosa ) adalah sumber energi utama tubuh Anda. Selama pencernaan, karbohidrat seperti gula, pati, dan serat diubah menjadi glukosa. Jika Anda mengonsumsi terlalu banyak karbohidrat sekaligus, gula darah Anda bisa melonjak ke tingkat yang tidak sehat. Hal ini dapat membuat diabetes lebih sulit dikendalikan.

Jika Anda menderita diabetes, Anda perlu menjaga kadar gula darah tetap normal untuk mencegah hiperglikemia(gula darah tinggi). Jika dibiarkan, hiperglikemia dapat menyebabkan kerusakan progresif pada sel-sel di seluruh tubuh, sehingga menyebabkan masalah kesehatan yang serius seperti kehilangan penglihatan , penyakit ginjal , serangan jantung , atau stroke .

Untuk menghindari hal ini, Anda perlu memeriksa gula darah secara rutin dan melakukan penyesuaian yang diperlukan terhadap pola makan atau dosis obat agar kadar gula darah Anda kembali terkendali.

Baca Juga: Gula Darah Tinggi di Malam Hari: 7 Penyebab dan Cara Mengatasinya

Penyedia layanan kesehatan Anda mungkin ingin Anda memeriksa gula darah Anda pada waktu yang berbeda dalam sehari, namun biasanya akan menyarankan Anda melakukannya satu hingga dua jam setelah makan . 





AYO! main games di Sukabumi Update Games
Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Internasional15 Juni 2024, 00:38 WIB

Panglima TNI: Ormas Sipil Bisa Ikut Pasukan Perdamaian di Palestina

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyatakan bahwa keikutsertaan organisasi tersebut akan diatur oleh Kementerian Luar Negeri.
Jenderal Agus Subiyanto, Panglima TNI | Foto : Youtube Kompas
Sukabumi15 Juni 2024, 00:14 WIB

Penempatan Guru P3K PAI Di Cidolog Sukabumi Picu Polemik, Peran Pengawas PAI Disorot?

Penempatan guru P3k PAI di SDN Tegallega, Desa Tegallega, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi memicu polemik ditengah warga.
Polemik penempatan guru P3K PAI di SDN Tegallega Cidolog Kabupaten Sukabumi | Foto : Ragil Gilang
Sukabumi15 Juni 2024, 00:03 WIB

Bertemu Ratusan Kades, Bapenda Sukabumi Sosialisasikan Optimalisasi PBB P2

Kegiatan sosialisasi ini salah satu langkah Bapenda Kabupaten Sukabumi dalam menggenjot penerimaan PAD dari sektor PBB P2.
Kegiatan Sosialisasi Optimalisasi PBB P2 yang digelar Bapenda Kabupaten Sukabumi. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi14 Juni 2024, 23:50 WIB

Tak Ditanggung BPJS, Kisah Korban Geng Motor di Sukabumi Sempat Tertahan di IGD Gegara Biaya

Pengobatan AAM (21 tahun) seorang pemuda asal Citamiang, Kota Sukabumi yang merupakan korban keganasan kawanan geng motor hingga tiga jari kanannya hampir putus tak ditanggung BPJS
Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD R Syamsudin SH (RS Bunut) Kota Sukabumi | Foto : Asep Awaludin
Sukabumi14 Juni 2024, 22:31 WIB

Rawan Kecelakaan, 5 Orang Tewas Tertabrak Kereta Sukabumi Selama Semester I 2024

Keberadaan rel kereta api di Sukabumi menyisakan cerita-cerita tragis. Terutama seringnya kecelakaan yang merenggut nyawa.
Dalam semester 1 tahuan 2024, sebanyak 5 orang tewas akibat tertabrak kereta api di Sukabumi| Foto: Istimewa
DPRD Kab. Sukabumi14 Juni 2024, 22:25 WIB

DPRD Sukabumi Soroti Soal UHC hingga DTKS di Forum Kemitraan Faskes BPJS Kesehatan

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi Muhamad Yusuf membeberkan apa saja yang disampaikan pihaknya dalam Forum Kemitraan Faskes BPJS Kesehatan.
Jajaran Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi menghadiri kegiatan Forum Kemitraan Pengelolaan Kerjasama Fasilitas Kesehatan tahun 2024. (Sumber : Dokpim Pemkab Sukabumi)
Keuangan14 Juni 2024, 21:49 WIB

Wujudkan Komitmen Perkuat Ekosistem Halal Indonesia, BSI Gelar International Expo 2024

BSI International Expo 2024 bertema Connecting You to Halal Lifestyle Ecosystem akan digelar selama 4 hari di JCC Senayan, Jakarta.
BSI siap menggelar BSI International Expo 2024. (Sumber : Istimewa)
Jawa Barat14 Juni 2024, 21:24 WIB

Parkir di Masjid Raya Al Jabbar Digratiskan Sementara, Ini Alasannya

Gratiskan sementara biaya parkir, Pengelola Masjid Raya Al Jabbar Bandung tegaskan bila ada yang memungut dinyatakan ilegal.
Masjid Raya Al Jabbar. (Sumber : Humas Pemkot Bandung)
Sukabumi14 Juni 2024, 21:20 WIB

Diguyur Hujan Deras, BPBD Kota Sukabumi Tangani 4 Bencana Alam di Cikole

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi menangani bencana alam yang terjadi di empat lokasi di Kecamatan Cikole
BPBD Kota Sukabumi saat menangani bencana banjir di Cikole | Foto : Asep Awaludin
Internasional14 Juni 2024, 21:10 WIB

Wukuf di Arafah, 1.169 Tenda Disiapkan bagi Jemaah Haji Indonesia

Menyambut pelaksanaan puncak haji, PPIH Arab Saudi mempersiapkan sebanyak 1.169 tenda di Arafah bagi jemaah Indonesia.
Jemaah haji Indonesia mulai tiba di Arafah. (Sumber : Kemenag RI)