Besi Jembatan Cikarang Sukabumi Digondol Maling, Dinas PU: Berbahaya Bagi Pengguna Jalan

Sukabumiupdate.com
Selasa 08 Sep 2026, 19:02 WIB
Besi Jembatan Cikarang Sukabumi Digondol Maling, Dinas PU: Berbahaya Bagi Pengguna Jalan

Kepala UPTD PU Wilayah Jampangkulon, Abdul Aziz cek kondisi jembatan cikarang Sukabumi (Sumber: dok dinas pu)

SUKABUMIUPDATE.com - Palang besi pengaman Jembatan Cikarang di jalan kabupaten ruas Pasiripis–Ciracap, Kabupaten Sukabumi diduga digondol maling. Hilangnya pengaman tersebut membuat sebagian sisi jembatan yang membentang di atas Sungai Cikarang kini terbuka dan membahayakan pengguna jalan.

Jembatan ini menghubungkan Desa Pasiripis, Kecamatan Surade, dengan Desa Ciracap, Kecamatan Ciracap. Secara geografis, sisi timur jembatan masuk wilayah Desa Pasiripis, sedangkan sisi barat berada di wilayah Desa Ciracap.

Berdasarkan informasi warga, palang besi yang hilang berada di sisi kiri dan kanan jembatan. Masing-masing palang diperkirakan memiliki panjang sekitar empat meter.

Baca Juga: Berkat PBB, Kadus Cidahon Berangkat ke Tanah Suci: Hadiah Umroh Bapenda Sukabumi

Padahal, palang tersebut berfungsi sebagai pengaman bagi pejalan kaki maupun pengendara yang kehilangan kendali. Kondisi jembatan tanpa pengaman dinilai berisiko, terlebih jalan tersebut merupakan akses utama penghubung dua kecamatan yang sering dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

Warga sekitar mengaku khawatir, terutama saat malam hari dan ketika hujan turun yang membuat permukaan jalan licin.

“Kalau tidak ada palangnya bahaya. Apalagi kalau hujan, jalan licin. Takutnya ada yang nyusruk ke sungai,” ujar Uceh Suparman (50), warga Desa Ciracap, kepada Sukabumiupdate.com, Selasa (8/9/2026).

Baca Juga: BPR Sukabumi Cibadak Fokus Jaga Kualitas Kredit di Tengah Tantangan Ekonomi

Sementara Pasang Bambu

Kepala UPTD PU Wilayah Jampangkulon, Abdul Aziz, membenarkan pihaknya baru menerima informasi terkait kondisi tersebut. “Betul, kami baru saja dapat informasi dari warga. Insya Allah kami usulkan untuk penanganan tindak lanjutnya,” kata Abdul Aziz.

Ia mengimbau pengguna jalan agar lebih berhati-hati saat melintasi jembatan, terutama pada malam hari dan ketika hujan.

“Agar hati-hati,” ujarnya.

Baca Juga: Gunung Anak Krakatau Kembali Sebarkan Abu Vulkanik, Bergerak hingga Selatan dan Barat Laut

Untuk pengamanan sementara, Dinas PU akan memasang batang bambu menggantikan besi jembatan yang hilang. (*)

Editor :
Berita Terkait
Berita Terkini