Menikmati Pesona Curug Luhur, Tujuan Wisata Murah Meriah di Ciracap Sukabumi

Minggu 24 Juli 2022, 19:00 WIB

SUKABUMIUPDATE.com - Kabupaten Sukabumi memiliki banyak tujuan wisata berupa curug atau air terjun. Tak sedikit dari curug tersebut yang belum terjamah banyak wisatawan.

Seperti Curug Luhur di Kecamatan Ciracap. Tempat wisata ini tepatnya berada di Kampung Cikawung, Desa Purwasedar yang berbatasan dengan Desa Mekarsari. 

Baca Juga :

Lepas Penat dengan Pesona Curug Sawer, Icon Wisata di Cipamingkis Sukabumi

Air yang mengalir ke curug tersebut berasal dari aliran Sungai Cilegok. Masih dilokasi yang sama, selain Curug Luhur yang memiliki ketinggian sekitar 35 meter ada 4 curug lainnya. 

Keempat curug tersebut yakni Curug Badag, Curug Kancah, Curug Handap, serta Curug Nyungsang. Namun 4 curug tersebut tidak seperti Curug Luhur yang memiliki ketinggian puluhan meter, keempat curug itu rata rata memiliki tinggi sekitar 10 meter.

Selain masih alami, masuk ke curug ini pun tanpa karcis masuk alias gratis.

Lokasi air terjun tersebut tidak sulit dijangkau karena tak jauh dari pusat keramaian. Dari kantor Kecamatan Ciracap kurang lebih 5 Kilometer dengan waktu tempuh kurang dari 15 menit saja. Untuk menjangkau Kampung Cikawung, perjalanan akan melintasi jalan kabupaten ruas Ciracap - Ujunggenteng. 

Adapun jalan alternatif lainnya yaitu lewat Kampung Bangbayang Desa Mekarsari. 

Warga Mekarsari, Wandi mengatakan akses menuju Curug luhur melewati Kampung Bangbayang, sangat cocok bagi pecinta alam karena menyusuri persawahan, kebun dan bukit. 

"Cocok bagi mereka yang suka trabas, atau berpetualang, setelah menempuh perjalanan, langsung bisa menikmati suasana sejuk curug," terangnya.

Apabila memilih langsung menuju Kampung Cikawung, maka perjalanan semakin singkat. Dari jalan kabupaten ruas Ciracap - Ujunggenteng, kendaraan masuk ke jalan kampung sejauh 900 meter lalu parkirkan kendaraan dan pengunjung berjalan kaki menaiki anak tangga sejauh 50 meter ke curug.

Kepala Desa Purwasedar, Deri Riyana untuk saat ini belum ada fasilitas yang dibangun di sekitar curug. Sebab pemerintah desa masih fokus untuk penataan akses jalan yang masih berupa tanah. 

“Insya Allah bulan September rencananya ada pengerasan. Bagi anda yang mau ke tempat curug, bisa minta antar ke warga sekitar sebagai pengelola," pungkasnya.

AYO! main games di Sukabumi Update Games
Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Berita Terkini
Sukabumi24 Juni 2024, 23:49 WIB

8 Fakta di Balik Misteri Penemuan Tengkorak Manusia di Cioray Sukabumi

Penemuan tengkorak manusia di sebuah kebun di belakang Perumahan Nadira, Kampung Cioray, Sukabumi, pada Senin (24/6/2024) telah menghebohkan warga setempat.
Tengkorak manusia dan celana panjang warna merah di Kampung Cioray, Desa Bojongraharja, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi. | Foto: Istimewa
Jawa Barat24 Juni 2024, 22:34 WIB

Terbukti Curang, Disdik Jabar Coret 199 Siswa dari PPDB SMA/SMK 2024

Dinas Pendidikan Jawa Barat membatalkan 168 siswa atau calon peserta didik setelah pengumuman Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB SMA 2024
Ilustrasi Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi24 Juni 2024, 22:12 WIB

Peninggalan Bersejarah: Pos Security Zaman Belanda di Surade Sukabumi Masih Kokoh

Bangunan bersejarah dari masa penjajahan Belanda masih tegak kokoh di tepi Sungai Cikarang, berbatasan antara Desa Pasiripis Kecamatan Surade
Peninggalan zaman Belanda berupa bangunan yang dahulunya merupakan pos security | Foto : Ragil Gilang
Keuangan24 Juni 2024, 21:12 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Kecam Aksi Calo Klaim Program Jaminan Sosial

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan secara tegas mengutuk praktik calo dalam pendaftaran program jaminan sosial yang dilaksanakannya.
Ilustrasi praktik calo dalam pendaftaran program jaminan sosial | Foto : Pixabay
Opini24 Juni 2024, 21:00 WIB

Penerapan Metode Kultur Jaringan pada Petani Pedesaan

Teknik kultur jaringan tanaman (plant tissue culture technique) tidak dapat dipisahkan dari berbagai teknologi terkini yang mewarnai kemajuan bidang pertanian.
Penerapan Metode Kultur Jaringan pada Petani Pedesaan | Foto : Pixabay
Sehat24 Juni 2024, 21:00 WIB

Pengaruh Terhadap Gula Darah: 3 Tips Memperbaiki Kualitas Tidur Bagi Penderita Diabetes

Bagi penderita diabetes, penting untuk selalu menjaga kualitas tidurnya demi mencegah lonjakan gula darah.
Ilustrasi - Bagi penderita diabetes, penting untuk selalu menjaga kualitas tidurnya demi mencegah lonjakan gula darah. (Sumber : Freepik.com/DC Studio)
Sukabumi24 Juni 2024, 20:15 WIB

Selain Celana Merah dan Bra Ada Kemeja Bergaris Biru, Tengkorak di Cioray Sukabumi

Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis, tengkorak tersebut diduga berjenis kelamin perempuan dengan usia di perkirakan antara 20 sampai 30 tahun.
Lokasi penemuan tengkorak manusia di Cioray Sukabumi jaraknya sekitar 100 meter dari pemukiman warga | Foto : Ibnu Sanubari
Sukabumi24 Juni 2024, 20:03 WIB

Misteri Uang 62 Ribu Di Saku Celana Tengkorak Di Cioray Sukabumi

Penemuan tengkorak manusia di Kampung Cioray, Desa Bojongraharja, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, masih menjadi misteri. Penemuan tengkorak itu disertai dengan temuan pakaian korban dan uang di saku celana.
Polisimi selidiki penemuan tengkorak manusia di Cioray Sukabumi | Foto : Ilyas Supendi
Life24 Juni 2024, 20:00 WIB

Kembang Kol dan Gula Darah: 10 Manfaat dan Memasukkannya ke Diet Ramah Diabetes

Kembang kol adalah salah satu sayuran yang bermanfaat baik untuk gula darah penderita diabetes.
Ilustrasi - Kembang kol adalah salah satu sayuran yang bermanfaat baik untuk gula darah penderita diabetes. (Sumber : Freepik.com/@jcomp).
Sukabumi24 Juni 2024, 19:52 WIB

100 Meter Ke Pemukiman, Lokasi Penemuan Tengkorak di Cioray Sukabumi Jarang Dilalui Warga

Sekretaris Desa Bojongraharja, Taufik Hidayat, menjelaskan bahwa lokasi penemuan tersebut jarang dilalui warga karena kondisi yang rimbun dan tidak terurus. Padahal cuma sekitar 100 meter dari pemukiman warga
Lokasi penemuan tengkorak manusia di Cioray Sukabumi jaraknya sekitar 100 meter dari pemukiman warga | Foto : Ibnu Sanubari