SUKABUMIUPDATE.com – Akhirnya pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Gegerbitung, Resor Sukabumi, Jawa Barat, berhasil mengungkap penemuan bayi di Kampung Pasirlame Munjul, Desa Gegerbitung. Kini, pelaku berinsial FZ (16 tahun) pun sudah diamankan yang berwajib.
Sebelumnya, bayi berjenis kelamin Laki-laki ditemukan warga setempat di gubuk sekitar pesawahan, Jumat (8/9/2017) sekitar pukul 14.00 WIB ini dalam kondisi masih hidup lengkap dengan ari-ari menempel di badan.
BACA JUGA: Warga Gegerbitung Kabupaten Sukabumi Dihebohkan Penemuan Bayi Laki-laki
Terungkapnya penemuan bayi yang diperkirakan baru berusia sehari ini berkat kesigapan petugas kepolisian dalam mengembangkan kasus tersebut.
Menurut anggota Polsek Gegerbitung, Brigadir Deky, saat itu ia bersama tiga anggota lainnya sedang mengevakuasi penemuan bayi tersebut di Puskesmas. Warga yang ingin melihat temuan bayi tersebut pun berbondong-bondong datang dan memadati Puskesmas Gegerbitung.
BACA JUGA:Â Duh, Mayat Bayi Ditemukan di Kebun Warga Cisaat Kabupaten Sukabumi
Deky mengaku curiga dengan salah seorang warga yang pada saat itu ikut melihat di Puskesmas. “Saat itu, pelaku yang ikut duduk di kursi kayu halaman Puskesmas pun meninggalkan bercak darah segar di bangku tersebut,†tuturnya, kepada sukabumiupdate.com, Sabtu (9/9/2017).
Kecurigaan itupun kata Deky, akhirnya mengarah kepada satu orang Laki-laki berinisial FZ, yang masih berstatus pelajar di salah satu SMK swasta di Gegerbitung.
BACA JUGA:Â Geger, Mayat Bayi Ditemukan Dibawah Jembatan Sukawayana Kabupaten Sukabumi
“Lalu, salah seorang anggota (Polisi) mengamankan Laki-laki tersebut, sekitar pukul 18:00 WIB,†imbuhnya.
Yang lebih menarik dari kasus penemuan bayi ini, menurut Gerbi, anggota polsek lainnya, FZ yang sebelumnya merupakan pelapor penemu bayi, saat dimintai keterangan di Mapolsek, FZ mengaku bahwa bayi tersebut adalah anaknya dari hasil hubungan gelap dengan kekasihnya.
“Karena takut kehamilannya diketahui kedua orang tuanya, ia (Pelaku) pun nekad melahirkan di gubuk tersebut untuk menutupi aibnya, karena berstatus pelajar, dan kini masih duduk di bangku Kelas 11,†timpalnya, dalam kesempatan sama.
Beruntung, kata dirinya, bayi yang dilahirkannya masih dalam keadaan hidup. “Kini, bayi tersebut pun disusuinya di Puskesmas Gegerbitung. Sementara kepolisian masih berkoordinasi dengan keluarganya (FZ),†tutupnya.