3 Jenis Pekerjaan yang Diprioritaskan oleh Startup di 2023 Menurut Glints

Jumat 14 April 2023, 14:45 WIB
Ilustrasi. Inilah jenis pekerjaan yang menjadi prioritas di perusahaan startup menurut Glints | Pixabay/ronaldcandonga

Ilustrasi. Inilah jenis pekerjaan yang menjadi prioritas di perusahaan startup menurut Glints | Pixabay/ronaldcandonga

SUKABUMIUPDATE.com - Perkembangan teknologi terus berkembang setiap waktu dan semakin memudahkan aktivitas manusia. Hal tersebut turut berpengaruh pada dunia kerja.

Saat ini banyak perusahaan yang mengandalkan teknologi terutama perusahaan startup sehingga membuat perusahaan membutuhkan sumber daya manusia dengan kemampuan tertentu. Contohnya seperti jenis pekerjaan yang banyak dicari hingga menjadi prioritas di perusahaan startup pada tahun 2023 menurut Glints.

Melansir dari Tempo.co, Glints sendiri merupakan sebuah platform rekrutmen pekerjaan online bersama Monk's Hill Ventures (MHV), sebuah perusahaan modal ventura yang berinvestasi di perusahaan teknologi tahap awal di Asia Tenggara merilis Southeast Asia Startup Talent Report 2023. Isinya memaparkan analisis mendalam seputar tren-tren startup, salah satunya tren perekrutan dan jenis-jenis pekerjaan yang diprioritaskan perusahaan pada tahun 2023.

Baca Juga: Lowongan Kerja Kereta Cepat, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Co-Founder dan Country Manager Glints Indonesia, Steve Sutanto mengatakan laporan tersebut menemukan bahwa startup atau perusahaan rintisan Indonesia lebih memilih untuk berinvestasi pada peran atau jenis pekerjaan yang menghasilkan pendapatan seperti divisi penjualan, pengembangan bisnis, pemasaran, dan public relations.

“Di tahun 2023 ini fokus utama perusahaan adalah pencapaian profitabilitas,” ujar Steve dalam acara Media Gathering di Jakarta, Kamis, 13 April 2023.

Steve menjelaskan menurut laporannya, ada tiga jenis pekerjaan teratas yang diprioritaskan perusahaan Indonesia untuk perekrutan pada tahun 2023 yakni Software Engineering, Business Development & Sales, serta Marketing & Public Relations.

Engineering, kata Steve, masih merupakan fungsi dengan permintaan talenta tertinggi di Singapura, Indonesia, dan Vietnam. Di antara semua peran di fungsi teknologi, peran di fungsi Engineering juga masih berada di peringkat teratas dalam hal besaran gaji. Peran VP dan Head of Engineering menerima gaji tertinggi dibandingkan VP dan Head di fungsi lainnya, dengan gaji tahunan yang mencapai $235.200.

Baca Juga: Lowongan Kerja Admin Minimal Lulusan SMK, Cek Persyaratannya Disini!

Kemudian, Steve mengatakan peran Business Development & Sales menjadi primadona tahun ini seiring kecenderungan perusahaan untuk fokus menjamin arus kas positif and unit ekonomi positif. Meskipun gaji pokoknya bukan yang tertinggi di antara talenta fungsi non-teknologi, ia berujar peran Business Development dan Sales tidak kalah pentingnya.

“Peran VP of Sales atau Head of Sales di Singapura dibayar sampai 2 kali lebih tinggi daripada di Indonesia dan Vietnam. Customer success manager di Indonesia mencatatkan disparitas paling lebar antara peran junior dan senior, dengan gaji awal yang termasuk paling rendah. Rentangnya antara $300-$2.000 per bulan,” kata Steve.

Selanjutnya, Steve menuturkan perekrutan di bidang Marketing dan PR kini kian populer karena pendiri perusahaan menggeser fokusnya ke pertumbuhan berkelanjutan. Secara rata-rata, kata Steve, gaji untuk peran di bidang Product Marketing dan Growth Marketing 11 persen lebih tinggi daripada peran Marketing dan PR lainnya.

Ia menjelaskan hal ini mungkin disebabkan peran di bidang product marketing dan growth marketing menuntut keahlian teknis untuk memahami data dan berdampak lebih besar terhadap upaya mendorong pemasukan.

Baca Juga: Diperpanjang, Pendaftaran Rekrutmen Akpol Sampai Tamtama Dibuka hingga 17 April

“Di Vietnam, jabatan eksekutif junior di bidang brand marketing dengan pengalaman satu sampai tiga tahun rata-rata digaji dua kali lipat lebih tinggi dibandingkan di Indonesia,” ucapnya.

Sebagai informasi, Glints dan Monk's Hill Ventures menggunakan laporan ini untuk mengukur minat profesi dan tingkat pendapatan rata-rata, yang dapat menjadi referensi bagi pencari kerja saat ini. Demikian pula, perbandingan pendapatan dapat menjadi tolak ukur yang berguna bagi para profesional untuk melihat posisi mereka di pasar.

Steve berharap dengan adanya laporan ini dapat memandu para pelaku industri dan pencari kerja dalam menentukan karir yang tepat dengan penghasilan yang memuaskan.

