Jaenudin Ulas Program Pertanian Pemprov Jabar Saat Pengawasan di Sukabumi

Sukabumiupdate.com
Senin 26 Jan 2026, 09:37 WIB
Jaenudin Ulas Program Pertanian Pemprov Jabar Saat Pengawasan di Sukabumi

Anggota DPRD Jabar Muhammad Jaenudin saat melaksanakan pengawasan penyelenggaran pemerintahan di Cisaat, Kabupaten Sukabumi | Foto : Tim adc

SUKABUMIUPDATE.com – Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Barat, Muhammad Jaenudin, melaksanakan kegiatan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan di Aula Kafe Onesaan, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Minggu (24/1/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan tokoh masyarakat dari berbagai wilayah di Kabupaten Sukabumi serta kader PDI Perjuangan. Pertemuan berlangsung dalam suasana dialogis dengan membahas berbagai isu pembangunan, khususnya di sektor pertanian.

Dalam kesempatan itu, Jaenudin menjelaskan bahwa kegiatan pengawasan yang dilakukannya selaras dengan tugas Komisi V DPRD Jawa Barat, yang salah satunya membidangi sektor pertanian. Ia pun memaparkan sejumlah program Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang berkaitan dengan penguatan sektor pertanian.

Baca Juga: Bahas Pendidikan dan Ketenagakerjaan, Dewan Jabar M Jaenudin Gelar Pengawasan di Cimahi Sukabumi

Menurut Jaenudin, saat ini DPRD Jawa Barat bersama Dinas Pertanian dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat terus mendorong ketahanan pangan nasional melalui peningkatan produktivitas lahan pertanian. Oleh karena itu, optimalisasi sarana dan prasarana pertanian menjadi kunci utama dalam meningkatkan kesejahteraan petani.

Selain peningkatan produktivitas, Jaenudin juga menyoroti pentingnya aksesibilitas menuju lahan pertanian. Ia menegaskan bahwa hal tersebut perlu didukung melalui kolaborasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.

Meski demikian, Jaenudin menyampaikan adanya keterbatasan dukungan anggaran pada tahun 2026. Ia menegaskan bahwa pada tahun ini tidak terdapat program hibah untuk kelompok tani. “Jika pada tahun sebelumnya ada bantuan sarana pertanian untuk kelompok tani, seperti hand traktor dan lain-lain, untuk tahun ini tidak ada,” ujarnya seraya menyampaikan permohonan maaf kepada para petani. (adv)

Berita Terkait
Berita Terkini