Berapa Sebenarnya Jumlah Kadar Asam Urat yang Normal? Simak Penjelasannya Disini

Sabtu 08 Juni 2024, 13:15 WIB
Ilustrasi - Ilustrasi kadar asam urat normal pada penderita. (Sumber : Freepik/freepik)

Ilustrasi - Ilustrasi kadar asam urat normal pada penderita. (Sumber : Freepik/freepik)

SUKABUMIUPDATE.com - Asam urat adalah produk limbah akhir purin, yaitu senyawa kimia yang ditemukan secara alami di dalam sel yang terdapat pada makanan serta minuman tertentu misalnya daging merah dan alkohol.

Sehingga, kadar asam urat dalam tubuh dapat terjadi karena peningkatan produksi atau penurunan pembuangan asam urat dari dalam tubuh. Kelebihan asam urat ini dapat berpotensi membentuk kristal asam urat yang menumpuk di sendi dan ginjal dan menimbulkan penyakit.

Berapa Kadar Asam Urat yang Normal?

Biasanya, Kadar asam urat yang normal pada laki laki ditetapkan saat lahir umumnya berkisar antara 2,4 hingga 7,4 miligram per desiliter darah (mg/dL), sedangkan pada perempuan berkisar antara 1,4 hingga 5,8 mg/dL. Para ahli menduga bahwa hormon seks estrogen juga berkontribusi terhadap perbedaan antar jenis kelamin.

Baca Juga: Teri dan 3 Ikan Laut Lainnya yang Tinggi Purin, dan Pantang Dikonsumsi Penderita Asam Urat!

Estrogen itu sendiri mendorong pembuangan asam urat melalui ginjal. Peran protektif estrogen didukung oleh fakta bahwa, setelah menopause (saat ovarium berhenti memproduksi banyak estrogen), risiko kadar asam urat tinggi meningkat empat kali lipat.

Bagaimana Asam Urat Dapat Tertimbun di Dalam Tubuh

Asam urat merupakan produk akhir metabolisme purin. Kedua jenis purin tersebut adalah:

  • Purin endogen terbentuk secara alami di dalam tubuh ketika sel-sel mati dan DNA (materi genetik) dipecah.
  • Purin eksogen masuk ke dalam tubuh melalui konsumsi makanan dan minuman tertentu, seperti kerang dan alkohol.

Setelah purin terbentuk atau masuk ke dalam tubuh, purin dimetabolisme atau diproses menjadi asam urat, produk limbah oleh hati. Selanjutnya, ginjal dan usus mengeluarkan asam urat dari tubuh lalu ginjal mengeluarkan dua pertiganya melalui urin, dan usus mengeluarkan sepertiga lainnya melalui tinja.

Baca Juga: Langkah-Langkah Mencegah Asam Urat Kambuh: 5 Tips Sehat yang Mudah Dilakukan!

Apa Penyebab Kadar Asam Urat Tinggi?

Peningkatan produksi asam urat dapat dilihat dengan beberapa hal berikut ini: 

1.Konsumsi minuman atau makanan kaya purin secara berlebihan

Misalnya alkohol, daging merah, jeroan seperti hati, dan ikan/kerang tertentu seperti sarden, reumis, teri, sarden, dan kerang.

2.Konsumsi berlebihan sirup jagung fruktosa tinggi

Misalnya, permen kemasan dan makanan penutup, permen, soda, serta buah-buahan kalengan dan sup.

3.Kondisi kesehatan tertentu

Seperti penyakit leukemia (kanker darah), psoriasis (kondisi kulit autoimun), maupun kelainan metabolisme purin yang diwariskan misalnya defisiensi glukosa-6-fosfatase.

Baca Juga: 16 Jenis Ikan Laut dengan Purin Sedang yang Masih Aman Bagi Penderita Asam Urat

Penurunan pembuangan asam urat dapat dilihat dengan hal berikut: 

1.Kondisi kesehatan tertentu

seperti penyakit ginjal kronis, asidosis laktat (tingginya kadar laktat dalam darah), ketoasidosis diabetik (darah menjadi asam karena kekurangan insulin), preeklamsia (tekanan darah tinggi yang berbahaya pada kehamilan), dan mengalami obesitas

2.Obat-obatan tertentu

seperti diuretik (pil air), aspirin, dan niasin (asam nikotinat)

AYO! main games di Sukabumi Update Games
Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Internasional15 Juni 2024, 00:38 WIB

Panglima TNI: Ormas Sipil Bisa Ikut Pasukan Perdamaian di Palestina

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyatakan bahwa keikutsertaan organisasi tersebut akan diatur oleh Kementerian Luar Negeri.
Jenderal Agus Subiyanto, Panglima TNI | Foto : Youtube Kompas
Sukabumi15 Juni 2024, 00:14 WIB

Penempatan Guru P3K PAI Di Cidolog Sukabumi Picu Polemik, Peran Pengawas PAI Disorot?

