Operasi Patuh Lodaya 2026 Mulai 8 Juni, Hindari Potensi Pelanggaran Berlalu-lintas

Sukabumiupdate.com
Minggu 07 Jun 2026, 11:42 WIB
Operasi Patuh Lodaya 2026 Mulai 8 Juni, Hindari Potensi Pelanggaran Berlalu-lintas

Ilustrasi AI. Operasi Lodaya 2026 (Sumber: copilot)

SUKABUMIUPDATE.com - Jajaran kepolisian di wilayah kerja Polda Jawa Barat, akan melaksanakan Operasi Patuh Lodaya 2026 pada 8–21 Juni 2026. Operasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas serta menekan angka pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan.

Dilansir dari akun medsos resmi polres Sukabumi, operasi kali ini menekankan pada penindakan terhadap pelanggaran yang paling sering menjadi pemicu kecelakaan. Masyarakat dihimbau untuk selalu menggunakan helm berstandar SNI, mengenakan sabuk pengaman, serta melengkapi surat-surat kendaraan.

Baca Juga: Protes Pengurangan Skor Dalam Seleksi Pelajar Sekolah Maung Jabar dan Jawaban Disdik

Selain itu, pengendara dilarang menggunakan telepon genggam saat berkendara, melebihi batas kecepatan, maupun mengemudi dalam pengaruh alkohol. “Keselamatan bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk pengguna jalan lainnya,” tulis Polres Sukabumi.

Ada lima pelanggaran prioritas yang menjadi sasaran penindakan dalam operasi lodaya 2026, yaitu: Knalpot brong atau tidak sesuai standar pabrikan; Truk modifikasi yang tidak sesuai spesifikasi teknis; Penggunaan sirine, strobo, dan rotator yang bukan peruntukannya; TNKB/plat nomor kendaraan yang tidak sesuai aturan; Travel ilegal menggunakan kendaraan pribadi.

Baca Juga: Tabung Gas Pengisian Balon Meledak di Lembursitu Sukabumi, 4 Rumah Rusak

Operasi ini juga mengedepankan transformasi digitalisasi penegakan hukum, sehingga masyarakat dapat merasakan transparansi dan keadilan dalam setiap tindakan. Polres Sukabumi mengajak seluruh masyarakat untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Dengan mematuhi aturan, melengkapi administrasi kendaraan, dan mengutamakan keselamatan, diharapkan budaya tertib berkendara dapat terwujud demi keamanan bersama.”

Editor :
Berita Terkait
Berita Terkini