SUKABUMIUPDATE.com – Ratusan personel gabungan disiagakan untuk memastikan keamanan dan kelancaran perayaan Idulfitri 1447 Hijriah/2026 M di wilayah Kabupaten Sukabumi.
Pengamanan tersebut ditandai dengan pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat “Ketupat Lodaya 2026” yang digelar di Lapangan Cangehgar, Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu, pada Kamis (12/3/2026).
Kapolres Sukabumi, AKBP Samian mengatakan, pihaknya menyiagakan ratusan personel gabungan selama masa pengamanan Lebaran mulai H- hingga H+ Idulfitri.
“Untuk pengamanan libur Lebaran kita siagakan secara maksimal seluruh personel. Kurang lebih 750 personel gabungan kita sebar di berbagai pos pengamanan, terdiri dari anggota Polres Sukabumi, TNI, serta unsur Pemerintah Daerah,” ujarnya.
Menurutnya, ratusan personel tersebut akan ditempatkan di sejumlah titik strategis seperti pos terpadu, pos pengamanan, dan pos pelayanan. Selain itu, personel juga disiagakan di berbagai simpang jalan untuk melakukan pengaturan lalu lintas guna mengantisipasi kepadatan kendaraan.
Baca Juga: Mudik Lebaran Lewat Tol? Catat Nomor Call Center, Lengkap Termasuk Tol Bocimi
Samian menjelaskan, fokus pengamanan pada H- Lebaran akan diprioritaskan di jalur utara Sukabumi yang diprediksi mengalami peningkatan mobilitas masyarakat.
“Kepadatan biasanya terjadi dari wilayah Cicurug, Parungkuda, Cibadak, Nagrak, Caringin hingga Warungkiara menuju Palabuhanratu. Di jalur tersebut kita tempatkan personel untuk pengaturan lalu lintas,” jelasnya.
Selain itu, kata Samian, pihak kepolisian juga akan memaksimalkan operasional Tol Fungsional Bocimi Seksi 3A guna membantu mengurai kemacetan. Jalur tol fungsional tersebut diharapkan dapat memecah arus kendaraan dari Parungkuda menuju Karangtengah.
Samian juga menambahkan, kendaraan yang masuk tol fungsional nantinya diarahkan menuju wilayah Cisaat dan Sukabumi Kota. Sementara kendaraan yang menuju Cibadak, Warungkiara, hingga Palabuhanratu akan diarahkan keluar melalui Gerbang Tol Parungkuda.
“Jika terjadi kepadatan, kita juga akan memberlakukan rekayasa lalu lintas one way. Misalnya dari Warungkiara menuju Palabuhanratu, sementara jalur Cikidang digunakan untuk kendaraan yang keluar dari kawasan Palabuhanratu,” ungkapnya.
Baca Juga: Jelang Digunakan Arus Mudik, Jalan Tol Bocimi Seksi 3 Ciambar - Nagrak Dibersihkan
Terkait potensi kemacetan di titik pertemuan arus di kawasan Pondokaso yang dikenal sebagai bottleneck, diungkapkan Samian, pihaknya telah melakukan survei bersama Pemerintah Daerah dan pengelola jalan tol.
“Beberapa titik sudah kita rapikan, termasuk perbaikan lubang jalan. Di lokasi bottleneck juga akan ditempatkan personel untuk mengatur arus kendaraan agar tidak terjadi penumpukan,” kata Samian.
Sementara itu, Samian juga mengungkapkan bahwa pada H+ Lebaran pengamanan akan difokuskan di kawasan wisata yang diprediksi dipadati pengunjung.
“Biasanya setelah Lebaran masyarakat mulai berwisata. Kepadatan lebih banyak terjadi di wilayah selatan seperti Ujunggenteng, Cisolok, Karang Hawu, dan Citepus,” jelasnya.
Apabila terjadi lonjakan kendaraan menuju kawasan wisata pantai, menurut Samian, pihaknya akan menerapkan sistem one way menuju pantai pada siang hari dan sebaliknya pada sore hari untuk mengurai arus kendaraan yang kembali ke arah kota.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan Polri Call Center 110 apabila membutuhkan informasi maupun ingin melaporkan kondisi lalu lintas.
“Kami juga akan terus memperbarui informasi arus lalu lintas melalui media sosial dan berbagai saluran informasi agar masyarakat bisa mengetahui kondisi jalan sebelum melakukan perjalanan ke Sukabumi,” pungkasnya.





