Turis Asing Ikut Jaga Ekosistem Laut Sukabumi, Dispar Kolaborasi Meningkatkan Wisata

Sukabumiupdate.com
Kamis 05 Mar 2026, 08:01 WIB
Turis Asing Ikut Jaga Ekosistem Laut Sukabumi, Dispar Kolaborasi Meningkatkan Wisata

Wisatawan asing saat melakukan penanaman terumbu karang di laut selatan Sukabumi | Foto : Dok. Ist

SUKABUMIUPDATE.com – Pantai selatan Sukabumi kembali menunjukkan daya tariknya di mata dunia. Kawasan pesisir seperti Pantai Ujunggenteng dan Cibuaya tak hanya menjadi destinasi wisata favorit, tetapi juga lokasi kegiatan konservasi lingkungan yang melibatkan relawan mancanegara.

Fatimah Sania (27 tahun), perwakilan Pos Pantau sekaligus Pemuda Pelopor Jawa Barat 2025 bidang lingkungan, sumber daya alam, dan pariwisata, mengatakan bahwa setiap tahun pantai selatan Sukabumi rutin kedatangan volunteer atau sukarelawan dari berbagai negara.

“Mereka bukan hanya sekadar menikmati panorama indah pesisir selatan, tetapi juga ikut terlibat langsung dalam upaya pelestarian ekosistem laut, seperti penanaman terumbu karang di dasar laut,” ujar Fatimah.

Menurutnya, para relawan yang datang berasal dari sejumlah negara seperti Italia, Inggris, dan Australia. Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa pesona alam Sukabumi memiliki daya tarik global sekaligus menumbuhkan kepedulian bersama terhadap kelestarian lingkungan.

Kegiatan penanaman terumbu karang menjadi salah satu agenda utama. Para relawan bersama tim lokal turun langsung ke laut untuk melakukan transplantasi karang sebagai bagian dari upaya rehabilitasi ekosistem bawah laut. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan biota laut sekaligus mendukung sektor perikanan dan pariwisata berkelanjutan.

Baca Juga: Terekam CCTV, Detik-detik Motor Mahasiswi Sukabumi Raib Digasak Maling Berhoodie

Tak hanya itu, para relawan juga turut mempromosikan potensi wisata Kabupaten Sukabumi melalui media sosial masing-masing. Dokumentasi kegiatan konservasi, panorama pantai, hingga interaksi dengan masyarakat lokal diunggah ke berbagai platform digital sehingga menjangkau audiens internasional.

“Promosi yang mereka lakukan sangat membantu. Secara tidak langsung, mereka menjadi duta wisata bagi Sukabumi di negaranya masing-masing,” tambah Fatimah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, menegaskan bahwa kolaborasi antara masyarakat lokal, pemerintah daerah, dan relawan asing menjadi kekuatan penting dalam menjaga keseimbangan antara pengembangan pariwisata dan pelestarian lingkungan.

Ia menyampaikan rasa bangga dan bahagia atas partisipasi wisatawan asing yang terlibat dalam kegiatan konservasi. Menurutnya, alam merupakan milik bersama sehingga menjaga kualitas lingkungan di satu wilayah akan berdampak luas bagi masyarakat dunia.

Ali juga menyoroti kondisi terumbu karang di kawasan Ujunggenteng yang sempat mengalami penurunan kualitas. Upaya transplantasi karang yang tengah dilakukan diharapkan mampu mengembalikan fungsi ekosistem bawah laut. Dengan pulihnya habitat karang, populasi biota laut termasuk ikan dapat berkembang kembali sehingga memberikan manfaat ekologis dan ekonomi bagi masyarakat pesisir.

Baca Juga: Prabowo Kumpulkan Mantan Presiden hingga Ketum Parpol Bahas Geopolitik Internasional

“Atas nama kedinasan maupun pribadi, kami mengucapkan terima kasih atas kesediaan wisatawan asing yang turut serta menjadi relawan dalam menjaga dan memulihkan terumbu karang. Ini menjadi pembelajaran bagi kita semua untuk lebih peduli dan mencintai lingkungan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kolaborasi menjadi kunci utama dalam mewujudkan konservasi berkelanjutan. Selain menjaga kelestarian alam, kegiatan ini juga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin merasakan pengalaman berbeda saat berkunjung ke Pantai Ujunggenteng.

“Selain menikmati pemandangan alam, wisatawan kini tertarik untuk ikut serta dalam kegiatan konservasi. Ini menciptakan wisata kenangan yang membuat mereka ingin kembali datang. Dengan meningkatnya kunjungan, tentu akan berdampak pada perputaran ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya. (adv)

Berita Terkait
Berita Terkini