Sinopsis Film Salmokji: Whispering Water, Bakal Tayang di Indonesia Mei 2026

Sukabumiupdate.com
Minggu 19 Apr 2026, 09:00 WIB
Sinopsis Film Salmokji: Whispering Water, Bakal Tayang di Indonesia Mei 2026

Sinopsis Film Salmokji: Whispering Water, Bakal Tayang di Indonesia Mei 2026 (Sumber : X/@infodrakor_id)

SUKABUMIUPDATE.com - Film horor berjudul Salmokji: Whispering Water tengah menjadi sorotan sejak resmi dirilis pada 8 April 2026 di seluruh bioskop Korea Selatan.

Bahkan, lokasi syuting film Salmokji: Whispering Water banyak didatangi orang-orang. Karena penasaran dengan sosok hantu yang menjadi karakter utama yang menakutkan dalam film horor tersebut.

Selain itu, Salmokji: Whispering Water juga menempati posisi puncak box office Korea Selatan dan berhasil meraih 1 juta penonton dalam waktu kurang dari 10 hari penayangan.

Kesuksesan film Salmokji: Whispering Water membuat banyak pecinta film horor dan drakor di Indonesia penasaran dengan ceritanya karena berhasil meraih kesuksesan besar di Korea Selatan.

Karena antusiasme penonton yang begitu tinggi membuat film Salmokji: Whispering Water akan tayang di seluruh bioskop Indonesia pada Jumat, 1 Mei 2026. Lalu seperti apakah ceritanya?

Berikut sinopsis film Salmokji: Whispering Water yang dikutip dari Suara.com.

Baca Juga: Sinopsis The Scarecrow: Drama Thriller Misteri Lintas Waktu

Sinopsis Salmokji: Whispering Water

Mengutip dari Suara.com, film Salmokji: Whispering Water mengambil latar di sebuah tempat terpencil yang tampak tenang di permukaan, namun menyimpan aura mencekam, yakni Waduk Salmokji.

Sekilas, waduk ini terlihat seperti lokasi yang damai dan jauh dari hiruk-pikuk kehidupan. Namun di balik kesunyian tersebut, tersembunyi berbagai kisah kelam yang terus beredar di masyarakat sekitar. Kisah film ini sendiri berfokus pada sekelompok tim produksi yang memutuskan nekat untuk kembali ke Waduk Salmokji.

Tujuan mereka adalah merekam ulang sebuah jalan di sekitar waduk, setelah sebelumnya kamera mereka menangkap sesuatu yang janggal, yakni sebuah entitas misterius yang tak seharusnya ada dalam rekaman tersebut.

Dengan rasa penasaran yang besar sekaligus ambisi untuk mengungkap kebenaran, mereka memulai proses syuting tanpa benar-benar memahami risiko yang mengintai.

Namun, sejak awal pengambilan gambar dimulai, kejadian-kejadian aneh mulai bermunculan. Hal-hal kecil yang awalnya dianggap kebetulan perlahan berubah menjadi rangkaian teror yang semakin nyata dan sulit dijelaskan dengan logika.

Suara-suara asing terdengar tanpa sumber yang jelas, bayangan bergerak di sudut pandang, hingga kemunculan sosok-sosok misterius yang seolah mengawasi setiap gerak-gerik mereka dari kejauhan.

Ketegangan mencapai puncaknya ketika tim produksi menyadari bahwa mereka tidak lagi sekadar menjadi pengamat, melainkan telah menjadi bagian dari peristiwa mengerikan itu sendiri.

Sosok-sosok yang sebelumnya hanya tertangkap samar kini mulai menunjukkan wujudnya dengan lebih jelas, menghadirkan ancaman yang terasa semakin dekat dan nyata.

Dalam kepanikan, mereka mencoba melarikan diri dari area waduk tersebut. Namun setiap langkah yang mereka ambil justru membawa mereka semakin jauh dari jalan keluar.

Jalur yang sama terasa berbeda, arah menjadi membingungkan, dan lingkungan sekitar seakan berubah tanpa pola yang bisa dipahami. Upaya untuk keluar berubah menjadi perjuangan bertahan hidup yang melelahkan, baik secara fisik maupun mental.

Semakin lama, mereka mulai kehilangan akal sehat, tak hanya terhadap tempat, tetapi juga terhadap waktu dan kenyataan. Rasa putus asa perlahan muncul ketika mereka menyadari bahwa tempat itu seakan “menahan” mereka, menutup setiap kemungkinan untuk kembali.

Dalam kondisi terjebak tersebut, mereka dipaksa menghadapi ketakutan terdalam masing-masing, sementara kehadiran entitas misterius di sekitar waduk terus menghantui tanpa henti.

Pada akhirnya, Waduk Salmokji bukan lagi sekadar lokasi syuting yang angker, melainkan menjadi sebuah ruang tanpa jalan keluar, sebuah perangkap yang hidup, di mana setiap usaha untuk melarikan diri justru memperdalam keterjebakan mereka.

Tidak ada kepastian apakah mereka akan berhasil keluar, atau justru menjadi bagian dari kisah kelam yang selama ini hanya mereka dengar sebagai rumor.

Baca Juga: Sinopsis Drakor We Are All Trying Here: Angkat Kisah Pencarian Makna Hidup

Cast Salmokji: Whispering Water

Tentunya, kesuksesan film Salmokji juga tidak lepas dari daya tarik para aktor yang terlibat di dalamnya. Proyek ini menghadirkan sejumlah nama besar yang telah memiliki rekam jejak kuat di industri hiburan Korea, sehingga semakin menambah antusiasme penonton sejak awal diumumkan.

Deretan pemain utama diisi oleh Kim Hye-yoon, Kim Jun-han, dan Lee Jong-won, tiga aktor yang sudah tidak asing lagi, terutama bagi para pecinta drama Korea.

Masing-masing dari mereka dikenal memiliki kemampuan akting yang kuat dan karakteristik peran yang khas, sehingga mampu memberikan warna tersendiri dalam film ini.

Sumber: Suara.com

Berita Terkait
Berita Terkini