Job Seeker Simak! Ini 10 Jenis Psikotes yang Banyak Digunakan Seleksi Kerja

Senin 08 Mei 2023, 19:45 WIB
Ilustrasi. Job Seeker Simak! Ini 10 Jenis Psikotes yang Banyak Digunakan Seleksi Kerja (Sumber : Freepik)

Ilustrasi. Job Seeker Simak! Ini 10 Jenis Psikotes yang Banyak Digunakan Seleksi Kerja (Sumber : Freepik)

SUKABUMIUPDATE.com - Tes Psikotes menjadi salah satu tes yang selalu dilakukan untuk penerimaan karyawan baru di sebuah perusahaan.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) sendiri Psikotes merupakan sebuah prosedur pemeriksaan untuk mengetahui dan menentukan bagaimana sifat psikis seseorang atau dapat juga disebut dengan pengujian mental.

Sementara itu, tes Psikotes saat seleksi kerja sendiri adalah untuk menentukan kemampuan pelamar dan potensi yang dimilikinya.

Baca Juga: Review Moisturizer Wardah Perfect Bright, Harga Cuma Rp 20 Ribuan! Bagus?

Oleh sebab itu, penting untuk diketahui oleh Job Seeker apa saja jenis-jenis tes Psikotes yang sering digunakan oleh perusahaan. Dan berikut adalah 10 jenis tes psikotes seperti menghimpun dari berbagai Tempo.co.

1. Tes Logika Aritmatika

Tes ini secara umum menyedikan soal berupa angka. Tugas untuk pelamar yang akan mengerjakan soal tes logika aritmatika adalah memahami pola dari angka-angka yang tersaji.

Tes ini biasanya ditujukan untuk mereka yang secara spesifik melamar disebuah perusahaan finansial dan analisis data.

2. Tes Logika Matematika

Hampir sama dengan tes logika aritmatika, tes logika matematika juga masih berkaitan dengan angka dan perhitungan.

Namun bedanya, soal yang digunakan untuk tes logika matematika umumnya adalah soal cerita yang wajib diselesaikan dengan batas waktu tertentu.

3. Tes Pauli atau Kraeplin

Tes ini adalah salah satu tes cukup populer. Tes Pauli ditemukan oleh Richard Pauli pada tahun 1938 yang digunakan sebagai pengembangan lebih lanjut dari tes kraepelin oleh Emil Kraepelin.

Tes Pauli secara umum terdiri dari 2000 masalah perhitungan dengan 50 angka pada setiap kolomnya yang harus dihitung angka per angka secara sistematis oleh kandidat dari atas ke bawah, serta mengerjakannya harus dilakukan dengan tepat. 

4. Tes Wartegg

Berikutnya ada juga tes Wartegg yang mana adalah tes menggambar proyektif. Tes ini mulanya dikembangkan oleh psikolog bernama Ehrig Wartegg pada 1920 hingga 1930 an. 

Untuk bentuk tes ini yaitu terdiri atas delapan panel kotak putih yang setiap kotak nantinya akan berisi tanda kecil yang digunakan sebagai titik awal.

Adapun tugas kandidat adalah menyelesaikannya menjadi sebuah gambar. Nantinya, penilaian tes ini berdasarkan pada konten dan bagaimana aspek kualitatif gambar, yang dapat mencerminkan kepribadian kandidat yang mengerjakan tes ini.

5. Tes Kemampuan Verbal

Untuk mengetahui bagaimana kemampuan calon pekerja dalam menghadapi suatu masalah atau situasi juga bisa dengan tes kemampuan verbal. 

Karena penilaian ini berdasarkan pada bagaimana seseorang bisa memahami sebab akibat dari permasalahan yang dihadapinya.

Adapun jenis dari tes ini juga beragam mulai dari pengelompokan kata, sinonim, antonim, korelasi makna dan lain-lain.

6. Tes Edward Personal Preference Schedule (EPPS)

Kemudian ada juga EPPS atau tes kepribadian yang bersifat verbal dimana seseorang diminta memilih satu dari dua pertanyaan yang ada. 

Tujuannya agar bisa mengetahui bagaimana kepribadian atau karakter kandidat dengan lebih detail.l

7. Tes Menggambar Pohon atau Manusia

Ada juga jenis tes menggambar pohon atau manusia di selembar kertas berukuran A4. Tujuannya sendiri yaitu untuk mengetahui sifat psikologis seseorang. 

Adapun untuk penilaiannya biasanya berdasarkan bagaimana seseorang menggambar posisi atau letak pohon, berapa jumlah pohonnya, serta seberapa tinggi pemaknaan seseorang terhadap gambar tersebut.

8. Tes Army Alpha Intelegence

Tes Army Alpha Intelegence merupakan psikotes yang menggunakan kombinasi deret angka dan bentuk yang saling berkaitan. 

Fungsinya adalah untuk mengetahui bagaimana kemampuan daya tangkap dan kecepatan penerimaan instruksi seseorang.

9. Tes Logika Penalaran

Kemudian ada juga tes logika penalaran yang bertujuan untuk mengukur kecerdasan calon kandidat. 

Selain itu, tes ini juga bertujuan untuk mengetahui bagaimana kemampuan seseorang dalam membentuk serta menemukan kesimpulan dari soal atau permasalahan yang disajikan.

