Rp 156 M, Bapenda: Realisasi PAD Kabupaten Sukabumi Per 10 April 2023

Selasa 11 April 2023, 17:32 WIB
Sekretaris Bapenda Gandi Lesmana menyatakan hingga 10 April 2023 pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Sukabumi sudah mencapai Rp 156 Miliar. (Sumber : SU/Denis)

Sekretaris Bapenda Gandi Lesmana menyatakan hingga 10 April 2023 pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Sukabumi sudah mencapai Rp 156 Miliar. (Sumber : SU/Denis)

SUKABUMIUPDATE.com - Kepala Badan Pendapatan Daerah atau Bapenda Kabupaten Sukabumi Aisah melalui Sekretaris Bapenda Gandi Lesmana menyatakan hingga 10 April 2023 pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Sukabumi sudah mencapai Rp 156 Miliar atau 23,38 persen dari target sebesar Rp 668 Miliar.

Capaian PAD itu, kata Gandi, didapatkan diantaranya dari pajak daerah yang mencapai 24,12 persen atau Rp69 Miliar dari target Rp289 Miliar, lalu retribusi daerah 18,98 persen atau Rp 3 Miliar dari target Rp 17 Miliar.

Kemudian dari PAD lain-lain yang sah sekitar 23,73 persen atau Rp83 Miliar dari target Rp350 Miliar.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Sukabumi menetapkan besaran pendapatan asli daerah (PAD) pada tahun 2023 sebesar Rp668 miliar atau meningkat sebesar 20 persen dari tahun sebelumnya. Sementara PAD Kabupaten Sukabumi pada 2022 ditarget sebesar Rp630 miliar.

Baca Juga: PAD 2023 Kabupaten Sukabumi Naik Jadi Rp668 Miliar, Bapenda Optimis Target Tercapai

Gandi mengatakan, terdapat beberapa faktor yang membuat nilai PAD tahun ini meningkat, di antaranya sudah mulai menggeliatnya perekonomian masyarakat pascapandemi covid-19 serta adanya peningkatan di sektor pajak daerah, salah satunya Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

“Tahun ini saja, pendapatan dari sektor PBB ditarget sebesar Rp74,300 miliar atau meningkat dibanding tahun 2022 yang hanya sebesar Rp64,500 miliar. Hal ini menjadi dasar pertimbangan PAD kita tahun 2023 secara keseluruhan mengalami peningkatan,” ujar Gandi, Selasa 31 Januari 2023.

Kendati begitu, lanjut dia, PAD yang dibebankan kepada Bapenda dalam setiap tahunnya selalu mencapai target bahkan melebihi target yang telah ditetapkan pemerintah daerah. Pendapatan bersumber dari penarikan PBB, retribusi, dan pengelolaan kekayaan daerah lainnya.

“Kami optimistis target PAD tahun ini akan tercapai. Tahun kemarin saja melebihi target yang telah ditentukan atau mencapai 105 persen,” ungkapnya.

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Nasional22 Mei 2024, 15:30 WIB

Inilah Daftar Pasal Kontroversial RUU Penyiaran yang Diprotes Jurnalis Sukabumi

Sejumlah pasal dalam draf Revisi Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran atau RUU Penyiaran menuai polemik.
Aksi para jurnalis Sukabumi menolak RUU Penyiaran di depan Gedung DPRD Kota Sukabumi, Rabu (22/5/2024) | Foto : Asep Awaludin
Keuangan22 Mei 2024, 15:03 WIB

Sinergi BJBS KCP Palabuhanratu, MKKS dan LW Doa Bangsa dalam Penguatan Ekonomi Syariah

Bank BJB Syariah KCP Palabuhanratu menginisiasi pertemuan dengan pengurus Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Rayon Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi, Selasa (21/5/2024).
Pertemuan dan silaturahmi BJBS KCP Palabuhanratu, MKKS dan LW Doa Bangsa membahas Penguatan Ekonomi Syariah | Foto : Ist
Sukabumi22 Mei 2024, 15:02 WIB

Tolak Revisi UU Penyiaran, Jurnalis Sukabumi Paparkan Pasal Bermasalah di Depan DPRD

