Wali Kota Sukabumi Gandeng KPKNL Optimalkan Pengelolaan 117 Hektar Aset Daerah
Pertemuan tersebut membahas langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan aset daerah milik Pemerintah Kota Sukabumi.
Pertemuan tersebut membahas langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan aset daerah milik Pemerintah Kota Sukabumi.
Ayep Zaki, menggelar acara Tasyakur Bini'mat dalam rangka memperingati ulang tahunnya yang ke-60
Ayep Zaki menyebut momen ini bertepatan dengan hari ulang tahunnya, sehingga menjadi kado istimewa bagi dirinya dan masyarakat Sukabumi.
Langkah ini harus diambil segera karena pelayanan administrasi kependudukan bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Krisis ini semakin mencolok ketika melihat beban harian.
Wali Kota Sukabumi menerima kunjungan kerja spesifik Komisi II DPR RI di Balai Kota
Wali Kota Sukabumi, mengatakan bahwa pembangunan gapura tersebut merupakan realisasi rencana lama yang telah disusun sejak beberapa tahun sebelumnya.
Pembangunan gapura dengan design bertema Pakujajar atau pohon Pakis itu menghabiskan biaya Rp 1,9 miliar yang bersumber dari APBD Kota Sukabumi.
Atlet anggar Kota Sukabumi berhasil meraih prestasi membanggakan pada Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2025.
Wakil Wali Kota menyampaikan apresiasi atas capaian Kota Sukabumi yang berhasil menekan prevalensi stunting dari 26,9% pada 2023 menjadi 19,7% pada 2024, berdasarkan data SSGI.
Sebanyak 15 guru menerima Anugerah Insan Pendidikan “Hebat” yang digelar oleh PGRI Kota Sukabumi
Sebanyak 1.223 warga Kecamatan Cikole menerima bantuan pangan dari Pemerintah Kota Sukabumi
Kepada awak media, usai pelantikan. Wali Kota Ayep Zaki menegaskan kabar itu tidak sepenuhnya benar. Orang yang dimaksud ucap Wali Kota Sukabumi sudah mengundurkan diri dari partai politik.
enghargaan tersebut diterima langsung oleh Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, dari Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, dalam kegiatan Rakor TPPPS Provinsi Jabar dan Aksi Stunting Award Tahun 2025
Lahan seluas 50 hektar di wilayah Cemerlang, Kecamatan Warudoyong, diusulkan untuk ditetapkan sebagai kawasan industri.
Usulan tersebut disampaikan dalam pertemuan resmi Pemkot Sukabumi dengan Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia, di Jakarta
Program ini merupakan bentuk penghargaan pemerintah pusat bagi daerah yang berhasil menurunkan angka stunting (tengkes) secara signifikan.
Kota Sukabumi menorehkan prestasi di tingkat nasional setelah berhasil menurunkan angka prevalensi stunting secara signifikan.
Struktur APBD 2026 disusun dalam kondisi berimbang, dengan pendapatan daerah direncanakan sebesar Rp1,175 triliun, belanja daerah sebesar Rp1,186 triliun, dan pembiayaan daerah sebesar Rp10,861 miliar.
Pemkot Sukabumi terus berupaya mendorong pembangunan di sektor pariwisata sebagai salah satu motor penggerak ekonomi daerah