14 Orang Meninggal Dunia dalam Tragedi Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Bekasi

Sukabumiupdate.com
Selasa 28 Apr 2026, 11:38 WIB
14 Orang Meninggal Dunia dalam Tragedi Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Bekasi

Evakuasi kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur. Senin (27/4/2026). (Sumber: Dokumentasi KAI.)

SUKABUMIUPDATE.com – Dunia transportasi tanah air diliputi duka mendalam setelah kecelakaan hebat melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL relasi Kampung Bandan–Cikarang. Tragedi yang mengguncang ini terjadi di kawasan Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) malam, meninggalkan luka dan kehilangan yang begitu besar.

Jumlah korban jiwa terus bertambah seiring proses evakuasi dan pendataan yang dilakukan petugas. Berdasarkan informasi resmi PT Kereta Api Indonesia (KAI), angka korban meninggal dunia mengalami peningkatan signifikan.

”Berdasarkan data terbaru hingga pukul 08.45 WIB, tercatat 14 orang meninggal dunia,” ujar Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Selasa (28/4/2026).

Baca Juga: Kasus Food Tray MBG Bergulir, Eksepsi Terdakwa Dinilai Kaburkan Unsur Pidana

Seluruh jenazah korban telah dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati untuk menjalani proses identifikasi lebih lanjut oleh tim medis. Sementara itu, puluhan korban lainnya masih berjuang dalam perawatan.

Tercatat sebanyak 84 orang mengalami luka-luka dan kini dirawat intensif di berbagai rumah sakit. Para korban tersebar di sejumlah fasilitas kesehatan, di antaranya RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.

Di tengah kabar duka tersebut, terdapat sedikit kelegaan. Sebanyak 240 penumpang KA Argo Bromo Anggrek dilaporkan selamat tanpa mengalami cedera dalam insiden memilukan ini.

PT KAI menyatakan komitmennya untuk bertanggung jawab penuh terhadap para korban, termasuk menanggung seluruh biaya pengobatan dan pemakaman.

Baca Juga: Terungkap! Motif Penyerangan Bom Molotov di Cicurug, 7 Remaja Tanggung Jadi Tersangka

”Fokus kami saat ini adalah memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik, dan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak agar proses penanganan berjalan dengan baik,” kata VP Corporate Communication KAI Anne Purba.

Selain penanganan korban, perhatian juga diberikan pada barang-barang milik penumpang. KAI memastikan seluruh barang yang ditemukan di lokasi telah diamankan melalui layanan lost and found dan didata bersama pihak kepolisian untuk mendukung proses identifikasi.

Untuk membantu keluarga korban, KAI telah menyiagakan Posko Tanggap Darurat dan Posko Informasi di Stasiun Bekasi Timur. Masyarakat yang ingin mencari informasi terkait kerabatnya juga dapat menghubungi Contact Center KAI 121.

Baca Juga: Raffi Ahmad Muncul di Lokasi Kecelakaan KRL - Argo Bromo Anggrek, Netizen: Apa Hubungannya?

Kepada awak media, Basarnas menyatakan proses evakuasi korban kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur telah selesai. Seluruh korban yang dievakuasi berjenis kelamin perempuan.

"100 persen yang kita evakuasi (korban) perempuan," kata Kabasarnas Mayjen M Syafii di lokasi, Selasa (28/4/2026).

Dia menjelaskan bahwa proses evakuasi selesai pada pukul 08.00 WIB tadi. Seluruh tim SAR juga telah dipulangkan.

Berita Terkait
Berita Terkini