Pohon Trembesi 6 Meter Tumbang Mendadak di Palabuhanratu Sukabumi, Warga Sempat Kaget

Pohon Trembesi 6 Meter Tumbang Mendadak di Palabuhanratu Sukabumi, Warga Sempat Kaget

Petugas Damkar saat mengevakuasi pohon tumbang di di Jalan Siliwangi, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jumat (23/10/2026) malam. (Sumber Foto: Dok. DPKP)

SUKABUMIUPDATE.com – Sebuah pohon trembesi setinggi kurang lebih 6 meter mendadak tumbang dan menutupi akses utama Jalan Siliwangi, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, pada Jumat (23/10/2026) malam. Insiden mengejutkan ini terjadi secara tiba-tiba di saat kondisi arus lalu lintas di kawasan tersebut sedang ramai dilalui oleh warga.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut. Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sukabumi yang menerima laporan langsung bergerak cepat ke lokasi guna mengevakuasi pohon yang menghalangi jalan.

Salah seorang warga Kampung Jamban, April (24), mengaku sangat terkejut karena posisi tumbangnya pohon berada tepat di depan matanya saat ia hendak membeli makanan sepulang kerja.

“Iya, tadi pas habis pulang kerja mampir mau beli makanan di Jalan Siliwangi. Eh, tiba-tiba kaget ada pohon tumbang. Enggak ada angin, tiba-tiba aja. Alhamdulillah enggak ada korban, padahal saat itu ramai banget, banyak yang lewat,” kata April kepada sukabumiupdate.com.

Baca Juga: Dari Layur hingga Marlin, Sensasi Mancing di Badong Palabuhanratu Sukabumi Mulai Rp100 Ribu

Dihubungi terpisah, Kasi Pengendalian Operasi dan Komunikasi Penyelamatan DPKP Kabupaten Sukabumi, Tatang Sutarman, mengungkapkan bahwa pohon peneduh jalan tersebut diduga kuat tumbang akibat struktur perakarannya yang sudah rapuh dan membusuk dimakan usia.

Tatang memaparkan, pusat komando DPKP menerima laporan darurat dari masyarakat pada pukul 19.56 WIB. Karena lokasi tak terlalu jauh dengan Pos Damkar Palabuhanratu, tim rescue tiba di lokasi kejadian dalam waktu empat menit, yakni sekitar pukul 20.00 WIB.

“Setelah menerima laporan, petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan pohon tumbang yang menutupi akses jalan umum,” ujar Tatang.

Proses evakuasi dan pembersihan material pohon di tengah jalan berlangsung taktis menggunakan gergaji mesin (chainsaw) selama sekitar 20 menit. Petugas memotong dahan dan batang pohon menjadi bagian-bagian kecil agar jalan bisa segera dilalui kembali oleh pengendara.

“Alhamdulillah, proses penanganan selesai sekitar pukul 20.20 WIB dan tidak ada korban jiwa,” pungkas Tatang.

Berita Terkini