SUKABUMIUPDATE.com - Bulan Ramadan merupakan bulan yang sangat dinanti oleh umat Islam di seluruh dunia. Bulan suci ini menjadi momentum istimewa untuk meningkatkan keimanan, memperbanyak amal ibadah, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Oleh karena itu, menyambut Ramadan tidak cukup hanya dengan rasa gembira, tetapi juga perlu disertai persiapan diri secara lahir dan batin.
Rasulullah SAW dan para sahabat telah mencontohkan bagaimana menyambut Ramadan dengan penuh kesiapan. Bahkan, kegembiraan atas datangnya Ramadan disebut sebagai salah satu tanda keimanan. Dengan persiapan yang baik, ibadah puasa dan amalan lain selama Ramadan dapat dijalani dengan lebih khusyuk dan maksimal.
Berikut amalan penting menyambut bulan Ramadan yang dapat dilakukan
Baca Juga: Bisa Kontrol Gula Darah! Ini 7 Manfaat Buah Aprikot untuk Kesehatan yang Sayang Jika Dilewatkan
1. Melunasi Utang Puasa
Salah satu persiapan utama menjelang Ramadan adalah menyelesaikan utang puasa tahun sebelumnya. Setiap Muslim yang meninggalkan puasa karena uzur, seperti sakit atau perjalanan, memiliki kewajiban untuk menggantinya di hari lain.
Menyelesaikan utang puasa sebelum Ramadan tiba akan membuat hati lebih tenang dan fokus dalam menjalankan ibadah.
Allah SWT menjelaskan kewajiban ini dalam Al-Qur’an surah Al-Baqarah ayat 184, yang menegaskan bahwa puasa yang ditinggalkan harus diganti di hari lain atau dibayar dengan fidyah bagi yang tidak mampu menjalankannya.
Dengan melunasi kewajiban ini, seorang Muslim telah mempersiapkan dirinya secara spiritual untuk memasuki bulan suci.
2. Saling Bermaaf-maafan
Amalan berikutnya adalah saling memaafkan. Menjelang Ramadan, membersihkan hati dari dendam, amarah, dan prasangka buruk sangat dianjurkan. Saling memaafkan dengan keluarga, teman, maupun sesama akan membuat ibadah terasa lebih ringan dan ikhlas.
Kesucian lahir dan batin menjadi kunci agar ibadah Ramadan diterima oleh Allah SWT. Suci lahir dapat diwujudkan dengan menjaga kebersihan dan kesehatan, sedangkan suci batin dilakukan dengan memperbaiki niat serta menjauhkan diri dari penyakit hati.
Baca Juga: Kejang Demam pada Anak: Penyebab, Tanda, dan Cara Penanganannya
Al-Qur’an menganjurkan sikap pemaaf karena di dalamnya terdapat rahmat dan kebaikan yang besar.
3. Membekali Diri dengan Ilmu Puasa
Ilmu merupakan bekal penting dalam beribadah. Menjelang Ramadan, umat Islam dianjurkan mempelajari kembali hukum-hukum puasa, mulai dari rukun, syarat sah, hal-hal yang membatalkan puasa, hingga amalan sunnah yang dianjurkan selama Ramadan.
Selain itu, memahami keutamaan Ramadan dan cara meraih pahala sesuai tuntunan Rasulullah SAW akan membantu meningkatkan kualitas ibadah. Dengan ilmu yang cukup, ibadah puasa tidak hanya sah secara hukum, tetapi juga bernilai maksimal di sisi Allah SWT.
4. Memperbanyak Doa agar Dipertemukan dengan Ramadan
Amalan terakhir adalah memperbanyak doa agar diberikan kesempatan bertemu dengan bulan Ramadan. Para ulama salaf bahkan berdoa selama berbulan-bulan agar dipertemukan dengan Ramadan dan agar amal ibadah mereka diterima.
Salah satu doa yang sering dibaca adalah permohonan agar Allah SWT memberkahi usia, kesehatan, dan umur hingga dapat menjalani Ramadan dengan baik. Mengingat tidak ada yang mengetahui kapan ajal datang, doa ini menjadi bentuk harapan dan kerendahan diri seorang hamba kepada Tuhannya.
Baca Juga: Cuaca Jabar 26 Januari 2026, Cek Prakiraan Kondisi Langit di Awal Pekan
Dengan mengamalkan empat persiapan ini, umat Islam diharapkan dapat menyambut Ramadan dengan lebih siap, tenang, dan penuh kesadaran. Semoga Ramadan yang akan datang menjadi momen terbaik untuk memperbaiki diri dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT



