SUKABUMIUPDATE.com – Antusiasme warga Kota Sukabumi terhadap program Gerakan Pangan Murah (GPM) terlihat sangat tinggi. Sejak dibuka pada Kamis (12/3/2026) pukul 14.00 WIB, halaman Gedung Juang 45 langsung dipadati masyarakat yang ingin berburu kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Program yang digelar di tengah momentum bulan Ramadan ini praktis diserbu para ibu rumah tangga. Stok bahan pokok seperti beras dan minyak goreng menjadi komoditas yang paling dicari dan ludes terjual dalam waktu singkat.
Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sentot Kunto Wibowo, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET). Sebanyak 14 jenis komoditas pangan disiapkan untuk memenuhi kebutuhan warga.
“Gerakan pangan murah ini menyediakan beras SPHP, beras lokal, Minyakita, minyak goreng premium, gula pasir, tepung terigu, telur ayam, bawang putih, bawang merah, cabai rawit merah, cabai keriting merah, cabai merah besar, kentang, dan daging ayam,” ujar Sentot kepada sukabumiupdate.com di lokasi.
Tingginya minat masyarakat membuat stok yang disiapkan panitia cepat habis. Khusus untuk beras dan minyak goreng, pihak penyelenggara menyiapkan masing-masing sebanyak 5 ton untuk mencukupi kebutuhan warga yang mengantre sejak siang hari.
Menurut Sentot, keberhasilan program ini tidak lepas dari sinergi antara pihak kepolisian dengan instansi terkait di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi.
Diharapkan, melalui program rutin ini, stabilitas harga bahan pangan di pasar tradisional dapat terjaga, sehingga masyarakat tidak terbebani oleh lonjakan harga yang kerap terjadi jelang hari raya.
