SUKABUMIUPDATE.com – Ribuan desa dan kelurahan di Jawa Barat bakal mendapatkan program pembangunan jalan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Program tersebut saat ini tengah disiapkan bersama DPRD Jabar sebagai upaya memperkuat infrastruktur hingga ke tingkat desa.
Hal itu disampaikan Anggota DPRD Jawa Barat, Muhammad Jaenudin, saat melaksanakan kegiatan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan di Desa Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jumat (5/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di aula desa tersebut dihadiri tokoh masyarakat, kepala desa, kader partai, serta warga setempat.
Dalam kesempatan itu, Jaenudin memaparkan sejumlah program Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang berkaitan dengan bidang kerja Komisi V DPRD Jawa Barat. Program-program tersebut mencakup sektor infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga ketenagakerjaan.
Pada sektor infrastruktur, Jaenudin mengungkapkan bahwa Pemprov Jabar bersama badan anggaran DPRD Jawa Barat tengah merancang pembangunan ruas jalan di hampir seluruh desa dan kelurahan di Jawa Barat.
"Pemprov Jabar bersama badan anggaran DPRD saat ini sedang merencanakan pembangunan ruas jalan di desa-desa yang ada di Jawa Barat. Pelaksanaannya nanti akan melibatkan dinas teknis seperti Bina Marga," ujar Jaenudin.
Baca Juga: Empat Kandidat Menguat Jelang Musda MUI Kabupaten Sukabumi 2026
Ia menjelaskan, Jawa Barat memiliki 5.957 desa dan 646 kelurahan yang tersebar di 18 kabupaten dan 9 kota. Menurutnya, pemerintah provinsi telah menyiapkan program pembangunan jalan yang menyasar hampir seluruh wilayah tersebut.
Setiap desa dan kelurahan, lanjut Jaenudin, direncanakan akan memperoleh dukungan anggaran pembangunan jalan hingga Rp70 juta.
"Pemprov Jawa Barat sudah bersiap membangun jalan hampir di 6.000 desa dan kelurahan. Nilainya sekitar Rp70 juta untuk masing-masing wilayah," katanya.
Menurut Jaenudin, program tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas infrastruktur dasar di tingkat desa dan kelurahan. Selain memperlancar mobilitas warga, pembangunan jalan juga diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, memperkuat akses pendidikan dan kesehatan, serta meningkatkan pelayanan publik.
Dalam kegiatan pengawasan itu, warga juga menyampaikan berbagai aspirasi terkait pembangunan di wilayah mereka. Jaenudin menegaskan seluruh masukan masyarakat akan menjadi bahan evaluasi dan perhatian dalam pelaksanaan program-program pembangunan di Jawa Barat. (adv)






