SUKABUMIUPDATE.com - Sebuah truk tronton bermuatan pasir dan batu (sirtu) mengalami kecelakaan tunggal di ruas Tanjakan Baeud, Kampung Baeud, Desa Warungkiara, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, pada Jumat (12/6/2026) malam.
Insiden mendebarkan yang terjadi sekitar pukul 21.20 WIB ini sempat memicu kemacetan dan membuat arus lalu lintas di jalur tersebut harus diberlakukan sistem buka-tutup.
Kemacetan terjadi lantaran badan kendaraan berukuran besar tersebut terguling dalam posisi melintang dan menutupi sebagian lajur jalan utama.
Truk bernomor polisi D 9028 YD itu diduga kuat kehilangan tenaga dan tidak kuat menanjak saat melintasi rute yang dikenal memiliki kontur jalan menanjak cukup curam tersebut.
Baca Juga: Warga Khawatir Longsor Susulan di Tebing Cipeucang Sukabumi, Minta TPT Segera Dibangun
Salah seorang warga setempat, Eli Nurhadi yang akrab disapa Bah Keling, menceritakan bahwa kendaraan berat tersebut awalnya berusaha keras menaklukkan tanjakan. Namun, diduga karena beban muatan sirtu yang terlalu berat, truk mendadak kehilangan momentum dan gagal melanjutkan sisa tanjakan.
"Mobil tronton bermuatan sirtu itu diduga tidak kuat menanjak. Sopir kemudian mencoba memundurkan kendaraan untuk memarkirkannya kembali, tetapi roda depan tidak bisa dikendalikan," ujar Bah Keling kepada sukabumiupdate.com.
Menurut kesaksian Bah Keling, saat kendaraan bergerak mundur tanpa kendali, posisi badan truk menjadi semakin miring ke arah samping karena topografi jalan. Tak berselang lama, kendaraan berat tersebut akhirnya roboh dan terguling pasrah di atas permukaan aspal jalan.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden kecelakaan tunggal ini. Sang sopir dilaporkan selamat tanpa cedera berarti dan berhasil keluar menyelamatkan diri dari dalam ruang kemudi sesaat setelah truknya terbalik.
"Engga ada korban jiwa," kata Bah Keling menambahkan.
Hingga berita ini terbit, sukabumiupdate.com belum mendapatkan kronologi pasti dari pihak kepolisian terkait kejadian tersebut.





