Raih Banyak Keutamaan! 5 Amalan yang Dianjurkan di Bulan Dzulhijjah Menjelang Idul Adha

Sukabumiupdate.com
Senin 18 Mei 2026, 10:00 WIB
Raih Banyak Keutamaan! 5 Amalan yang Dianjurkan di Bulan Dzulhijjah Menjelang Idul Adha

Ilustrasi.Raih Banyak Keutamaan! 5 Amalan yang Dianjurkan di Bulan Dzulhijjah Menjelang Idul Adha (Foto : Pixabay)

SUKABUMIUPDATE.com - Bulan Dzulhijjah menjadi salah satu bulan yang istimewa bagi umat Islam. Pada 10 hari pertama bulan ini, umat Muslim dianjurkan memperbanyak amal saleh karena memiliki keutamaan besar di sisi Allah SWT. Momen menjelang Hari Raya Idul Adha juga menjadi kesempatan untuk meningkatkan ibadah, mulai dari puasa sunnah hingga memperbanyak zikir.

Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW menyebutkan bahwa tidak ada hari-hari di mana amal saleh lebih dicintai Allah selain 10 hari pertama Dzulhijjah. Karena itu, umat Islam dianjurkan memanfaatkan waktu ini dengan berbagai amalan sunnah.

Berikut lima amalan yang dianjurkan di bulan Dzulhijjah menjelang Idul Adha.

1. Memperbanyak Puasa Sunnah

Salah satu amalan utama di bulan Dzulhijjah adalah menjalankan puasa sunnah. Puasa ini dilakukan sejak tanggal 1 hingga 9 Dzulhijjah, terutama puasa Tarwiyah dan Arafah.

Beberapa puasa sunnah yang dianjurkan antara lain:

  • Puasa Dzulhijjah (1–7 Dzulhijjah) Umat Muslim dianjurkan berpuasa pada hari-hari awal bulan Dzulhijjah sebagai bentuk ibadah sunnah.
  • Puasa Tarwiyah (8 Dzulhijjah) Puasa sunnah yang dilakukan sehari sebelum hari Arafah.
  • Puasa Arafah (9 Dzulhijjah) Menjadi salah satu puasa sunnah yang sangat dianjurkan bagi umat Islam yang tidak sedang menunaikan ibadah haji. Puasa Arafah memiliki keutamaan besar, yakni dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.

Baca Juga: Bacaan Niat Puasa Dzulhijjah, Tarwiyah, dan Arafah Lengkap dengan Artinya

2. Memperbanyak Dzikir dan Takbir

Amalan lain yang dianjurkan selama bulan Dzulhijjah adalah memperbanyak dzikir dan takbir. Umat Muslim dianjurkan melafalkan:

  • Tahlil: Laa ilaaha illallah
  • Takbir: Allahu Akbar
  • Tahmid: Alhamdulillah
  • Tasbih: Subhanallah

Selain itu, terdapat dua jenis takbir yang umum diamalkan:

  • Takbir Muthlaq. Dapat dibaca kapan saja dan di mana saja sejak awal Dzulhijjah hingga hari Tasyrik.
  • Takbir Muqayyad. Dilakukan setelah salat fardhu mulai Subuh 9 Dzulhijjah hingga akhir hari Tasyrik pada 13 Dzulhijjah.

Memperbanyak dzikir menjadi cara untuk mengingat Allah SWT sekaligus menghidupkan suasana Idul Adha.

3. Melaksanakan Ibadah Kurban

Bagi umat Islam yang memiliki kemampuan finansial, sangat dianjurkan melaksanakan ibadah kurban pada Hari Raya Idul Adha atau hari Tasyrik.

Hewan yang dapat dijadikan kurban antara lain kambing, domba, sapi, maupun unta sesuai ketentuan syariat. Ibadah kurban menjadi simbol ketaatan dan kepedulian sosial karena daging kurban nantinya dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Bagi orang yang hendak berkurban, disunnahkan untuk tidak memotong kuku dan mencukur rambut sejak masuk 1 Dzulhijjah hingga hewan kurban disembelih.

4. Menghidupkan Malam dan Memperbanyak Tobat

Menjelang Idul Adha, umat Muslim juga dianjurkan menghidupkan malam dengan berbagai ibadah. Amalan yang dapat dilakukan antara lain:

  • Salat tahajud
  • Membaca Al-Qur’an
  • Berdoa
  • Memperbanyak istigfar dan tobat

Momentum 10 hari pertama Dzulhijjah menjadi waktu yang baik untuk memperbaiki diri dan mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui amal saleh.

Baca Juga: Kapan Puasa Dzulhijjah 2026? Ini Jadwal Lengkap dan Keutamaannya

5. Menjalankan Sunnah Sebelum Shalat Idul Adha

Pada Hari Raya Idul Adha, terdapat beberapa sunnah yang dianjurkan sebelum melaksanakan salat Id, di antaranya:

  • Mandi sunnah sebelum berangkat salat Id
  • Mengenakan pakaian terbaik dan memakai wewangian
  • Dianjurkan tidak makan dan minum terlebih dahulu sebelum salat Id
  • Berjalan kaki menuju tempat salat jika memungkinkan
  • Mengambil jalan yang berbeda saat pergi dan pulang salat

Sunnah-sunnah tersebut dilakukan untuk menyempurnakan ibadah sekaligus meneladani kebiasaan Rasulullah SAW saat Hari Raya Iduladha.

Bulan Dzulhijjah menjadi momen penuh keberkahan yang sayang untuk dilewatkan. Dengan memperbanyak puasa sunnah, dzikir, ibadah qurban, hingga memperbanyak tobat, umat Muslim dapat meraih pahala dan keutamaan besar menjelang Hari Raya Idul Adha.

Sumber: NU Online, Baznas

Berita Terkait
Berita Terkini