SUKABUMIUPDATE.com - Ratusan pecatur junior dan senior, bertanding menjadi yang terbaik dalam Kejuaraan Catur Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Sukabumi di Gedung Olahraga Balai Desa Cibatu, Sabtu (1/4).
Bupati Sukabumi, Marwan Hamami yang hadir membuka kejuaraan catur ini, juga sekaligus meresmikan Sekolah Catur Percasi Kabupaten Sukabumi, demikian rilis Humas Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Sukabumi diterima sukabumiupdate.com.
Menurut Marwan, membangun prestasi tidak bisa seperti membalikkan telapak tangan dan perlu proses yang panjang. Terlebih, kegiatan seperti ini menjawab tantangan antara pikiran dan kemampuan harus jalan serta seimbang.
"Salah satu meningkatkan prestasi cabang olahraga, perlu ada kejuaraan," katanya.
BACA JUGA:
Srikandi Kabupaten Sukabumi Penentu Kemenangan Tim Futsal Jabar di Piala Putri Nusantara
Tujuh dari Sembilan Akademi Futsal U-16 di AAFI League 2017 Berasal dari Sukabumi
Pebola Wanita Asal Kabupaten Sukabumi Ini, Ditinggal Ayah Saat Ia Terpilih Memperkuat Timnas
Mulai tahun ini, jelas Marwan, pemerintah daerah akan mengucurkan bantuan kepada Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sukabumi yang nantinya didistribusikan khusus untuk cabang olah raga (cabor) yang berprestasi dan anggarannya bisa dipertanggungjawabkan.
"Jangan sampai nanti anggaran di-flat, nu sare sare nu gawe gawe, saya tidak ingin ada muncul kekecewaan cabor karena efisiensi anggaran. Langkah ini penting untuk mendorong anak-anak yang berprestasi merasa dihargai," tandasnya.
Olahraga catur olahraga strategi, bisa memberikan pemikiran bagaimana Kabupaten Sukabumi bisa lebih baik lagi. Ketua Percasi Kabupaten Sukabumi, Aom Aziz mengatakan, peserta yang mengikuti kejuaran catur ini sebanyak 150 orang di kelas junior dan 120 orang di kelas senior.
"Kejuaraan ini bertujuan untuk menjaring atlet catur yang terbaik sebagai persiapan seleksi menghadapi kejurda dan kejurnas serta Porda," jelasnya.
Salah seorang peserta,Joshua Pardede (16) mengaku senang dengan diadakannya kejuaraan catur ini. Dirinya berharap, setiap tahun bisa rutin digelar di Kabupaten Sukabumi. "Kami butuh kejuaraan yang rutin untuk terus mengasah kemampuan dengan pecatur lainnya," harapnya.
