SUKABUMIUPDATE.com -Â Kapolres Kota Sukabumi, AKBPÂ Rustam Mansyur, bersama jajarannya, terjun langsung memantau situasi dan kondisi keamanan ke sejumlah pasar, setelah terjadinya kericuhan baru-baru ini.
Informasi dihimpun, dengan berjalan kaki menyusuri area pasar, mulai dari Pasar Pelita, Stasiun Timur, dan Pasar Gudang, kedatangannya tersebut sontak membuat kaget para pedagang.
BACA JUGA:Â Kapolresta Sukabumi: Motif Pembunuhan Warga Tipar, Murni Rebutan Lapak Pasar Pelita
Di hadapan para pedagang, Rustam menanyakan kemungkinan praktik premanisme, dan meminta agar mereka (Para pedagang) untuk mengunduh aplikasi Tombol Bisa (Briliant Inovatif Speed And Acountable) yang merupakan program unggulan dari Polres Kota Sukabumi, yakni berbentuk tombol fisik dalam aplikasi ponsel.
"Kita kenalkan ke masyarakat, agar keamanan dan kenyamanan mereka saat melakukan aktivitas jual beli juga lebih terjamin. Jika nanti ada gejala aksi-aksi premanisme, tinggal pijit, dan dalam jarak waktu kurang dari lima menit, anggota sudah ada di lokasi," ujar Rustam, kepada sukabumiupdate.com disela-sela kegiatannya, tadi sore.
BACA JUGA:Â Pemuda Asal Tipar Kota Sukabumi Dianiaya, Polisi Jaga Titik Rawan
Rustam berkeinginan memulihkan kembali situasi dan kondisi, usai terjadinya keributan yang berujung perebutan lapak pada beberapa waktu lalu, yang mana para pelakunya sendiri kini sudah diamankan.
“Selain itu, kita juga ingin, menjelang Pilkada serentak tahun depan (2018) berjalan kondusif," tandasnya.
BACA JUGA:Â Pemuda Dianiaya, Wakil Wali Kota Sukabumi: Kita Serahkan Kepada Aparat Hukum
Rustam mengimbau sekaligus menegaskan, bahwa pihaknya tidak akan segan-segan melakukan tindakan tegas, apabila ada pihak-pihak yang mengganggu keamanan, jelang pelaksanaan Pilkada Kota Sukabumi dan Pilgub Jabar 2018.
"Jika membahayakan masyarakat, dan petugas, kita akan tindak tegas. Saya berharap, dan mengimbau, agar seluruh lapisan masyarakat, bersama-sama menjaga keamanan, dan kondusifitas Kota Sukabumi," pungkasnya.