Polres Sukabumi Kota Tetapkan Tiga Tersangka Peracik Minuman Maut

Jumat 27 April 2018, 07:44 WIB

SUKABUMIUPDATE.com - Polres Sukabumi Kota telah menetapkan tiga tersangka peracik minuman campuran maut yang menewaskan WI (18 tahun) dan seorang korban kritis TA (16 tahun) sebelumnya disebutkan 15 tahun. Korban tewas dan yang kritis merupakan remaja wanita.

Adapun tiga tersangka itu adalah DS (17 tahun) warga Kecamatan Gunungguruh kemudian IR (16 tahun) dan DD (21 tahun) warga Kecamatan Cisaat.

BACA JUGA:  Kecelakaan, Mobil Operasional Proyek PLTA Curugluhur Sukabumi Rusak PJU dan Pipa PDAM

Kedua korban masuk RSUD R Syamsudin SH pada Kamis (26/4/2018) pagi. Kemudian W meninggal di RSUD sedangkan T menjalani perawatan. Korban tewas menjalani otopsi pada malamnya.

"Seluruh tersangka ditangkap di daerah Sukamantri, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi," ujar Kapolres Sukabumi kota, AKBP Susatyo Purnomo saat pers rilis di Tempat Kejadian Perkara (TKP) Kampung Gunungguruh Girang RT 12/04, Desa Babakan, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi.

Susatyo menuturkan masing-masing tersangka memiliki peran. DS menjemput korban dan membeli bahan racikan lalu IR yang DD meracik minuman.

BACA JUGA: Waspada, Pohon Tumbang di Cisarakan Palabuhanratu Tutup Jalan

Tidak menutup kemungkinan muncul tersangka lain, apabila kembali ditemukan fakta-fakta baru atas keterlibatan peran dari tujuh orang saksi lainnya yang kini masih berstatus saksi.

Tersangka dijerat tiga pasal yaitu Pasal 204 yaitu tentang membagikan makanan atau minuman yang dapat merusakan kesehatan dengan ancaman 20 tahun penjara. Kemudian pasal 170 yaitu kekerasan bersama-sama karena memberikan minuman membuat tidak sadar adalah kekerasan, pasal ini ancamannya penjara 12 tahun.

BACA JUGA: Biaya KIR Taksi Online di Kota Sukabumi Disebut Lebih Mahal Dibanding Bandung

Kemudian pasal 80 Undang-undang perlindungan anak karena salah satunya adalah berstatus anak. Polisi akan terus mendalami kasus ini dan menunggu hasil otopsi korban.

"Kami masih akan terus melakukan pengembangan terhadap perkara ini dan tadi malam sudah dilakukan otopsi dan menunggu hasil toksikologinya," jelasnya.

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkini
Sukabumi Memilih03 Maret 2024, 23:08 WIB

Suara PSI di Sukabumi Menggelembung, Sirekap KPU Berbeda dengan C1 TPS

Perolehan suara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) antara Sirekap KPU dengan formulir model C1 Plano terjadi perbedan di sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kabupaten Sukabumi.
Suara PSI menggelembung di Sukabumi tidak sesuai dengan C1 yang diunggah di website KPU | Foto : Capture web KPU
Life03 Maret 2024, 21:00 WIB

9 Cara Membantu Orang yang Memiliki Luka Batin, Jadilah Lebih Peduli

Berikut ini beberapa cara membantu orang yang memiliki luka batin agar segera sembuh
Ilustrasi - 9 Cara Membantu Orang yang Memiliki Luka Batin, Jadilah Lebih Peduli (Sumber : Freepik/freepik)
Sukabumi03 Maret 2024, 20:02 WIB

Arus Balik Liburan Papajar di Sukabumi Padat, Polisi Berlakukan One Way atasi Kemacetan

Wilayah Sukabumi kembali diserbu wisatawan, menjelang Ramadhan. Para wisatawan memadati kawasan Sukabumi Utara menuju ke Selatan sejak Sabtu hingga Minggu siang. Mereka berlibur sekalian papajar.
Lalu lintas kendaraan arus balik liburan papajar padati pintul tol Bocimi Sukabumi | Foto : Ibnu
Science03 Maret 2024, 20:00 WIB

Ada Ekuinoks! 10 Fenomena Langit yang Akan Hiasi Langit Bulan Maret 2024

Berikut ini deretan fenomena astronomi yang akan menghiasi langit bulan Maret 2024
Ilustrasi - Ada Ekuinoks! 10 Fenomena Langit yang Akan Hiasi Langit Bulan Maret 2024 (Sumber : Unplash/Robert Garcia)
Nasional03 Maret 2024, 19:46 WIB

Tanggapi Isu Pembiayaan Makan Siang Gratis dari BOS, P2G: Beresiko Ganggu Gaji Honorer

Program makan siang gratis yang menjadi janji kampanye Capres dan Cawapres nomor urut dua, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, apabila memenangkan Pemilu 2024 sudah ramai diperbincangkan
Program makan siang gratis akan dibiayai dari APBN melalui rekening BOS | Foto : Pixabay
Food & Travel03 Maret 2024, 19:00 WIB

10 Tips Mengunjungi Tempat Wisata yang Sedang Viral agar tetap Nyaman

berikut ini tips-tips mengunjungi tempat wisata yang sedang viral agar tetap merasa nyaman
Ilustrasi - berikut ini tips-tips mengunjungi tempat wisata yang sedang viral agar tetap merasa nyaman (Sumber : idsejarah.net)
Gadget03 Maret 2024, 19:00 WIB

4 Wisatawan Asal Cianjur Nyaris Tewas Terseret Ombak Pantai Karang Hawu Sukabumi

Empat orang wisatawan asal Kecamatan Gekbrong Kabupaten Cianjur berhasil diselamatkan usai terseret ombak besar di Pantai Kebon Kelapa Karang Hawu, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi
4 wisatawan berhasil diselamatkan tim Balawista usai terseret ombak di pantai Karang Hawu Sukabumi | Foto : Ist
Life03 Maret 2024, 18:54 WIB

10 Kunci Hidup Bahagia yang Harus Dilakukan, Hargai Waktu Saat Ini

Berikut ini beberapa kunci hidup bahagia yang harus dilakukan setiap hari agar mendapatkan kebahagiaan sejati
Ilustrasi - 10 Kunci Hidup Bahagia yang Harus Dilakukan, Hargai Waktu Saat Ini (Sumber : pexels.com/@THIS IS ZUN)
Life03 Maret 2024, 18:00 WIB

7 Doa Untuk Diamalkan di Bulan Ramadan, Dapatkan Pahala Berlimpah

Berikut ini kumpulan doa untuk diamalkan di bulan Ramadan agar mendapatkan pahala berlimpah dari Allah SWT
7 Doa Untuk Diamalkan di Bulan Ramadan, Dapatkan Pahala Berlimpah (Sumber : Freepik./Sketchepedia)
KATA WARGANET03 Maret 2024, 18:00 WIB

Sambut Ramadhan, Puluhan Anak Yatim Papajar ke Obyek Wisata di Kota Sukabumi

Puluhan anak yatim dari Panti Asuhan Muslimin Sukmawinata Kota Sukabumi diajak berlibur atau sering disebut papajar jelang bulan puasa ke wisata Santa Sea Waterpark Theme Kota Sukabumi, Minggu (3/3/2024).
Puluhan anak yatim diajak papajar atau berlibur menjelang Ramadhan di salah satu tempat wisata di Kota Sukabumi | Foto : Ist