SUKABUMIUPDATE.com - Atmosfer politik di Kota Sukabumi mendingin dan menyejuk. Hal ini menyusul digelarnya silaturahmi antara Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, dan Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, bersama para pimpinan partai politik (parpol), Senin (15/6/2026).
Pertemuan yang mengusung semangat "Satu Suara Beda Warna untuk Tatar Sukabumi Tercinta" tersebut dikabarkan sukses menelurkan komitmen bersama yang kuat demi arah pembangunan Kota Sukabumi ke depan yang lebih baik.
Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya pertemuan ini. Menurutnya, momentum tersebut menjadi bukti nyata bahwa situasi politik di Kota Sukabumi sangat kondusif dan terkendali.
"Syukur Alhamdulillah, pertemuan tersebut membuktikan Kota Sukabumi dalam situasi yang kondusif dan terkendali. Saya sangat mendukung dan mengapresiasi pertemuan tersebut sebagai sebuah upaya untuk menurunkan tensi di sini yang sempat sedikit hangat," ujar Ayep Zaki usai pertemuan di Hotel Permata Hijau.
Silaturahmi strategis ini dihadiri langsung oleh jajaran ketua dan pimpinan dari enam partai politik di Kota Sukabumi, yaitu Partai NasDem, Golkar, Gerindra, PAN, PPP dan Demokrat.
Baca Juga: Reformasi Birokrasi 90,3 Persen, Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki Bicara Kunci Dongkrak PAD
Meskipun tidak hadir secara fisik di lokasi acara, PDI Perjuangan (PDIP) menegaskan sikapnya untuk memberikan dukungan terhadap seluruh poin kesepakatan dan arah kebijakan yang diambil oleh Ayep Zaki selaku Wali Kota Sukabumi.
Kepastian dukungan tersebut dikirimkan langsung oleh pimpinan DPC PDIP Kota Sukabumi melalui pesan singkat di aplikasi WhatsApp.
"Pada prinsip namah pdi p mah mengikuti w kebijakan pak wali nya rek kumha2 wae ge insya allah nuturkeun pak wali nya (Pada prinsipnya, PDI P mengikuti saja kebijakan Pak Wali ya. Mau bagaimana-bagaimana saja, insyaAllah mengikuti Pak Wali saja)," tulis pesan tersebut.
Berdasarkan hasil diskusi hangat dan dinamis dalam pertemuan tersebut, berikut adalah empat poin penting yang disepakati bersama oleh Wali Kota Sukabumi dan 7 partai politik:
- Pertama, sepakat untuk menjaga sinergitas dan kolaborasi strategis untuk mempercepat pembangunan dan menjaga stabilitas politik.
- Kedua, sepakat untuk saling menjaga kondusivitas lingkungan, untuk mencegah perpecahan akibat perbedaan dan memastikan stabilitas sosial, keamanan dan kerukunan warga tetap terjaga.
- Ketiga, para ketua partai politik mengapresiasi atas capaian pemerintah Kota Sukabumi atas prestasi yang diperoleh serta mendukung program pemerintah daerah untuk Kota Sukabumi yang lebih baik.
- Keempat, para ketua partai juga mendukung langkah-langkah kongkret pemerintah daerah dalam upaya untuk meningkatkan pendapatan asli daerah serta mendapatkan transfer keuangan daerah (TKD) yang memadai dari Pemerintah Pusat.
Menutup keterangannya, Ayep Zaki optimistis kebersamaan lintas struktural parpol ini akan mempercepat kesejahteraan warga.
"Kesepakatan ini menunjukkan bawah Kota Sukabumi tengah berjalan menuju arah yang lebih baik dan sekaligus dukungan partai politik kepada pemerintah kota dengan berbagai upayanya untuk memajukan Kota Sukabumi," pungkasnya. (*)





