SUKABUMIUPDATE.com - Kabupaten Sukabumi berada di posisi 4 sebagai daerah penghasil kopi arabika terbanyak di Jawa Barat. Kabupaten Bandung menempati posisi teratas.
Berdasarkan data Open Data Jabar 2025 dari Dinas Perkebunan, produksi kopi Arabika di wilayah ini mencapai 8.556,91 ton, atau sekitar 50,7 persen dari total produksi Arabika Jawa Barat yang mencapai 16.862,74 ton.
Baca Juga: Karhutla Gunung Geulis Pabuaran Sukabumi: Api Makin Meluas Menuju Pemukiman
Di posisi kedua, Kabupaten Garut mencatat produksi sebesar 3.244,35 ton, disusul Bandung Barat dengan 1.109,01 ton dan Kabupaten Sukabumi sebanyak 1.035,92 ton. Sementara itu, daerah lain seperti Cianjur, Sumedang, dan Bogor juga berkontribusi dengan produksi di bawah seribu ton per tahun.
Data tersebut menunjukkan wilayah Priangan Timur dan Selatan masih menjadi pusat utama budidaya kopi Arabika di Jawa Barat. Kondisi geografis yang berada di dataran tinggi dengan suhu sejuk dinilai ideal untuk menghasilkan biji kopi berkualitas tinggi.
Baca Juga: Dump Truck Terguling di Cikembar Sukabumi, Batu Karang Berhamburan Timpa Rumah Warga
Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Perkebunan terus mendorong peningkatan produktivitas dan kualitas kopi lokal agar mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional. Program pelatihan petani, penguatan koperasi, dan promosi ekspor menjadi bagian dari strategi pengembangan ekonomi berbasis komoditas unggulan daerah.
Dengan dominasi Bandung dan Garut, potensi kopi Arabika Jawa Barat diprediksi akan terus meningkat seiring dengan tren konsumsi kopi spesialti yang kian populer di kalangan masyarakat urban.












