Ditinggal ke Kebun, Rumah Warga Sirnasari Pabuaran Hangus Terbakar
Rida Agung Yogasmara, petugas P2BK Kecamatan Pabuaran, menjelaskan bahwa kejadian bermula saat rumah dalam keadaan kosong setelah ditinggal penghuninya pergi ke kebun
Rida Agung Yogasmara, petugas P2BK Kecamatan Pabuaran, menjelaskan bahwa kejadian bermula saat rumah dalam keadaan kosong setelah ditinggal penghuninya pergi ke kebun
Tebing setinggi 6 meter di jalan Desa Sukasari, Parakansalak, kabupaten Sukabumi longsor, akibatnya jalan Desa rawan untuk dilalui kendaraan.
Bencana tersebar di beberapa titik, mulai dari longsor, banjir, hingga bangunan ambruk. BPBD mencatat tidak ada laporan korban jiwa dalam semua peristiwa yang terjadi.
BPBD Kabupaten Sukabumi melaporkan 11 insiden bencana dalam sehari (4/12/2025) di 9 kecamatan. Longsor mendominasi, merusak 4 rumah di Cibadak.
Tembok SMAN 1 Cisolok yang roboh memiliki panjang sekitar 12 meter dan tinggi 4,5 meter. Beruntung, tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian ini.
Ambruknya bangunan dipicu hujan dan angin kencang yang terjadi sejak malam hari, diperparah kondisi rumah yang sudah lapuk.
Rumah Lansia di Parungkuda Sukabumi Rusak Diterjang Angin Kencang.
BPBD Kabupaten Sukabumi melakukan penertiban kendaraan dinas melalui pengecekan fisik, dokumen, dan pajak untuk memastikan seluruh armada siap operasional dalam mendukung pelayanan publik dan kesiapsiagaan bencana.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sukabumi, menyampaikan bahwa arahan tersebut sejalan dengan kondisi objektif Kabupaten Sukabumi
Dua titik longsor terjadi di Sukabumi Utara pada Sabtu (22/11/2025) akibat hujan deras berkepanjangan. BPBD melaporkan satu rumah rusak berat di Cidahu dan longsor 15 meter di Kalapanunggal.
BPBD Kabupaten Sukabumi melaporkan 20 kejadian bencana dalam dua hari akibat cuaca ekstrem, termasuk tanah longsor dan pohon tumbang. Tidak ada korban jiwa, namun sejumlah rumah dan infrastruktur terdampak.
Hujan ekstrem pada Rabu (19/11/2025) memicu lima kejadian bencana di Kabupaten Sukabumi, mulai dari pohon tumbang, rumah ambruk, hingga longsor yang mengancam permukiman dan sekolah.
Hujan deras memicu banjir dan longsor di tiga desa di Kecamatan Simpenan Kabupaten Sukabumi. Puluhan warga terdampak, sementara jembatan penghubung di Desa Loji putus dan akses warga terhambat.
BPBD Kabupaten Sukabumi mempertegas komitmennya dalam memperkuat sistem tanggap darurat dan kesiapsiagaan lintas sektor
Bupati Sukabumi dan Kapolres Sukabumi melakukan pemeriksaan pasukan untuk memastikan kesiapan personel di lapangan.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 17.30 WIB di Kampung Pasirgede RT 04/03, Desa Cimanggu
BPBD Kabupaten Sukabumi mencatat 141 rumah rusak dan 3.291 jiwa terdampak akibat banjir dan longsor di Cisolok dan Cikakak. Data itu hingga Kamis sore 30 Oktober 2025.
Bupati Sukabumi Asep Japar meninjau lokasi banjir bandang di Cisolok dan memastikan penanganan cepat bagi warga terdampak. Pemkab menyiapkan dapur umum, posko darurat, serta tempat pengungsian.
Pemerintah Kabupaten Sukabumi menetapkan status tanggap darurat bencana banjir dan longsor di Kecamatan Cisolok dan Cikakak selama lima hari, 27–31 Oktober 2025.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi mencatat sekurangnya ada 626 Kepala keluarga (KK) dengan 1.873 jiwa warga Cisolok yang terdampak.