Para orator menegaskan revisi UU Penyiaran akan mempersempit ruang gerak jurnalis.
Aksi unjuk rasa jurnalis menolak revisi UU Penyiaran saat menuju depan gedung DPRD Kota Sukabumi di Jalan Ir H Juanda, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, Rabu (22/5/2024). | Foto: Istimewa
Inspirasi22 Mei 2024, 15:00 WIB

Lowongan Kerja Sebagai Chef & Lifeguard, dengan Penempatan di Sukabumi

Apabila kamu tertarik dengan lowongan kerja ini, segera daftarkan diri sekarang juga!
Lowongan Kerja Sebagai Chef & Lifeguard, dengan Penempatan di Sukabumi (Sumber : Istimewa)
Life22 Mei 2024, 14:45 WIB

6 Pantai Angker yang Punya Cerita Mistis di Indonesia, Salah Satunya di Sukabumi

Indonesia selain memiliki keindahan alamnya, tetapi juga mempunyai cerita mistis dibaliknya yang terletak di daerah pantai. Bahkan sejarah dari pantai tersebut memiliki keangkeran cukup seram
Ilustrasi Pantai angker yang punya cerita mistis di Indonesia (Sumber : Pexels.com/@arnaudaudoin)
Jawa Barat22 Mei 2024, 14:42 WIB

Jadi Kuli Bangunan di Bandung? Foto Pegi Alias Perong DPO Kasus Vina Cirebon Beredar

Bersama 2 lainnya, Perong menjadi DPO selama 8 tahun, setelah dinyatakan kabur pasca pembunuhan dan pemerkosaan vina serta kekasihnya Eki pada 2016.
Foto pria yang disebut sebagai Pegi alias perong beredar pasca penangkapan di Bandung (Sumber: istimewa)
Sehat22 Mei 2024, 14:30 WIB

Berapa Seharusnya Kadar Asam Urat yang Normal? Simak Penjelasannya Disini

Kadar asam urat yang tinggi (hiperurisemia) mungkin disebabkan oleh peningkatan produksi atau penurunan pembersihan asam urat dari dalam tubuh.
Ilustrasi - Kadar asam urat yang tinggi (hiperurisemia) mungkin disebabkan oleh peningkatan produksi atau penurunan pembersihan asam urat dari dalam tubuh. (Sumber : Freepik.com/@stefamerpik)
Keuangan22 Mei 2024, 14:19 WIB

Paling Banyak Lulusan Sekolah Ini, Menaker Soal 9,9 Juta Anak Muda Nganggur

Menaker Ida menyebut salah satu penyebab tingginya angka pengangguran karena ketidakcocokan antara keterampilan yang dimiliki lulusan dengan kebutuhan industri pasar tenaga kerja
Ilustrasi perayaan kelulusan sekolah. BPS catat 9,9 juta anak muda indonesia nganggur (Sumber: istimewa)
Life22 Mei 2024, 14:15 WIB

5 Hantu Terseram di Pulau Sumatera, Ada yang Suka Jahil dan Habisi Nyawa Manusia

Sumatera dikenal memiliki beberapa cerita hantu yang kerap mengganggu penduduk setempat. Cerita mistis tersebut sampai saat ini masih dipercaya oleh mereka sebagai mitologi
Ilustrasi hantu menyeramkan yang ada di pulau Sumatera (Sumber : Pexels.com/@Charlesparker)
Sukabumi22 Mei 2024, 14:10 WIB

Puskesmas dan Forkopimcam Kalibunder Sukabumi Launching Program Geber Si Jumo

UPTD Puskesmas Kalibunder Kabupaten Sukabumi launching kegiatan Gerakan Bersama Literasi Stunting, Imunisasi, Pencegahan DBD, dan Penanggulangan TBC (Geber Si Jumo), dan Jaga Ibu Hamil Lingkungan Bersih dan Sehat (Jamilah)
Acara launching kegiatan Geber Sijumo (Gerakan bersama iterasi Stunting, Imunisasi, Pencegahan DBD, dan Penanggulangan TBC) dan kegiatan Jaga Ibu Hamil Lingkungan Bersih dan Sehat (Jamillah) Foto : Ragil Gilang