TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
bankbjb

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Apresiasi Kelahiran Silicon Valley Indonesia

Menurut Ridwan, Silicon Valley Indonesia bisa menerapkan konsep 'Life Work and Play', dengan memadukan perkantoran, perumahan, dan tempat rekreasi

Penulis
Minggu 23 Okt 2022, 09:30 WIB

SUKABUMIUPDATE.com - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengapresiasi kelahiran Silicon Valley Indonesia yang akan menumbuhkan ekonomi kawasan, terutama di koridor Jakarta - Bandung.  Silicon Valley Indonesia digagas PT Jababeka Tbk guna mengembangkan pusat industri di Indonesia.

Dilansir dari Suara.com, bertempat di President University Convention Center, Kabupaten Bekasi, Jumat (21/10/2022), Ridwan menjadi pembicara dalam sebuah forum Synergy Ngopi (Ngobrol Properti). 

Acara tersebut mengambil tema 'Koridor Jakarta - Bandung sebagai Silicon Valley Indonesia', Synergy Ngopi  dihadiri 20 pengembang wilayah (developer) di koridor Jakarta - Bandung. 

Menurut Ridwan Kamil, sinergi bersama dalam menumbuhkan wilayah strategis akan memicu pertumbuhan ekonomi di segala sektor dengan cara yang inovatif dan hasil yang berkelas dunia. 

"Kuncinya harus kompak. Kemudian kalau kompak nanti kan jelas kebutuhannya apa, aspirasinya apa, terus menjadi sebuah ekonomi baru sehingga orang betah tinggal di koridor ini," ujarnya.

Menurut Ridwan, Silicon Valley Indonesia bisa menerapkan konsep 'Life Work and Play', dengan memadukan perkantoran, perumahan, dan tempat rekreasi. Sehingga orang tak perlu pulang-pergi Jakarta-Bandung untuk menjalankan hidupnya. Dengan konsep ini diharapkan akan memberikan kehidupan menyenangkan dan membahagiakan bagi penghuni kawasan. 

"Semoga ini mampu menjadi kemandirian ekonomi bagi kita semua," pungkas Ridwan Kamil

Silicon Valley Indonesia yang baru diluncurkan akan memiliki tiga pilar yaitu Society 5.0, Industry 4.0, dan TOD (Transit Oriented Development).

Start up dan industri diharapkan lahir dari lulusan President University maupun universitas ternama lainnya melalui program Hackathon yang merupakan kerjasama Jababeka dengan PT Bisa Artifisial Indonesia.

#SHOWRELATEBERITA


Editor
Halaman :
BERITA TERPOPULER
Berita Terkini
x