Siapkan Bom Molotov, Brigez dan XTC Rencanakan Perang di Cisolok

Minggu 25 Des 2016, 09:04 WIB
Siapkan Bom Molotov, Brigez dan XTC Rencanakan Perang di Cisolok

SUKABUMIUPDATE.COM - Rencana perang antara dua kelompok genk (berandal) motor, XTC dan Brigez di Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi gagal. Kepolisian Sektor (Polsek) Cisolok lebih dulu mencium gelagat ini, dan berhasil mengamankan 12 anak muda dari kedua kelompok tersebut. Turut diamankan juga sejumlah barang bukti alat tawuran termasuk bom molotov.

“Ya tadi pagi, Polsek Cisolok gagalkan rencana perang antar genk motor. Warga yang menemukan bom molotov melapor, dan diamankan oleh petugas bersama para pelaku,” ungkap Kepala Kepolisian Resor (Polres) Sukabumi, AKBP M Ngajib kepada sukabumiupdate.com, Minggu (25/12).

Ngajib menjelaskan sekitar pukul 07.00 WIB di bawah tangga rumah milik Aan warga kampung Marinjung tengah, RT 06/01, Desa Karangpapak, Kecamatan Cisolok, ditemukan tiga bom molotof dari botol minuman beralkohol dan diisi bensin dengan sumbu kain lap dapur.

Barang barang ini milik remaja di sekitar lokasi penemuan yang teridentifikasi hendak mempersiapkan perang atau tawuran.

“Yang punya rumah langsung lapor ketua RT, diteruskan ke Polsek. Selain molotov, anggota juga menemukan kayu panjang bentuk kaso dengan panjang satu meter, plat besi panjang satu meter, piringan cakram ditali ikat pinggang, dan pisau yang terbuat dari bahan gergaji kayu,” lanjut Ngajib.

Petugas langsung membekuk TAM (24), yang diketahui sebagai pembuat bom Molotov tersebut. TAM dikenali sebagai mantan pentolan genk motor XTC di wilayah Cisolok. “TAM ini membuat, menyimpan dan inisator pembuatan bom molotov,” lanjut Ngajib.

Tam menurut Ngajib membuat molotov karena mendapat informasi dari rekannya sesame XTC, bahwa akan ada penyerangan dari genk motor Brigez, Bojong Kopo Simpenan.

“Dari TAM ini semua pelaku kita amankan total ada 12 orang. Beberapa di antara masih berstatus sebagai pelajar,” pungkasnya.

Pelaku lainnya yang diamankan adalah Kri (18), RA (15), RS (18), MF (13), AB (16), Dli (16), SS (16), AS (18), RA (20), SR (21), dan Adm (20). “Kebanyakan warga Cisolok, pelajar dan mahasiswa, ada juga yang warga Cikembar,” pungkas Ngajib.

Seluruh pelaku dan banyak barang bukti saat ini sudah diamankan di Markas Polsek Cisolok dan akan diperiksa lebih lanjut oleh penyidik kepolisian.

Editor :
Berita Terkini