Motor Raisa Dicuri di Nagrak Sukabumi, Pelaku Tertangkap Warga Usai Tabrak Tembok Masjid

Sukabumiupdate.com
Selasa 16 Jun 2026, 19:36 WIB
Motor Raisa Dicuri di Nagrak Sukabumi, Pelaku Tertangkap Warga Usai Tabrak Tembok Masjid

Momen pelaku pencurian motor di Nagrak Sukabumi tertangkap warga. (Sumber Foto: Tangkapan layar video/Istimewa)

SUKABUMIUPDATE.com – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Kampung Babakan Jahe, Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, berakhir gagal setelah salah seorang terduga pelaku menabrak tembok masjid dan terjatuh saat dikejar korban bersama warga sejauh sekitar satu kilometer, Selasa (16/6/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Korban, Raisa (21 tahun), menceritakan bahwa peristiwa bermula saat dirinya sedang berkunjung ke rumah salah seorang temannya di Kampung Babakan Jahe. Saat sedang berkumpul, salah satu rekannya mendengar suara mencurigakan dari arah area parkir motor.

"Teman saya bilang, 'Ca, itu motor kamu.' Pas saya lihat keluar, benar motor saya sudah dibawa orang," ujar Raisa kepada sukabumiupdate.com.

Mengetahui sepeda motor Honda Beat Deluxe berwarna abu-abu miliknya dibawa kabur, Raisa langsung berlari mengejar pelaku. Ia kemudian meminta bantuan seorang pengendara motor yang melintas untuk ikut melakukan pengejaran.

"Saya minta tolong ke bapak-bapak yang pakai motor, 'Pak, tolong kejar yang itu, yang bawa motor saya.' Untungnya langsung dibantu," ungkapnya.

Baca Juga: Apesnya Komplotan Maling Domba di Cikakak, Kepergok Warga Gegara Ban Mobil Bocor

Terpisah, Ketua RT 04 RW 09 Kampung Cibodas, Urip, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Berdasarkan informasi yang diterimanya, pelaku berjumlah dua orang. Adapun pengejaran berlangsung hingga sekitar satu kilometer dari lokasi awal kejadian.

Salah seorang pelaku yang menggunakan sepeda motor miliknya sendiri sempat kehilangan kendali saat melintas di dekat masjid di wilayah perbatasan RT 02 dan RT 04 Kampung Cibodas.

"Karena ada tanggul di depan masjid, dia jatuh di situ. Kemudian tabrak tembok masjid. Mungkin panik karena terus dikejar warga," ujarnya.

Saat berusaha melarikan diri usai terjatuh, pelaku tidak sempat kabur jauh karena warga yang melakukan pengejaran sudah tiba di lokasi dan langsung mengamankannya.

Sementara itu, pelaku lain yang membawa sepeda motor milik korban sempat melaju lebih dulu. Namun saat diduga berusaha kembali memutar arah, warga yang mengetahui kejadian tersebut meneriakinya sebagai maling.

"Ada warga yang kemudian menendang motor yang dibawa pelaku sampai jatuh. Pelakunya lari ke arah kebun dan tidak berhasil dikejar," kata Urip.

Di lokasi kejadian, warga berhasil mengamankan dua unit sepeda motor, yaitu kendaraan milik korban dan motor yang digunakan oleh komplotan pelaku.

Warga juga menemukan jaket yang diduga milik pelaku yang kabur. Selain itu ditemukan bagian pegangan kunci T, sementara bagian lainnya ditemukan tersangkut di sepeda motor.

Baca Juga: Aksi Heroik Ressi Monica, Detik-detik CPR Selamatkan Bocah yang Tenggelam di Kolam Renang Oasis

Menurut Urip, massa yang geram sempat memadati lokasi penangkapan. Guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, ia langsung berupaya menenangkan warga dan berkoordinasi dengan pihak berwajib.

"Banyak orang datang ke lokasi. Saya juga bilang jangan di sini, jangan di sini, takut ada masalah. Massa waktu itu memang cukup banyak," pungkasnya.

Usai diamankan warga, terduga pelaku yang diketahui berinisial D (42), warga Sirnasari Kecamatan Pabuaran tersebut kemudian diserahkan ke Polsek Nagrak untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Cuplikan video amatir yang memperlihatkan detik-detik penangkapan D oleh warga kini beredar luas di media sosial. Ia pun nampak babak belur.

Dalam sejumlah foto yang turut beredar, sepeda motor yang ditungganginya bersama pelaku lain turut menjadi sasaran amarah massa di lokasi kejadian.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait kasus ini.

Berita Terkait
Berita Terkini