Tak Lagi Sanggup Menahan Sakit, TKW Sukabumi di Shanghai Kembali Kirim Video Minta Tolong

Sukabumiupdate.com
Senin 05 Jan 2026, 13:04 WIB
Tak Lagi Sanggup Menahan Sakit, TKW Sukabumi di Shanghai Kembali Kirim Video Minta Tolong

Lanti PMI asal Kota Sukabumi kembali kirim video kondisi kesehatannya (Sumber: dok ranggasumirat)

SUKABUMIUPDATE.com - Kondisi kesehatan Lanti, tenaga kerja wanita (TKW) asal Kota Sukabumi di Shanghai, China, dilaporkan semakin mengkhawatirkan. Meski kini berada di penampungan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI), pekerja migran indonesia ini kembali mengirim pesan video, minta tolong karena tak lagi sanggup menahan sakit.

Dalam video berdurasi sekitar 45 detik yang diterima redaksi sukabumiupdate.com pada Senin (5/1/2025), Lanti tampak terengah-engah sembari memohon bantuan. Dengan suara melemah, ia mengucapkanTolong, tolongin saya, udah nggak kuat, udah enggak kuat, tolongin saya, enggak kuat, sakit, sesak, enggak kuat, tolong, sakit.” Video tersebut disebut direkam Lanti saat berada di penampungan KJRI Shanghai.

Kuasa hukum Lanti, Rangga Suria Danuningrat, mengungkapkan bahwa kliennya hingga kini masih berada di penampungan tanpa pendampingan yang memadai, meski kondisi kesehatannya terus menurun.

Baca Juga: Indonesia Peringkat Tiga Dunia: Darurat Pornografi Anak Online, Lebih dari 1 Juta Kasus

Lanti masih belum pulang, saya nggak tau karena apa, proses pemulangan itu tidak jelas sudah sampai mana, yang jelas sampai saat ini Lanti masih ada di penampungan KJRI,” ujarnya kepada sukabumiupdate.com, Senin (5/1/2025).

Menurut Rangga, kondisi fisik Lanti semakin memburuk dan sudah mengarah pada situasi darurat. “Kondisi Lanti di sana sekarang dia enggak ada yang ngurus, dia ngurus dirinya sendiri, kondisi kesehatannya semakin parah, dia sesak, badannya semakin membengkak, di tangan, kaki, wajah, hingga perut semuanya bengkak,” katanya.

Ia menegaskan bahwa kasus yang dialami Lanti bukan lagi persoalan administratif, melainkan persoalan kemanusiaan. “Ini merupakan perkara kemanusiaan, Lanti dalam kondisi sakit, dia ingin pulang, namun entah diproses atau tidak kami masih mencoba menghubungi KJRI, tapi nyatanya tidak ada respons sama sekali,” ucap Rangga.

Baca Juga: Apresiasi Tandem Baper Diarpus, Sekda Sukabumi Ajak Anak Kurangi Gawai dan Gemar Membaca

Rangga juga menyebut komunikasi terakhir dengan pihak KJRI terjadi sekitar sepekan lalu tanpa kepastian lanjutan. “Terakhir kami terhubung dengan KJRI itu satu minggu yang lalu dan belum jelas progres pemulangannya sampai mana,” tambahnya.

Sebelumnya diberitakan, Lanti telah dipindahkan ke penampungan KJRI setelah videonya yang lain lebih dulu viral. Namun hingga kini, kondisi kesehatannya justru dilaporkan terus memburuk.

 

Editor :
Berita Terkait
Berita Terkini