Kericuhan Warnai Turnamen Sepak Bola HUT RI di Pabuaran Sukabumi, Berawal dari Tos Koin

Sukabumiupdate.com
Kamis 13 Agu 2026, 12:49 WIB
Kericuhan Warnai Turnamen Sepak Bola HUT RI di Pabuaran Sukabumi, Berawal dari Tos Koin

Tangkapan layar video viral kericuhan antarsuporter mewarnai turnamen sepak bola HUT RI di Pabuaran Sukabumi. (Sumber Foto: Istimewa)

SUKABUMIUPDATE.com - Video aksi keributan dalam laga turnamen sepak bola antardesa memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia tingkat Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi, viral di media sosial.

Kericuhan tersebut pecah saat pertandingan antara kesebelasan Desa Ciwalat melawan Desa Bantarsari yang digelar di Lapangan Sepak Bola Desa Pabuaran, Selasa sore (11/8/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, laga berlangsung ketat dan berakhir imbang tanpa gol hingga waktu normal usai. Pertandingan kemudian dilanjutkan ke babak adu penalti untuk menentukan pemenang.

Drama adu penalti pun berjalan sengit. Kedua tim kembali bermain imbang dengan skor 7-7 sehingga panitia memutuskan pemenang ditentukan melalui mekanisme undian menggunakan tos koin.

Baca Juga: Ditemukan KTP Warga Sukabumi, Mayat Pria di Waduk Embung Cilincing Jakut

Namun, proses penentuan pemenang justru memicu keributan. Kedua kubu diduga sama-sama mengklaim memenangkan tos koin, sehingga memancing reaksi para pendukung yang berada di sekitar lapangan.

Salah seorang saksi mata, MT (45), mengatakan situasi mulai memanas sesaat setelah koin yang dilempar wasit jatuh ke tanah.

"Kronologi pastinya saya kurang tahu karena posisi berada agak jauh. Namun, begitu koin tos jatuh ke tanah, kedua pihak sama-sama mengaku menang. Hal itulah yang memicu suporter masuk ke lapangan dan terjadi saling dorong," terang MT kepada sukabumiupdate.com, Kamis (13/8/2026).

Video yang beredar memperlihatkan sejumlah penonton masuk ke area lapangan. Beberapa di antaranya tampak terlibat aksi saling dorong sehingga pertandingan tidak dapat dilanjutkan.

Camat Pastikan Tak Ada Korban, Kelanjutan Turnamen Masih Dikonsultasikan

Camat Pabuaran, Ali Murtado, membenarkan adanya insiden keributan dalam kegiatan Peringatan Hari Besar Nasional (PHBN) tingkat kecamatan tersebut.

"Iya, memang terjadi keributan. Kejadiannya Selasa sore di Lapangan Sepak Bola Desa Pabuaran dalam rangka PHBN tingkat Kecamatan Pabuaran yang diikuti oleh desa-desa se-Kecamatan Pabuaran," kata Ali saat dikonfirmasi.

Baca Juga: Rocket Stove Mahasiswa KKN di Curugkembar Dibongkar, Pemdes dan Pembongkar Beda Keterangan Soal Izin

Meski sempat terjadi ketegangan, Ali memastikan situasi dapat segera dikendalikan berkat respons cepat aparat gabungan dari Pospol Pabuaran, Polsek Lengkong, dan Koramil.

"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa maupun luka. Semuanya segera terkendali," katanya.

Terkait kelanjutan turnamen, Ali mengatakan pihaknya masih melakukan evaluasi bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) dan seluruh perwakilan tim peserta.

"Untuk dilanjut atau tidaknya kegiatan turnamen sepakbola, masih dalam konsultasi. Rencananya seluruh tim hari ini berkumpul dan kami mengundang Forkopimcam," jelasnya.

Menurut Ali, pertemuan tersebut bertujuan mencari solusi terbaik agar kegiatan dapat tetap berjalan dengan aman, tertib, dan menjunjung tinggi sportivitas.

"Kami ingin memastikan seluruh peserta memiliki komitmen menjaga keamanan dan ketertiban sehingga semangat kebersamaan dalam peringatan HUT RI tetap terjaga," pungkasnya.

Berita Terkait
Berita Terkini