SUKABUMIUPDATE.com - Wakil Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat, Muhammad Jaenudin, melaksanakan kegiatan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan di Kampung Ciawi, Desa Cimahi, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (24/1/2026).
Selaras dengan tugas Komisi V DPRD Jawa Barat yang membidangi sektor kesehatan, pendidikan, dan ketenagakerjaan. Dalam kesempatan itu, Jaenudin menyampaikan sejumlah program Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang berkaitan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Menurut Jaenudin, saat ini pihaknya bersama Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Barat tengah menyiapkan program pelatihan bahasa Jepang bagi 1.400 pemuda usia produktif, yakni 18 hingga 28 tahun. Program ini ditujukan untuk meningkatkan keterampilan dan daya saing tenaga kerja muda, khususnya dalam menghadapi peluang kerja di luar negeri.
Selain itu, ia mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat saat ini sedang menyelesaikan pembangunan ruang kelas baru untuk SMA Negeri, SMK Negeri, serta Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri di berbagai daerah.
Baca Juga: Air Bersih Penting untuk Kesehatan dan Kualitas Hidup Masyarakat
Terkait pembiayaan pendidikan, Jaenudin menegaskan bahwa sekolah negeri seharusnya tidak lagi melakukan pungutan kepada peserta didik. Hal tersebut berbeda dengan sekolah swasta yang memiliki kebijakan pembiayaan tersendiri.
Ia juga menambahkan, pada tahun anggaran 2026, bantuan pendidikan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat difokuskan kepada pelajar yang masuk dalam kategori desil 1 hingga desil 4, atau kelompok masyarakat dengan tingkat ekonomi paling rentan.
“Program-program ini diharapkan dapat tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar politisi PDI Perjuangan Jawa Barat itu. (adv)





