Bapenda Sukabumi Tak Lagi Tunggu Warga, Pendataan Pajak Kini Sambil Touring

Sukabumiupdate.com
Selasa 08 Sep 2026, 18:38 WIB
Bapenda Sukabumi Tak Lagi Tunggu Warga, Pendataan Pajak Kini Sambil Touring

Kepala Bapenda Kabupaten Sukabumi, Herdy Somantri (Sumber: dok bapenda)

SUKABUMIUPDATE.com - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sukabumi mulai menerapkan cara baru dalam memperbarui data objek pajak. Petugas tak hanya menunggu masyarakat datang, tetapi turun langsung ke lapangan melalui program Daring (Pendata Sambil Touring).

Program tersebut diluncurkan sebagai salah satu upaya Bapenda meningkatkan efisiensi sekaligus mempercepat pembaruan data perpajakan dengan memanfaatkan sistem digital.

Kepala Bapenda Kabupaten Sukabumi, Herdy Somantri, mengatakan program Daring memungkinkan petugas melakukan pendataan langsung ke lokasi. Data dan persyaratan yang ditemukan di lapangan kemudian dapat langsung di input dan diunggah ke dalam sistem.

Baca Juga: Jujun Junaedi dan Perjalanan Panjang di BPR Sukabumi: Mengemban Amanah Baru di Cibadak

"Karena kita sedang efisiensi, kita berinisiatif melakukan pendataan keliling. Kita catat melalui sistem digital. Jadi updating data langsung ke lokasi, data dan persyaratannya di-upload langsung di sistem kita," kata Herdy.

Menurutnya, program tersebut menjadi bagian dari tahapan menuju pengembangan Sistem Informasi Geografis (SIG) yang nantinya dapat memberikan gambaran lebih jelas mengenai kondisi objek pajak di Kabupaten Sukabumi.

Melalui sistem tersebut, pemerintah diharapkan dapat mengetahui objek pajak yang sudah maupun belum membayar, termasuk perubahan status objek pajak secara lebih terintegrasi. Herdy menjelaskan, pengembangan SIG tidak berdiri sendiri. Sistem tersebut berawal dari proses pendataan melalui program Padanika, yakni Penyelarasan NIK, NOP, NIB, dan Objek Pajak Lainnya.

Baca Juga: 9 Bulan Warga Gunakan Perahu Karet, BPBD Sukabumi: Kolaborasi Wujudkan Pembangunan Jembatan Leuwidinding

"Awalnya SIG itu muncul karena kita pendataan dulu dengan program Padanika. Melalui pendataan atau integrasi sistem itu, nanti muncul SIG ke depannya," jelasnya.

Dengan pola tersebut, Bapenda menargetkan data perpajakan semakin akurat, terbarui, dan mudah dipetakan. Pendataan langsung ke lapangan sekaligus menjadi langkah awal untuk membangun basis data pajak yang lebih terintegrasi.

Program Daring diharapkan mampu memperkuat pengelolaan pajak daerah, sekaligus mendukung pelayanan perpajakan yang semakin cepat dan berbasis teknologi. (Adv)

Editor :
Berita Terkait
Berita Terkini