Penempatan guru P3k PAI di SDN Tegallega, Desa Tegallega, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi memicu polemik ditengah warga.
Polemik penempatan guru P3K PAI di SDN Tegallega Cidolog Kabupaten Sukabumi | Foto : Ragil Gilang
Sukabumi15 Juni 2024, 00:03 WIB

Bertemu Ratusan Kades, Bapenda Sukabumi Sosialisasikan Optimalisasi PBB P2

Kegiatan sosialisasi ini salah satu langkah Bapenda Kabupaten Sukabumi dalam menggenjot penerimaan PAD dari sektor PBB P2.
Kegiatan Sosialisasi Optimalisasi PBB P2 yang digelar Bapenda Kabupaten Sukabumi. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi14 Juni 2024, 23:50 WIB

Tak Ditanggung BPJS, Kisah Korban Geng Motor di Sukabumi Sempat Tertahan di IGD Gegara Biaya

Pengobatan AAM (21 tahun) seorang pemuda asal Citamiang, Kota Sukabumi yang merupakan korban keganasan kawanan geng motor hingga tiga jari kanannya hampir putus tak ditanggung BPJS
Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD R Syamsudin SH (RS Bunut) Kota Sukabumi | Foto : Asep Awaludin
Sukabumi14 Juni 2024, 22:31 WIB

Rawan Kecelakaan, 5 Orang Tewas Tertabrak Kereta Sukabumi Selama Semester I 2024

Keberadaan rel kereta api di Sukabumi menyisakan cerita-cerita tragis. Terutama seringnya kecelakaan yang merenggut nyawa.
Dalam semester 1 tahuan 2024, sebanyak 5 orang tewas akibat tertabrak kereta api di Sukabumi| Foto: Istimewa
DPRD Kab. Sukabumi14 Juni 2024, 22:25 WIB

DPRD Sukabumi Soroti Soal UHC hingga DTKS di Forum Kemitraan Faskes BPJS Kesehatan

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi Muhamad Yusuf membeberkan apa saja yang disampaikan pihaknya dalam Forum Kemitraan Faskes BPJS Kesehatan.
Jajaran Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi menghadiri kegiatan Forum Kemitraan Pengelolaan Kerjasama Fasilitas Kesehatan tahun 2024. (Sumber : Dokpim Pemkab Sukabumi)
Keuangan14 Juni 2024, 21:49 WIB

Wujudkan Komitmen Perkuat Ekosistem Halal Indonesia, BSI Gelar International Expo 2024

BSI International Expo 2024 bertema Connecting You to Halal Lifestyle Ecosystem akan digelar selama 4 hari di JCC Senayan, Jakarta.
BSI siap menggelar BSI International Expo 2024. (Sumber : Istimewa)
Jawa Barat14 Juni 2024, 21:24 WIB

Parkir di Masjid Raya Al Jabbar Digratiskan Sementara, Ini Alasannya

Gratiskan sementara biaya parkir, Pengelola Masjid Raya Al Jabbar Bandung tegaskan bila ada yang memungut dinyatakan ilegal.
Masjid Raya Al Jabbar. (Sumber : Humas Pemkot Bandung)
Sukabumi14 Juni 2024, 21:20 WIB

Diguyur Hujan Deras, BPBD Kota Sukabumi Tangani 4 Bencana Alam di Cikole

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi menangani bencana alam yang terjadi di empat lokasi di Kecamatan Cikole
BPBD Kota Sukabumi saat menangani bencana banjir di Cikole | Foto : Asep Awaludin
Internasional14 Juni 2024, 21:10 WIB

Wukuf di Arafah, 1.169 Tenda Disiapkan bagi Jemaah Haji Indonesia

Menyambut pelaksanaan puncak haji, PPIH Arab Saudi mempersiapkan sebanyak 1.169 tenda di Arafah bagi jemaah Indonesia.
Jemaah haji Indonesia mulai tiba di Arafah. (Sumber : Kemenag RI)