Glints dan Monk's Hill Ventures berkomitmen untuk mendukung para profesional dalam pengembangan karir mereka dan membantu perusahaan teknologi tahap awal meningkatkan taraf dan kualitas kehidupan jutaan orang di kawasan ASEAN,” kata dia.

Sumber: Tempo.co

AYO! main games di Sukabumi Update Games
Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Editor :
Berita Terkait
Berita Terkini
Sukabumi19 Juli 2024, 23:32 WIB

Identitas Wanita Korban Tabrak Lari di Parungkuda Sukabumi Terungkap

Keluarga korban tabrak lari di Parungkuda Sukabumi berharap polisi bisa menangkap pelaku.
Polisi saat olah TKP kasus kecelakaan yang menewaskan seorang wanita usai disambar mobil di Jalan Raya Sukabumi-Bogor, Parungkuda Sukabumi. (Sumber Foto : Istimewa)
Nasional19 Juli 2024, 22:41 WIB

Wanita Sukabumi Ini Ditangkap Bareskrim Karena Terlibat Kasus Scam Online Internasional

Berikut peran dari Wanita Sukabumi yang ditangkap Bareskrim Polri saat pulang kampung karena terlibat kasus Scam Online Internasional Jaringan Dubai.
Kasubdit II Dittipidsiber Bareskrim Polri Kombes Alfis Suhaili saat konpers terkait penangkapan wanita Sukabumi tersangka scam online internasional di Gedung Bareskrim, Jakarta Selatan, Jumat (19/7/2024). (Sumber : Humas Polri)
Sehat19 Juli 2024, 21:44 WIB

BPA pada Kemasan Air Minum Dilarang, Uni Eropa Resmi Terapkan Akhir 2024

Sebanyak 27 negara maju yang bergabung dalam Uni Eropa tegas menyatakan, BPA sudah tidak boleh lagi digunakan mulai akhir tahun 2024.
(Foto Ilustrasi) Uni Eropa mengeluarkan aturan terkait penggunaan BPA pada kemasan galon isi ulang. | Foto: Istimewa
Life19 Juli 2024, 21:00 WIB

10 Cara Mendidik Anak ADHD dengan Pola Pengasuhan yang Efektif dan Tepat

Beberapa pengasuhan yang tepat untuk mendidik anak ADHD adalah solusi yang bisa dilakukan.
Ilustrasi - Beberapa pengasuhan yang tepat untuk mendidik anak ADHD adalah solusi yang bisa dilakukan. (Sumber : unsplash.com/@Séan Gorman)
Sukabumi19 Juli 2024, 20:53 WIB

Resmi Jadi Kapolres Sukabumi Kota, Ini Pesan AKBP Rita Suwadi

Kedatangan AKBP Rita Suwadi sebagai Kapolres Sukabumi Kota baru disambut polisi cilik dan tradisi pedang pora.
Tradisi pedang pora sambut kedatangan AKBP Rita Suwadi sebagai Kapolres Sukabumi Kota yang baru. (Sumber : Istimewa)
DPRD Kab. Sukabumi19 Juli 2024, 20:32 WIB

Harapan Anggota DPRD Sukabumi Terkait Penyelenggaraan Healthy Cities Summit 2024

Harapan dan pesan Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Badri Suhendi terkait penyelenggaraan event HCS 2024 pada 28-31 Juli 2024 mendatang.
Badri Suhendi, Anggota Komisi I DPRD Fraksi Demokrat Kabupaten Sukabumi | Foto: dok setwan
Sukabumi19 Juli 2024, 20:00 WIB

Terekam CCTV, Wanita Tanpa Identitas Tewas Ditabrak Lari Mobil di Parungkuda Sukabumi

Berikut keterangan Polisi terkait insiden wanita tanpa identitas tewas ditabrak lari mobil saat menyeberang jalan di Parungkuda Sukabumi.
Wanita tanpa identitas jadi korban tabrak lari mobil di Jalan Raya Sukabumi-Bogor tepatnya di Parungkuda Sukabumi. (Sumber Foto: Tangkapan layar CCTV/Istimewa)
Life19 Juli 2024, 20:00 WIB

5 Ciri Kamu Sebenarnya Adalah Orang Baik Jika Dilihat dari Kebiasaan Sehari-hari

Menilai apakah seseorang adalah orang baik bisa dilihat dari kebiasaan sehari-hari mereka.
Ilustrasi - Menilai apakah seseorang adalah orang baik bisa dilihat dari kebiasaan sehari-hari mereka. (Sumber : Freepik.com)
Nasional19 Juli 2024, 19:35 WIB

Kronologi Helikopter Jatuh di Bali Diduga akibat Terlilit Tali Layangan

Berikut kronologi dan kondisi penumpang helikopter wisata yang jatuh di Bali. Kecelakaan ini diduga akibat baling-baling terlilit tali layangan.
Helikopter jatuh tidak lama lepas landas dari Helipad GWK, Bali pada Jumat (19/7/2024) pukul 14.33 WIB. (Sumber : Istimewa)
Sehat19 Juli 2024, 19:00 WIB

Tak Hanya Susu Saja, Ini 8 Makanan yang Dapat Membantu Memperkuat Tulang

Makanan sangat berpengaruh dalam membantu menjaga kesehatan tulang.
Ilustrasi Salmon  - Makanan sangat berpengaruh dalam membantu menjaga kesehatan tulang. (Sumber : pexels.com/Valeria Boltneva)