10. Tes House Tree Person Test (HTTP)

Jenis psikotes terakhir yaitu tes HTTP atau House Tree Person Test yang biasanya digunakan untuk menentukan bagaimana kepribadian seseorang. Umumnya, tes ini dievaluasi saat wawancara kerja.

Sumber: Tempo.co (Awalia Ramadhani)

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Editor :
Berita Terkait
Berita Terkini
Sehat13 Juni 2024, 09:00 WIB

10 Rekomendasi Sarapan untuk Penderita Asam Lambung dan Cara Penyajiannya

Ada beberapa makanan yang baik dikonsumsi untuk sarapan bagi penderita asal lambung (GERD).
Ilustrasi Crepes - Ada beberapa makanan yang baik dikonsumsi untuk sarapan bagi penderita asal lambung (GERD). (Sumber : pexels.com/@ The Castlebar).
Sukabumi Memilih13 Juni 2024, 08:25 WIB

Beredar Foto Bareng Asjap untuk Pilkada Sukabumi, Anjak: Aspirasi Pendukung

Anjak mengungkapkan gambar itu bukan diunggah oleh akun Instagram pribadinya.
Ketua Bappilu PKS Kabupaten Sukabumi Anjak Priatama Sukma. | Foto: SU
Sehat13 Juni 2024, 08:00 WIB

8 Daging Jeroan Ini Tidak Aman Dikonsumsi Penderita Asam Urat, Jangan Dimakan?

Jeroan mengandung kadar purin yang sangat tinggi. Purin adalah senyawa yang, ketika dipecah oleh tubuh, menghasilkan asam urat.
Ilustrasi. Contoh Daging Jeroan yang Tidak Aman Dikonsumsi Penderita Asam Urat, Jangan Dimakan? (Sumber : Freepik/@Racool_studio)
Life13 Juni 2024, 07:00 WIB

Lebih Percaya Diri, Ini 13 Ciri Anak Memiliki Mental Kuat Secara Psikologis!

Mental yang kuat secara psikologis sangat penting untuk perkembangan anak ke depannya dan membantu mereka menghadapi berbagai tantangan hidup dengan lebih baik.
Ilustrasi Anak yang psikologisnya matang. (Sumber : Pexels.com/@RDNEstockproject)
Sukabumi13 Juni 2024, 06:26 WIB

Warga Tewas Tersambar Petir Di Ciemas Sukabumi, Alami Luka Di Wajah Seperti Terbakar

Pihak kepolisian mengatakan dari keterangan para saksi bahwa saat kejadian kondisi cuaca hujan gerimis disertai petir, diketahui korban sedang duduk diatas Bale - bale bambu sambil main Hp, diduga sedang teleponan
Kapolsek Ciemas saat mengunjungi ruma duka korban tewas tersambar petir di pantai Palangpang Kabupaten Sukabumi | Foto : Ragil Gilang
Sukabumi13 Juni 2024, 06:02 WIB

2 Warga Tewas, Polisi Akan Selidiki Kasus Dugaan Keracunan Massal di Sagaranten Sukabumi

Kepolisian Resort Sukabumi akan melakukan penyelidikan terkait kasus keracunan massal yang menewaskan dua orang di Kampung Cimanggir, Desa Pasangrahan, Kecamatan Sagaranten.
Kapolres Sukabumi, AKBP Tony Prasetyo | Foto : Ilyas Supendi
Food & Travel13 Juni 2024, 06:00 WIB

8 Resep Menu Makan Ramah Gula Darah untuk Penderita Diabetes: Sarapan hingga Camilan

Menu-menu yang ramah untuk penderita diabetes ini dirancang untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil dan memberikan energi yang tahan lama sepanjang hari.
Ilustrasi. 8 Resep Menu Makan Ramah Gula Darah untuk Penderita Diabetes: Sarapan hingga Camilan (Sumber : Pexels/JennaHamra)
Science13 Juni 2024, 05:00 WIB

Prakiraan Cuaca Jawa Barat 13 Juni 2024, Siang Hari Berpotensi Turun Hujan

Berikut prakiraan cuaca wilayah Jawa Barat termasuk Sukabumi dimana sebagian besar wilayah berpotensi hujan saat siang.
Ilustrasi.Berikut prakiraan cuaca wilayah Jawa Barat termasuk Sukabumi dimana sebagian besar wilayah berpotensi hujan saat siang.  | Foto: Pixabay/adege
Sukabumi13 Juni 2024, 01:54 WIB

Korban Cabul Pensiunan BUMN di Sukabumi Bertambah Jadi 3 Orang Anak

Polisi mengabarkan bahwa korban pencabulan pria pensiunan BUMN di Sukabumi bertambah jadi tiga orang anak.
(Foto Ilustrasi) Tiga anak jadi korban cabul pria pensiunan BUMN di Sukabumi. | Foto: Pixabay
Sukabumi12 Juni 2024, 23:45 WIB

Diduga Bunuh Diri, IRT di Nyalindung Sukabumi Ditemukan Tergantung di Pohon Melinjo

Seorang ibu rumah tangga inisial ST (35 tahun) warga Desa Wangunreja, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi ditemukan tewas tergantung di pohon Melinjo, Selasa (11/6/2024).
Proses evakuasi korban oleh petugas Kepolisian Polsek Nyalindung Mapolres Sukabumi pada Selasa (11/6/2024) | Foto Asep Awaludin